Kegiatan Peduli Akan Sampah, JSI Gandeng DLH dan PKDI Sumenep Ciptakan Lingkungan Bersih

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 11:03 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Jurnalis Sumenep Independen (JSI) menggelar aksi bersih-bersih bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan PKDI Sumenep pada Jumat pagi, 28 November 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di sejumlah titik rawan, salah satunya di Jl Arya Wiraraja, Gedungan, Sumenep, tepatnya sebelah barat terminal.

Pengurus JSI, David Jauzi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal komunitas jurnalis untuk mengambil peran lebih luas, terutama terkait isu lingkungan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini langkah awal memberikan warna baru bagi gerakan jurnalis di Sumenep,” ujarnya.

David berpandangan, keberadaan sampah tersebut seperti penyakit kronis, kalau tidak ditangani dengan serius, dampaknya berkepanjangan.

“Nah, ini menjadi bagian dari kampanye mengurangi pencemaran dan membangun kepedulian publik terhadap kebersihan kota,” tegasnya.

Jurnalis netsatu.com itu menyebut tugas jurnalis bukan hanya berkutat dengan teks, tetapi juga berdampak terhadap aspirasi publik, termasuk masalah lingkungan.

“Jurnalis harus peduli lingkungan. Semesta adalah tempat kita berpijak. Tugas kita sebagai manusia menjaga kemanusiaan, dan itu dimulai dari menjaga lingkungan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, JSI bersama DLH, serta PKDI mengajak warga untuk lebih disiplin dalam mengelola sampah.

“Kami mengimbau, agar masyarakat peduli terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkap ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat.

Sementara itu, Staf Pengawas Pasukan Kuning DLH Sumenep, Kamil Amrullah, mengapresiasi keterlibatan para jurnalis dalam kegiatan bersih-bersih tersebut. Kolaborasi seperti ini, kata dia, merupakan yang pertama kali dilakukan bersama komunitas jurnalis di Sumenep.

“Kehadiran kawan-kawan jurnalis ini sangat membantu. Selama ini petugas kami bekerja setiap hari, tapi jika kesadaran masyarakat tidak naik, persoalan sampah tidak akan selesai. Kami berharap, gerakan seperti ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi warga,” ujarnya.

Kamil menambahkan, DLH siap mendukung kolaborasi serupa di masa mendatang.

“Kami terbuka bekerja sama dengan siapa pun. Upaya menjaga Sumenep tetap bersih tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi semua pihak,” katanya.

Aksi bersih-bersih tersebut ditutup dengan makan bersama dan sesi diskusi singkat mengenai rencana kolaborasi lingkungan selanjutnya.

Sekadar diketahui, Jurnalis Sumenep Independen bukan sekadar komunitas penulis berita. Mereka telah menunjukkan bahwa profesi jurnalis mampu melampaui meja redaksi dan turun langsung menjawab kebutuhan masyarakat. Serangkaian program berkelanjutan yang mereka jalankan menjadi bukti bahwa jurnalisme yang peduli dapat menghadirkan perubahan nyata.

Penggalangan dana untuk membangun musala yang ambruk, misalnya, membuktikan bahwa solidaritas tidak harus menunggu pemerintah. Program Saku Berkah untuk warga miskin, santunan yatim, hingga Ambulance Umat menunjukkan bahwa jurnalis juga bisa menjadi motor penggerak kebaikan di akar rumput.

Di tengah kondisi sosial yang semakin kompleks, langkah-langkah seperti ini seharusnya menjadi inspirasi bahwa kepedulian tidak mengenal profesi. Jurnalis Sumenep Independen (JSI) telah menempatkan diri sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar pengamat. (Tim)

Berita Terkait

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV
Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI
Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga
Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern
Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis
Satpol PP Bandung Tertibkan Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Wajah Kota Terus Diperkuat
Pemkot Bandung Tegaskan Faskes Wajib Layani Pasien, Tak Boleh Menolak Karena Alasan Biaya

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:35 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:30 WIB

Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:19 WIB

Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:15 WIB

Satpol PP Bandung Tertibkan Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Wajah Kota Terus Diperkuat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Bandung Tegaskan Faskes Wajib Layani Pasien, Tak Boleh Menolak Karena Alasan Biaya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kedai Imah Seuri, Dari Sajian Kuliner Hadirkan Ruang Harapan dan Kemandirian Anak Yatim di Kota Bandung

Berita Terbaru