Rawan Banjir, Pentahelix dan UPTD Das Ciwidey Gerak Cepat Petakan Titik Sedimentasi Anak Sungai Cipalasari

satu news 01

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 20:45 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Dayeuhkolot, – Baru ditunjuk sebagai Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Harmanto langsung bergerak cepat (gercep) melakukan survei lapangan ke titik-titik rawan. Peninjauan ini difokuskan di anak Sungai Cipalasari dan dilanjutkan ke kawasan rawan banjir di Desa Dayeuhkolot, pada hari Senin (17/11/2025).

Aksi Tri Harmanto ini tidak dilakukan sendiri, melainkan didampingi oleh Aat Safari, Juru Operasional dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Sungai UPTD Das Ciwidey

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melaksanakan tugas survei ke anak sungai Cipalasari dari UPTD Das Ciwidey bersama Ketua Pentahelix yang ada di Desa Dayeuhkolot. Kami ditugaskan pimpinan untuk menyurvei dan mengukur sedimentasi serta memetakan titik-titik rawan terjadinya banjir di Dayeuhkolot,” jelas Aat Safari, menegaskan pentingnya sinergi data.

Tri Harmanto menyatakan bahwa survei ini adalah langkah awal yang krusial untuk memastikan rencana aksi penanggulangan banjir didasarkan pada data akurat.

“Hari ini kami langsung turun untuk memastikan di mana saja titik-titik krusial yang harus segera ditangani. Hasil survei bersama UPTD Das Ciwidey ini akan menjadi dasar kita untuk menyusun rencana aksi konkret melalui skema Pentahelix,” kata Tri Harmanto.

“Dengan sinergi seluruh unsur, termasuk dukungan penuh dari masyarakat dan UPTD, kami berharap upaya normalisasi Sungai Cipalasari bisa direalisasikan secepatnya demi memastikan Dayeuhkolot bebas banjir di masa mendatang,” tegasnya.

Menyikapi masalah pendangkalan dan penyumbatan, Aat Safari UPTD Das Ciwidey berpesan kepada masyarakat.
mengingatkan tanggung jawab bersama.

“Untuk itu, kepedulian masyarakat khususnya di Desa Dayeuhkolot jangan sekali-kali membuang sampah ke sungai anak sungai Cipalasari. Karena, itu untuk menjaga kelestarian dan agar tidak menyebabkan banjir,” pungkasnya.

(Asp)

Berita Terkait

DSDA Provinsi Jabar dan Perusahaan Apresiasi Gerakan Pentahlix Tangani Banjir
Prihatin Anak SD Belum Bisa Calistung, Bupati KDS Akan Usulkan Calistung Masuk Kurikulum
SDA Jabar Pantau Pengerukan Saluran Irigasi Cipalasari di Kawasan Alenatex
Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka
Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda
Hari Kelima Pengerukan Saluran Irigasi Cipalasari, Sebagian Titik Dikerjakan Secara Manual
Kades Cangkul dan Pentahelix Dayeuhkolot Tinjau Langsung Usulan Penanganan Infrastruktur Warga
Saluran Irigasi Cipalasari Dayeuhkolot yang Puluhan Tahun Dipenuhi Sedimen Akhirnya Dinormalisasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:12 WIB

DSDA Provinsi Jabar dan Perusahaan Apresiasi Gerakan Pentahlix Tangani Banjir

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:45 WIB

Prihatin Anak SD Belum Bisa Calistung, Bupati KDS Akan Usulkan Calistung Masuk Kurikulum

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:48 WIB

Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:30 WIB

Hari Kelima Pengerukan Saluran Irigasi Cipalasari, Sebagian Titik Dikerjakan Secara Manual

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:30 WIB

Kades Cangkul dan Pentahelix Dayeuhkolot Tinjau Langsung Usulan Penanganan Infrastruktur Warga

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Saluran Irigasi Cipalasari Dayeuhkolot yang Puluhan Tahun Dipenuhi Sedimen Akhirnya Dinormalisasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:54 WIB

Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar

Berita Terbaru