Pemkot Bandung Luncurkan Inisiatif Pangan Sehat di Sekolah Untuk Kendalikan Laju Penyakit Tidak Menular

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 07:36 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengumumkan rencana untuk menciptakan lingkungan pangan yang lebih sehat di sekolah, sejalan dengan peraturan nasional yang membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kota Bandung dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit tidak menular (PTM) seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker – serta cedera sebagai bagian dari kolaborasi dengan Partnership for Healthy Cities, jaringan internasional terkemuka beranggotakan 74 kota yang berkomitmen untuk menyelamatkan hidup melalui pencegahan penyakit tidak menular.

“Penyakit tidak menular seperti diabetes, jantung, kanker, dan yang lainnya tidak datang tiba-tiba. Lingkungan dan gaya hidup kitalah yang menjadi penyebab utama hal tersebut bisa terjadi, termasuk kualitas makanan yang dapat diakses masyarakat. Untuk itu kita perlu memastikan adanya kemudahan akses untuk mendapatkan makanan yang sehat, dan bijak dalam mengonsumsi gula, garam, dan lemak,” tutur Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudah-mudahan ikhtiar yang kita lakukan ini dapat membantu upaya meminimalisir risiko warga Bandung terkena penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, kanker, dan yang lainnya. Program ini jelas merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan Bandung UTAMA, unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis,” imbuhnya.

Kota Bandung tengah menghadapi tantangan gizi yang kompleks. Di satu sisi, kekurangan gizi dan stunting masih menjadi perhatian, sementara di sisi lain, prevalensi obesitas juga terus meningkat.

“Berdasarkan data skrining kesehatan dari Website Sehat Indonesiaku (WSI) tahun 2024, secara keseluruhan 30% masyarakat Kota Bandung mengkonsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan. Selain itu, hampir sepertiga penduduk Kota Bandung yang berusia 15 tahun ke atas mengalami obesitas. Jika tidak kita cegah lebih lanjut, angka ini tentunya akan terus meningkat, oleh karena itu program ini jelas memainkan peran yang penting untuk membantu masyarakat hidup lebih sehat lagi,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian.

Selain data yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, skrining kesehatan anak sekolah jenjang SD hingga SMA sederajat pada tahun ajaran 2023–2024 mengungkapkan bahwa 22.381 siswa (5,98%) tercatat mengalami gizi lebih, dan 8.560 siswa (2,25%) mengalami obesitas.

Untuk merespon situasi tersebut, Pemerintah Kota Bandung meluncurkan inisiatif yang fokus pada pembentukan lingkungan pangan yang lebih sehat, dimulai dari sekolah. Program ini sejalan dengan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 6 Tahun 2025 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, yang bertujuan menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari solusi jangka panjang untuk berbagai tantangan kesehatan.

Sebagai tahap awal, program ini akan dilaksanakan di lima Sekolah Dasar (SD) sebagai proyek percontohan dan akan menjangkau sekitar 3.510 siswa.

Sekolah Dasar (SD) dipilih sebagai fokus awal program karena kebiasaan makan sehat yang ditanamkan sejak dini memiliki potensi besar untuk membentuk perilaku keluarga dan komunitas secara lebih luas. Ke depan, program ini direncanakan akan diperluas ke tingkat universitas dan tempat kerja.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, terdapat beberapa aktivitas yang dilakukan, yaitu:

1. Penyusunan peraturan wali kota yang berisi pedoman operasional implementasi Germas dalam menciptakan lingkungan pangan yang lebih sehat di sekolah, termasuk pemantauan dan penilaian dampak
2. Berbagai kegiatan promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan kepatuhan masyarakat, termasuk guru, siswa, orang tua, dan pedagang makanan minuman di sekitar lingkungan sekolah
3. Implementasi dari inisiatif ini akan melibatkan beberapa stakeholder, termasuk di antaranya Pemerintah Kota Bandung, organisasi profesi, akademisi, masyarakat, industri (kecil, menegah, dan besar), media, komunitas, dan lainnya.

Penyakit tidak menular (PTM) dan cedera menyebabkan 80% dari seluruh kematian di dunia. Dengan sebagian besar populasi global kini tinggal di kawasan perkotaan, kota-kota dan para pemimpinnya memiliki posisi strategis untuk mengubah arah penanggulangan PTM dan cedera, serta mengurangi kematian yang dapat dicegah melalui penerapan kebijakan yang terbukti efektif dalam mencegah paparan faktor risiko.

Melalui Partnership for Healthy Cities, kota-kota yang tergabung berkomitmen untuk melaksanakan salah satu dari 15 intervensi yang telah terbukti berhasil meningkatkan taraf kesehatan masyarakatnya, seperti menerapkan kebijakan kawasan tanpa rokok, membangun jalur sepeda yang aman bagi semua pengguna jalan, atau membatasi iklan minuman manis dan makanan cepat saji yang berdampak negatif terhadap pola makan masyarakat perkotaan.

Kota Bandung bergabung dengan Partnership for Healthy Cities pada tahun 2017 yang dimulai dengan program keselamatan di jalan raya (road safety), pengendalian tembakau, dan COVID-19. Kemitraan ini didukung oleh Bloomberg Philanthropies bersama dengan World Health Organization dan Vital Strategies.

Tentang Kota Bandung
Kota Bandung sebagai kota jasa (pendidikan, bisnis, pariwisata) terus berkembang, secara demografi sekitar 60% masyarakat merupakan golongan usia produktif. Sangat penting menjaga kesehatan melalui upaya-upaya pencegahan terutama penyakit tidak menular agar tetap produktif dan memberikan kontribusi dalam pembangunan kota.

Tentang Partnership for Healthy Cities
Partnership for Healthy Cities adalah jaringan global bergengsi yang terdiri dari 74 kota yang berkomitmen untuk menyelamatkan nyawa dengan mencegah penyakit tidak menular (PTM) dan cedera.

Didukung oleh Bloomberg Philanthropies, bekerja sama dengan WHO dan organisasi kesehatan global Vital Strategies, inisiatif ini memungkinkan kota-kota di seluruh dunia untuk menjalankan intervensi kebijakan atau program berdampak tinggi untuk mengurangi PTM dan cedera di komunitas mereka. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui https://cities4health.org.

(dr.j)

Kepala Dikominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

Sekdes Cikahuripan Pimpin Jumsih Massal, 28 Mesin Rumput Baru Diterjunkan: Bukti Nyata Komitmen Pemdes Jaga Lingkungan
Musdes Cikahuripan Bergerak Cepat: Bahas Milad Sinling ke-13, Matangkan Bankeu 2027, hingga Distribusi Mesin Rumput untuk 28 RW
13 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Majalengka di Cikijing
Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga
Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek
Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:26 WIB

Diberitakan terkait Penipuan Motor Tukang Sayur : Oknum Ketua Lembaga Pers Di Tanggamus Tantang Wartawan Duel Hidup Mati

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:29 WIB

DPRD Jawa Barat dan KPID Bahas Ketahanan Informasi Di Tengah Dominasi Media Sosial

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:50 WIB

DPC GRIB JAYA DESAK BPK DAN INSPEKTORAT AUDIT MENYELURUH ANGGARAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU 2025: DUGAAN PENYIMPANGAN DAN PEMBOROSAN MAKIN NYATA

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:58 WIB

TERBONGKAR! Gunakan Bukti Lembaga Antinarkotika, Budi Hartono Tipu Pedagang Sayur di Tanggamus

Senin, 11 Mei 2026 - 11:22 WIB

Klarifikasi Ketua Panitia Pengisian BPD Karangbahagia Soal Dugaan Pungli ke Peserta

Senin, 11 Mei 2026 - 09:58 WIB

DPC AJP Lampung Barat Somasi Balik Kantor Hukum GEBOK-NN: “Dana BOS Itu Uang Rakyat, Bukan Privat!”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:41 WIB

Seorang Warga Desa Hegarmanah Cikarang Timur Lapor Polisi Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:39 WIB

Bertengkar Itu Jelek

Berita Terbaru