Bappeda Sumenep Sosialisasikan SRA Dalam Mewujudkan KLA Nindya Tahun 2026

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:27 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, SatuNews.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, menggelar sosialisasi Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) tahun 2025. Langkah nyata ini untuk mewujudkan Sumenep sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada 2026.

Acara tersebut melibatkan 49 lembaga pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, Mts hingga SMK. Acara ini dihadiri langsung Kepala Bappeda, Arif Firmanto, yang digelar di ruang Rapat Potre Koneng pada Selasa, 30 September 2025.

Pada acara tersebut, Fasilitator Daerah (Fasda) setiap satuan pendidikan turut serta mendampingi dalam rangka memperkuat pemahaman teknis dan implementasi standar SRA di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam mendorong transformasi budaya belajar yang berpihak pada anak.

“Penghargaan KLA Madya yang kita raih pada tahun lalu bukan akhir, tapi awal dari komitmen baru. Target kita tahun depan adalah KLA Nindya,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Arif juga menyampaikan bahwa SRA bukan sekadar pemenuhan administratif, akan tetapi sebuah instrumen untuk mengubah pola interaksi dan sistem pendidikan di sekolah.

“Kami menuntut penerapan standar sekolah ramah anak secara konsisten, agar anak-anak kita bisa belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif,” ujarnya, Selasa (30/9/25).

Menurutnya, pengelolaan ruang kelas juga menjadi syarat pendukung kenyamanan anak, komunikasi guru dan murid yang sehat, keterlibatan orang tua dan masyarakat, semuanya harus berjalan harmonis dengan prinsip perlindungan anak.

“Selain Bappeda, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen kuat lintas sektor. Kami butuh dukungan seperti Dinas Pendidikan Sumenep, Kementerian Agama Sumenep, serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, untuk selalu berkolaborasi dalam mewujudkannya,” tukasnya.

(rul)

Berita Terkait

“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”
Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:33 WIB

“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”

Senin, 20 April 2026 - 15:55 WIB

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Senin, 20 April 2026 - 15:51 WIB

Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan

Minggu, 19 April 2026 - 20:56 WIB

Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Minggu, 19 April 2026 - 13:44 WIB

MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Berita Terbaru