Camat Jonggol Turun Tangan Atasi Banjir di RS Permata, Dorong Normalisasi Kali Cikarang

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025 - 08:10 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Satunews.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jonggol pada Senin malam, 09 Juli 2025, menyebabkan Rumah Sakit Permata Jonggol di Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, terendam banjir.

Air yang meluap dari Kali Cikarang menggenangi lantai satu rumah sakit hingga setinggi mata kaki, memaksa evakuasi pasien dan penanganan darurat. Sejumlah pasien harus segera dipindahkan ke lantai dua demi keselamatan.

Camat Jonggol, Andri Rahman langsung mengambil langkah cepat bersama tim Kecamatan Tanggap Bencana (Kencana) serta seluruh unsur terkait.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami diperintahkan langsung oleh Pak Wakil Bupati untuk segera membuat surat ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar dilakukan normalisasi Kali Cikarang. Sungai ini sudah lama menjadi masalah karena daya tampungnya tidak lagi memadai. Apalagi di hulu terdapat perumahan, seperti Citra Indah, yang membuat beban air ke hilir semakin tinggi,” ungkap Camat Andri.

Tim Kecamatan bersama relawan dan petugas medis bekerja sepanjang malam untuk memastikan kondisi pasien dan peralatan medis tetap aman.

Direktur RS Permata, Dr Sri Handayani menjelaskan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi dan meluapnya air dari arah belakang rumah sakit.

“Hujan deras terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, air langsung masuk ke area lantai satu. Kami segera memindahkan pasien ke tempat yang lebih tinggi,” ujar Direktur RS Permata.

Sementara itu, Humas RS Permata, Muhammad Nur, menambahkan bahwa penanganan dilakukan dengan cepat dan semua kondisi sudah terkendali.

“Sebanyak 14 pasien kami evakuasi ke lantai dua, dan tujuh pasien lainnya ditempatkan di area lantai satu yang masih aman. Alat-alat medis, termasuk kelistrikan, bisa diamankan,” katanya.

Pihak rumah sakit berharap adanya solusi permanen dari pemerintah, terutama dalam pengelolaan aliran air sungai yang melintasi kawasan tersebut.

“Kami berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah maupun pusat untuk penanganan jangka panjang. Banjir ini sangat mengganggu pelayanan kesehatan,” pungkas Dr. Sri Handayani.

( Aminah )

Berita Terkait

3 Tahun Teror Seksual Anak di Bekasi: Negara Diuji, Predator Harus Dihukum Tanpa Ampun
Klinik Anggi–UTD RSUD Cileungsi Satukan Aksi Kemanusiaan: 22 Kantong Darah Terkumpul
“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”
Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:21 WIB

Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam

Selasa, 14 April 2026 - 08:57 WIB

IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi

Sabtu, 4 April 2026 - 15:37 WIB

MEMALUKAN! Anggaran Publikasi Muscab PKB di Sentul Jadi Sorotan, Saling Lempar Tanggung Jawab

Rabu, 1 April 2026 - 17:09 WIB

Segelintir Warga Menolak, Izin Terhenti: Sugiyono, SE., S.H., M.H. Pertanyakan Nyali Dinas

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:13 WIB

Penutupan Jalur Puncak dan Pembatasan Angkutan Umum Disorot, Aktivis Minta Evaluasi Menyeluruh

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:59 WIB

Penangkapan Mobil Box Miras Dikritik sebagai OTT, DPRD Panggil Satpol PP

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:21 WIB

Program MBG di SDN Kembang Kuning Klapanunggal: Menu Bergizi Lengkap, Kepala Sekolah Apresiasi Program Pemerintah

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:59 WIB

Makanan Bergizi Nasional Diarak, Kualitasnya Nyaris Kadaluarsa

Berita Terbaru