Pentahelix dan PRIMA Telusuri Daerah Terdampak Banjir dan Evakuasi Warga

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:43 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung – Sejumlah wilayah kembali terdampak banjir akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan Dayeuhkolot. Ketua Pentahelix Penanganan Banjir bersama tim serta Anggota Prima turun langsung menelusuri lokasi genangan di Lokasi Kampung Lamajang Peuntas RW.16, RW.13, RW.05 Desa Citeureup Kecamatan Dayehkolot. menggunakan perahu karet BPBD Kabupaten Bandung, untuk memantau kondisi terkini pada Jumat (5/12/2025).

Dalam pemantauan tersebut, tim menyusuri area yang tergenang cukup dalam, sekaligus mendengarkan laporan warga mengenai dampak banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kehadiran Ketua Pentahelix di lapangan menjadi langkah koordinatif guna mempercepat respons lintas sektor, mulai dari BPBD, relawan, aparatur kewilayahan hingga unsur komunitas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil pantauan anggota PRIMA dan Tim Pentahelix di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Kelurahan Pesawahan, khususnya RW 02 dan RW 03 (Cisirung), hingga saat ini masih terendam banjir.

2. Desa Dayeuhkolot, hampir seluruh wilayahnya masih tergenang dengan ketinggian air antara 20 cm hingga 1,5 meter.

3. Desa Citeureup, sebagian besar wilayah juga masih terendam banjir.

Sejumlah warga diketahui mengungsi di masjid-masjid terdekat, sementara pendataan jumlah Kepala Keluarga (KK) terdampak masih berlangsung.

Dalam laporan lapangan, seorang warga yang sakit dari RT 02 / RW 16 Desa Citeureup telah dievakuasi oleh tim menuju Rumah Sakit Welas Asih untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain itu, anggota PRIMA turut membantu proses evakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir, terutama di wilayah-wilayah dengan genangan cukup tinggi.

“Kami bersama seluruh unsur Pentahelix pemerintah, relawan, masyarakat, dan pihak terkait lainnya akan terus melakukan pemantauan dan membantu warga terdampak,” ujar Tri Harmanto Ketua Pentahelix Dayeuhkolot di Lokasi

“Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dan percepatan penanganan di lokasi banjir. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta melaporkan bila ada kondisi darurat agar dapat segera ditangani,” sambungnya

Pemantauan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan evakuasi berjalan cepat.

Sumber : Humas Pentahelix

Berita Terkait

Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Perdana Digelar, Kajian Muharram 1448 H Majelis Taklim MHABD Diserbu 700 Jamaah, Hadirkan Tokoh Nasional dan Ulama Ternama
Sekilas Catatan Pentahelix Dayeuhkolot: Dari Kolaborasi hingga Terwujudnya Normalisasi Cipalasari
Warga Sambut Baik Pembangunan JDU Tirta Raharja, Akses Air Bersih Makin Terjamin
Indomaret Fun Bike 2026 Jadi Magnet Baru Olahraga Masyarakat Bandung,
Pemilihan BPD Desa Bojongmalaka Berlangsung Demokratis, Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa
Bandung Jadi Saksi Kejayaan Tenis Meja ASEAN, Indonesia Raih Trofi TTACC 2026 dan ONIC Sport Juara U-13 ‎
Kang DS: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Bersama Tuntaskan Persoalan Dayeuhkolot.

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru