Bea Cukai dan Satpol PP Sumenep Bakar Rokok Ilegal, Penegakan dan Pemusnahan Hanya Lelucon

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 08:55 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Sumenep, satunews.id – Puluhan ribu batang rokok ilegal dimusnahkan di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Rabu (26/11/2025). Bea Cukai Madura dan Satpol PP terlihat gagah di hadapan kamera, seolah menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan, apakah ini benar-benar langkah penegakan hukum atau sekadar panggung pencitraan?

Toko-toko kelontong di Sumenep, bahkan yang berada di pusat kota, masih menjual rokok ilegal berbagai merek dari Pamekasan. Di toko toko kelontong yang ada di perumahan-perumahan bahkan di seputar lapangan Giling dan toko kelontong di Jalan Raya- pun banyak yang menjual rokok ilegal tersusun rapi di etalase, bebas dijual tanpa hambatan.

Warga Sumenep, Sutrisno, mengaku heran melihat fenomena ini para pejabat yang hanya gagah di kamera mencari panggung pencitraan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau perlu, Bea Cukai dan Satpol PP Sumenep saya antar setiap hari. Yang dimusnahkan itu rokok ilegal apa cuma bungkusnya? Kerjanya hanya pencitraan!” tegas Sutrisno, seraya menunjuk toko-toko yang masih menjual rokok ilegal di sekitarnya.

Pemusnahan yang digelar, menurut keterangan pejabat, menindaklanjuti operasi yustisi terpadu dalam Satgas Operasi Bersama Pemberantasan BKC Ilegal 2025. Total ada 28.392 batang rokok ilegal yang dimusnahkan, terdiri dari Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Putih Mesin (SPM), dan Sigaret Kretek Tangan (SKT). Nilai barang diperkirakan Rp 42,3 juta, dengan potensi kerugian negara Rp 25,8 juta.

Namun, kritikus Sutrisno menilai angka ini sangat kecil dibandingkan luasnya peredaran rokok ilegal di Sumenep. Ahmadi, aktivis peduli cukai, menilai aksi ini lebih menyerupai “panggung pencitraan”.

“Potensi kerugiannya hanya puluhan juta. Lucu,” jelasnya.

Ia menyebut, sejak Kepala Bea Cukai Madura dipimpin oleh Muhammad Syahirul Alim hingga penggantinya Novian Dermawan, kinerjanya sering mendapat kritik.

“Parahnya. Pemusnahan ini lebih banyak di depan kamera daripada di lapangan. Rokok ilegal masih bebas beredar di toko-toko kelontong se-Kabupaten Sumenep. Baik daratan maupun kepulauan. Efek jeranya? Hampir nihil!” tegasnya.

Sementara aktivis peduli Cukai Ahmadi menambahkan, jika pemerintah benar-benar serius memberantas rokok ilegal, tidak cukup hanya memusnahkan puluhan ribu batang barang bukti. Penertiban harus dilakukan menyeluruh, dari grosir hingga toko kecil yang menjual tanpa pita cukai.

“Kami bisa menunjukkan ratusan titik di Sumenep tempat rokok ilegal dijual bebas. Ini bukan soal edukasi publik, tapi soal ketegasan penegakan hukum. Kalau cuma panggung pemusnahan sesekali, publik akan menertawakan upaya pemerintah,” ucap Ahmadi.

Ia pun mempertanyakan, jika penegakan hukum benar-benar tegas, tidak mungkin ribuan batang rokok ilegal masih bebas dijual setiap hari di seputar kota Sumenep.

 “Ini soal kredibilitas pemerintah. Jangan sampai masyarakat menilai aksi ini sekadar ajang foto bersama, lalu kembali ke rutinitas lama, jualan rokok ilegal tanpa ada sanksi nyata,” pungkas Ahmadi.

(Tim)

Berita Terkait

Pawai Jampana HJKB 216 Siap Guncang Dago-Merdeka, 1,3 Km Penuh Atraksi Seni!
Hampir 200 Pecatur Serbu BCBS Seri II, Drs. H. Mulyadi Bidik Lahirnya Bibit Juara Catur Indonesia
Wali Kota Farhan Sidak 3 Titik Banjir Langganan di Cibiru, Soroti Drainase Mati dan Sodetan Buntu
Kesehatan Mental Anak Dimulai dari Rumah, Psikolog Puskesmas Cipadung Ingatkan Pentingnya Validasi Emosi
Betonisasi Jalan Cibulakan Rp144,6 Juta, Pemdes Ligarmukti Wujudkan Akses Warga Lebih Baik
Nama Warga Diduga Dicatut untuk Bedah Rumah, Bangunan Diduga untuk Kades Kutai Donok
Melangkah karena Tuhan
Distribusi BBM di Bandung Aman, Pemkot Pastikan Pasokan Lewat Pipa Pertamina Lancar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru