Identitas Terungkap, Perempuan yang Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Legapon Diduga Meninggal Akibat Overdosis

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WIB

50103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebong, Satunews.id — Misteri penemuan mayat perempuan di salah satu kamar Hotel Legapon, Desa Sukau Mergo, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Diana Emilda (46), sesuai identitas KTP yang beralamat di Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Satreskrim Polres Lebong bersama Tim Medis RSUD Lebong, korban diduga meninggal dunia akibat overdosis obat, yang dikonsumsi di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Lebong AKP Darmawel Saleh, SH, MH, didampingi PIDM Humas Polres Lebong Aiptu Syaiful, menyampaikan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang di lantai kamar hotel.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana legging pendek warna hitam dan bra warna hijau muda,” jelas AKP Darmawel.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyebab kematian korban. Di antaranya satu bungkus obat kuat berwarna putih dengan kemasan merah yang berada di rak televisi kamar hotel, serta bungkus obat yang telah digunakan di dalam kamar mandi. Selain itu, ditemukan pula bungkus pil merek Samcodin dalam kondisi terbuka, serta alat kontrasepsi berupa tisu magic dan kondom merek Sutra yang telah digunakan.

“Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban,” tegas Kasat Reskrim.

Meski demikian, petugas menemukan keluarnya darah dari mulut korban, namun tidak disertai adanya luka fisik. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim medis RSUD Lebong, korban diduga meninggal dunia akibat overdosis konsumsi sejumlah obat, diperkuat dengan aroma khas dari mulut korban yang mengindikasikan penggunaan zat perangsang.

“Perkiraan waktu kematian korban sekitar enam jam sebelum dilakukan pemeriksaan oleh tim medis RSUD Lebong,” tambahnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Jumat, 16 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, saat saksi Zulfia Erni (58) menerima panggilan melalui aplikasi WhatsApp dari korban. Korban meminta saksi untuk mengantarkan makanan dan minuman ke kamar hotel yang ditempatinya.

Namun, setibanya di kamar korban bersama saksi lainnya, Riski, kondisi kamar dalam keadaan terkunci dari dalam. Karena tidak mendapat respons, kedua saksi kemudian memanggil petugas penjaga hotel.

“Penjaga hotel kemudian melihat ke dalam kamar melalui jendela bagian belakang dan mendapati korban dalam posisi terlentang di lantai kamar,” ujar AKP Darmawel.

Melihat kondisi tersebut, pihak hotel segera menghubungi aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa keluarga korban menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan penolakan dan ditandatangani oleh kakak kandung korban.

“Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kabupaten Kepahiang,” pungkas AKP Darmawel.

(Eko)

Berita Terkait

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026
Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar
H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif
Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya
Prabowo Salurkan Becak Listrik di Cimahi, Bambang Purnomo Apresiasi Perhatian bagi Pengayuh Becak Lansia

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru