Penutupan Jalur Puncak dan Pembatasan Angkutan Umum Disorot, Aktivis Minta Evaluasi Menyeluruh

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:13 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan Jalur Puncak dan Pembatasan Angkutan Umum Disorot, Aktivis Minta Evaluasi Menyeluruh

satunews.id Bogor – Kebijakan penutupan jalur menuju kawasan Puncak yang berlangsung hingga malam hari menuai sorotan dari masyarakat. Warga yang telah mengantre sejak siang di kawasan Gadog mengeluhkan belum dibukanya akses menuju arah Puncak, sehingga menyebabkan antrean kendaraan yang panjang dan kelelahan bagi para pengguna jalan.Senin, (23/03/2026).

Hingga malam hari, arus kendaraan dari bawah menuju kawasan atas masih tertahan. Minimnya kepastian waktu pembukaan jalur dinilai menambah ketidaknyamanan masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki kepentingan mendesak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pembatasan operasional angkutan umum selama beberapa hari juga menjadi perhatian. Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, terutama kalangan yang bergantung pada transportasi umum.

Sejumlah pihak mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengaturan lalu lintas di kawasan Puncak, termasuk pola buka-tutup jalur yang diterapkan saat momentum libur panjang.
Seorang aktivis kawasan Puncak, dalam keterangannya, menilai bahwa kebijakan tersebut perlu dikaji ulang agar lebih berimbang dan berpihak kepada masyarakat luas.

“Kami memahami pentingnya pengaturan lalu lintas di kawasan wisata. Namun, kebijakan yang diambil juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi masyarakat. Jangan sampai masyarakat kecil justru menjadi pihak yang paling terdampak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada publik, khususnya terkait jadwal pembukaan jalur dan skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

“Kejelasan informasi sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama tanpa kepastian. Ini bukan hanya soal kemacetan, tetapi juga soal keadilan dan pelayanan publik,” tambahnya.

Lebih lanjut, masyarakat dan aktivis berharap adanya koordinasi yang lebih baik antara pihak terkait dalam mengelola arus kendaraan, terutama pada momen libur besar seperti saat ini.

Dengan meningkatnya mobilitas di kawasan wisata, diharapkan kebijakan yang diterapkan ke depan dapat lebih efektif, transparan, serta mampu mengakomodasi kepentingan seluruh lapisan masyarakat.

  1. (Tim)**

Berita Terkait

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  
PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap
BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda
Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027
Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel
Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  
Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  
Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:48 WIB

APAK Soroti Pengelolaan Aset KBB, Dugaan Penyimpangan Harus Ditindaklanjuti Sesuai Hukum

Senin, 14 September 2026 - 11:27 WIB

DPP CEPOT MOTAH INDONESIA TERTIBKAN ADMINISTRASI CHAPTER DAN GAUNGKAN KEPEDULIAN SOSIAL

Minggu, 13 September 2026 - 08:24 WIB

Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Sabtu, 12 September 2026 - 15:26 WIB

Ramaikan GIIAS 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon 10 Persen atas Bea Balik Nama Kendaraan Baru dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan

Jumat, 11 September 2026 - 23:54 WIB

Car Free Day Buah Batu Quo Vadis? BBC Desak Pemkot Bandung Kembalikan Pengelolaan kepada Komunitas

Selasa, 8 September 2026 - 08:15 WIB

Polda Jabar imbau warga gunakan masker untuk antisipasi abu vulkanik

Rabu, 2 September 2026 - 13:16 WIB

Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI Digelar di Bandung, Erwan Setiawan Harap Lahir Juara Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung Jadi Sorotan di Festival AHU Berdampak 2026 ‎

Berita Terbaru