Anggota DPRD Uus Haerudin Kawal RKPD 2027, Anggaran Minim Jadi Tantangan

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:03 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Baleendah– Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dapil 6, Uus Haerudin Firdaus, menegaskan komitmennya mengawal perencanaan dan pengawasan pembangunan saat menghadiri Musrenbang RKPD Tahun 2027 di Kecamatan Baleendah, Jumat (13/2/2026).

Uus menyebut, Musrenbang kali ini menjadi bagian penting dari tugas DPRD dalam memastikan arah pembangunan 2027 tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Baleendah yang terdiri dari lima kelurahan dan tiga desa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tantangan terbesar tahun 2027 adalah turunnya alokasi anggaran dibanding tahun sebelumnya. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut strategi kuat antara DPRD, Forkopimda, Forkopimcam, dan 33 OPD agar program prioritas tetap berjalan.

“Kami yang hadir ini bagian dari Banggar. Dengan anggaran yang menurun, kami akan tetap berusaha mendorong agar wilayah Baleendah yang padat penduduk bisa mendapat alokasi yang layak,” tegasnya.

Ia menyoroti sejumlah isu krusial, mulai dari penanganan banjir melalui penguatan infrastruktur, persoalan sosial kemasyarakatan, hingga penanganan stunting yang masih menjadi pekerjaan bersama.

Selain itu, Uus juga mengingatkan potensi dampak kebijakan pusat terkait rencana penghapusan PBI BPJS yang bisa menjadi tantangan baru bagi masyarakat, khususnya di Baleendah dan Kabupaten Bandung secara umum.

“Ini menjadi motivasi kami di DPRD untuk memperjuangkan anggaran yang berpihak kepada masyarakat. Aspirasi kepala desa dan lurah harus menjadi perhatian, terutama pada APBD Perubahan nanti,” ujarnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, ia juga mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk kembali menggelar pasar murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok dan daya beli masyarakat.

Uus menekankan, kestabilan harga pangan sangat penting agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

“Pasar murah harus kembali digelar. Harga jangan sampai melonjak, karena daya beli masyarakat harus kita jaga,” pungkasnya.

(Asp)

Berita Terkait

Bupati Bandung Satukan Pemda, BBWS, dan TNI Bahas Penanganan Banjir dan Sampah
DSDA Jabar Tunggu Penertiban Bangli, Pengerukan Saluran Irigasi di Kawasan PT Metro Siap Dilaksanakan
Ngamumule Budaya, KDS Dorong Kurikulum Muatan Lokal Bahasa Sunda di 1.600 Sekolah
PK Tol Cisumdawu Belum Berujung, Forum Pemuda Soroti Vonis Korupsi dan Klaim Hak Ahli Waris
BAPENDA Kab Bandung Gelar BEDAS RUN 5K 2026, Ajak Warga Lunas Pajak Sambil Berolahraga
Terestek Irigasi Cipalasari Tak Terawat, Sampah Menumpuk, Pentahelix Turun Tangan
Menembak Begal
Ramlan Rustandi: Kemenag Kabupaten Bandung Tegaskan Pentingnya Menjaga Marwah Kiai dan Pesantren

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:47 WIB

Pengajian Bulanan Desa Ciangsana Perkuat Ukhuwah dan Bangun Harmoni Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:44 WIB

1.468 Keluarga di Ciangsana Terima Bantuan Pangan, Pemdes Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:41 WIB

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:34 WIB

Farhan: Fokus Pemkot Bandung Tetap pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Kota

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Bandung Mulai Cairkan Gaji Ke-13 PPPK Paruh Waktu pada 8 Juni 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:23 WIB

Pemprov Jabar Pertahankan Opini WTP 15 Tahun Berturut-turut

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:18 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Berikan Bonus Rp1 Miliar bagi Pemain Persib

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:14 WIB

Ekspor Meningkat, Impor Menurun, Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar

Berita Terbaru

Artikel

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 22:41 WIB