Kades Sukamenak Kang Opik Paparkan Capaian Kinerja 4 Tahun Terakhir dan Soroti Polemik Dana Desa

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 16:07 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, menggelar Silaturahmi dan Sosialisasi Program Kerja Pemerintah Desa. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (29/11/2025) di Gedung UMKM Kampung Carik RW 006, Desa Sukamenak.

Acara ini merupakan upaya Pemdes Sukamenak untuk menyampaikan laporan capaian kinerja selama empat tahun terakhir hingga tahun 2025, sekaligus memaparkan rencana kerja dan langkah strategis desa ke depan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa (Kades) Sukamenak, Taufik SE atau yang akrab disapa Kang Opik, menyampaikan pentingnya sosialisasi ini.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat mengetahui arah program Desa Sukamenak sekaligus memberikan masukan demi tercapainya pembangunan yang lebih baik,” terang Kang Opik usai kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kades Opik mengumumkan peluncuran program baru dari Pemdes Sukamenak berupa sarana publik.

“Kami akan membuka satu program baru dari Pemdes Sukamenak yakni sarana publik berupa Gedung UMKM dan lapangan mini soccer yang nantinya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes),” jelasnya.

Namun, fokus utama menyoroti isu Dana Desa (DD). Kades Opik menyatakan bahwa rencana kerja tahun 2026 masih terhambat karena ketidakjelasan terkait isu nasional, khususnya mengenai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81.

“Sampai hari ini Dana Desa (DD) belum ada kejelasan kaitan dengan PMK nomor 81. Kami rasa itu terlalu memberatkan desa dalam arti tanggung jawab kepada masyarakat,” tegas Kades Opik.

Ia menyayangkan isi PMK tersebut yang memberlakukan aturan mundur ke tanggal 17 September, sementara PMK baru muncul pada tanggal 25 November.

“Kami rasa seluruh kepala desa satu suara bahwa diharap DD ini tetap diturunkan ke desa-desa, sebagaimana ini menjadi haknya masyarakat. Kami pun juga di sini sangat beban sosial kepada masyarakat yang memang tentunya berat,” pungkasnya, menunjukkan kekhawatiran terhadap dampak sosial jika Dana Desa tidak segera dicairkan.

Pemdes Sukamenak mengapresiasi partisipasi aktif dan kerja sama seluruh warga dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa, serta berharap sinergi ini terus terjalin untuk kemajuan desa.

(Asp)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru