Arus Wisata Lebaran di Jawa Barat Meningkat 30 Persen, Polda Jabar Siapkan Strategi Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:58 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuNews.Id

‎Kepolisian Daerah Jawa Barat melakukan evaluasi arus lalu lintas pasca hari pertama Idul Fitri 1447 H, dengan mencatat adanya peningkatan signifikan mobilitas masyarakat, khususnya menuju destinasi wisata di wilayah Jawa Barat.

‎‎Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat, di bawah komando Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan  bahwa  pengamanan dilakukan melalui lima kluster utama, yakni tempat ibadah, penyeberangan dan bandara, jalur tol, jalur arteri dan perkotaan (alperi), serta kawasan wisata.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa  hari pertama Lebaran, terjadi peningkatan arus kendaraan hingga 30 persen di sejumlah tempat wisata. Kondisi ini diprediksi akan berlanjut bahkan meningkat pada hari kedua, seiring tingginya aktivitas silaturahmi dan pergerakan wisata masyarakat, termasuk para pemudik yang telah tiba di kampung halaman.

‎Sejumlah lokasi wisata menjadi perhatian khusus aparat kepolisian karena tingginya tingkat kunjungan, di antaranya kawasan Puncak yang meliputi Taman Safari, Lembang, Ciwidey, hingga Pantai Pangandaran. Kepadatan di titik-titik tersebut telah diantisipasi melalui peningkatan pengamanan sejak awal libur Lebaran.  ujarnya, Minggu (22/3/2026)

‎Dir Lantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono S.I.K., M.H mengungkapkan Untuk mengurai potensi kemacetan, Polda Jawa Barat menerapkan sejumlah strategi. Selain penempatan personel di titik-titik rawan (ploting statis), juga disiagakan tim urai kemacetan yang bergerak secara mobile. Penggunaan teknologi drone turut dioptimalkan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan mengidentifikasi penyebab kepadatan secara cepat dan akurat.

‎Selain itu, kepolisian juga menerapkan rekayasa lalu lintas berupa delaying system atau penundaan arus sebelum pemberlakuan sistem satu arah (one way). Strategi ini dinilai efektif, khususnya di kawasan Puncak, untuk mengatur volume kendaraan dari dua arah secara bergantian sehingga mengurangi kepadatan.

‎Menjelang arus balik, Polda Jawa Barat juga mengintensifkan penyebaran informasi melalui media sosial serta layanan hotline mudik. Hingga saat ini, layanan tersebut telah diakses oleh sekitar 11.000 pengguna. Melalui hotline, masyarakat dapat memperoleh informasi kondisi lalu lintas, akses CCTV, lokasi pos pelayanan dan pos terpadu, serta berkomunikasi langsung dengan petugas jika membutuhkan bantuan. Sebanyak 332 pos pengamanan telah disiagakan selama Operasi Ketupat.

‎‎Di samping itu, layanan darurat Call Center 110 juga terus disosialisasikan kepada masyarakat untuk memberikan kemudahan dalam pelaporan kondisi darurat di lapangan.

‎Polda Jawa Barat mengimbau kepada para pemudik yang akan kembali ke Jakarta agar mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kesehatan, kelayakan kendaraan seperti rem, lampu, ban, dan perlengkapan darurat seperti dongkrak. Selain itu, pemudik juga diminta memastikan kecukupan saldo tol, merencanakan rute perjalanan, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

‎‎Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

‎Sumber : humas Polda Jabar

‎‎( Andi )

Berita Terkait

SDA Jabar Pantau Pengerukan Saluran Irigasi Cipalasari di Kawasan Alenatex
Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka
Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda
Hari Kelima Pengerukan Saluran Irigasi Cipalasari, Sebagian Titik Dikerjakan Secara Manual
Kades Cangkul dan Pentahelix Dayeuhkolot Tinjau Langsung Usulan Penanganan Infrastruktur Warga
Saluran Irigasi Cipalasari Dayeuhkolot yang Puluhan Tahun Dipenuhi Sedimen Akhirnya Dinormalisasi
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Bapenda Bandung Gelar Razia Gabungan di beberapa Titik

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:27 WIB

Banjir Terus Berulang, Warga Cikaret Harapan Jaya Desak Bupati Bogor Turun Langsung Tinjau Lokasi

Senin, 18 Mei 2026 - 21:23 WIB

Pengantin Pria Ditangkap Usai Akad Nikah, Istri Cantik Gagal Malam Pertama Gegara Kasus Curanmor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:16 WIB

Euforia Kemenangan Persib Diwarnai Insiden, 19 Kecelakaan dan Satu Kasus Pembacokan Terjadi di Bandung

Senin, 18 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Modern, Terima Kunjungan CPIU, CPMU dan Tim Bank Dunia

Senin, 18 Mei 2026 - 14:51 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Sentimen Konflik Global dan Ketidakpastian AS-Iran Picu Pelemahan

Senin, 18 Mei 2026 - 13:30 WIB

Oknum Suporter PSM Diduga Tendang Pemain Persib Usai Maung Bandung Menang Dramatis 2-1 di Parepare

Senin, 18 Mei 2026 - 13:13 WIB

Persib Bandung Bungkam PSM Makassar, Euforia Nobar Bobotoh Pecah di Berbagai Daerah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Berita Terbaru