Wali Kota Apresiasi Kinerja Senyap Satgas Pemeriksaan Hewan Kurban DKPP Kota Bandung

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 09:37 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi mengakhiri masa tugas Satuan Tugas Pemeriksaan dan Pengamanan Hewan Kurban Tahun 2025 yang berada di bawah koordinasi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP).

Acara pembubaran dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan serta Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar, Jumat, 20 Juni 2015.

Satgas yang bertugas sejak 15 Mei hingga 9 Juni 2025 (bertepatan dengan Hari Tasyrik) tersebut, mendapat apresiasi tinggi dari Wali Kota atas kinerja luar biasa mereka dalam memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban di Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah hari ini kami mengakhiri masa tugas Satgas Pemeriksaan Hewan Kurban 2025 yang telah bekerja luar biasa. Tingkat sampling telah mencapai lebih dari 30 persen, menjadikan hasilnya sangat valid,” ujar Farhan di Kantor DKPP Kota Bandung, Jumat, 20 Juni 2025.

“Beberapa hewan bahkan berhasil dicegah untuk dipotong karena tidak memenuhi syarat kesehatan, kelayakan, dan syariat Islam. Beberapa bagian daging juga diafkir karena tidak layak konsumsi,” tambahnya.

Farhan mengatakan, tugas ini merupakan bentuk tanggung jawab besar dalam menjaga kesehatan masyarakat, meskipun sering tidak terlihat.

“Rata-rata petugas bekerja mulai pukul 21.00 hingga pagi hari. Ini pekerjaan senyap yang sangat berdampak, dan patut mendapat apresiasi,” ujarnya.

Sedangkan Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menjelaskan, Satgas dibagi menjadi dua tim utama, yakni tim antemortem yang memeriksa hewan dalam kondisi hidup, dan tim postmortem yang memeriksa kondisi daging dan organ hewan pasca penyembelihan.

Keduanya bergerak secara menyeluruh di 30 kecamatan Kota Bandung.

“Pemeriksaan dilakukan sejak pertengahan Mei hingga hari-hari Tasyrik, tanpa mengenal libur, termasuk saat cuti bersama dan hari besar keagamaan. Bahkan mayoritas petugas adalah perempuan yang harus tetap bertugas di lapangan di tengah momen Iduladha,” kata Gin Gin.

Menurutnya, tugas pemeriksaan tidak hanya dilakukan di lokasi penjualan yang terdaftar, namun juga menyasar tempat-tempat yang dilaporkan warga secara spontan, termasuk lokasi pemotongan darurat.

“Kadang laporan datang mendadak dan petugas harus siap 24 jam,” ujarnya.

Pada Iduladha 2025 ini, total hewan kurban yang diperiksa di Kota Bandung mencapai lebih dari 16.000 ekor, dengan sekitar 4.000 ekor di antaranya terdeteksi memiliki masalah kesehatan atau bagian tubuh yang harus diafkir.

“Peran mereka sangat penting karena pekerjaan ini tidak bisa sepenuhnya dilaksanakan oleh ASN,” jelas Gin Gin.

Pelaksanaan pemeriksaan tahun ini juga mendapat dukungan dari berbagai lembaga akademik dan mitra teknologi. Di antaranya adalah:

Telkom University, yang mengembangkan aplikasi E-selamat untuk sistem pencatatan dan pemantauan digital pemeriksaan hewan kurban.

Aplikasi ini bahkan diapresiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena menjadi satu-satunya sistem digital yang diterapkan di tingkat kota/kabupaten.

Universitas Padjadjaran melalui mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan, yang turut membantu pemeriksaan dan bahkan tinggal sementara di pos-pos DKPP.

Dalam kesempatan yang sama, Farhan menginformasikan bahwa Pemkot Bandung juga menargetkan sterilisasi 1.000 ekor kucing liar hingga akhir 2025.

Program ini merupakan bagian dari pengendalian populasi kucing liar di setiap kelurahan.

“Kucing akan diperiksa, disterilisasi, dan dilepas kembali ke lingkungan setelah dinyatakan sehat,” ujarnya.

Melalui kerja keras lintas sektor, Pemerintah Kota Bandung berhasil memastikan pelaksanaan Iduladha 2025 berjalan aman, sehat, dan sesuai syariat.

Pemeriksaan hewan kurban yang dilakukan secara menyeluruh dan profesional menjadi bukti komitmen kota dalam menjaga kesehatan masyarakat dan kualitas ibadah kurban.

(red)
Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

Buryam& Ayam Bakar Pakde Syamsuri Kembali Mengguncang Lidah Citereup
Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann
Gebrakan Dua Desa! Layanan Kesehatan di Bojongnangka Diserbu Warga, Skrining TB hingga Hipertensi Jadi Sorotan
3 Tahun Teror Seksual Anak di Bekasi: Negara Diuji, Predator Harus Dihukum Tanpa Ampun
Klinik Anggi–UTD RSUD Cileungsi Satukan Aksi Kemanusiaan: 22 Kantong Darah Terkumpul
“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”
Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:25 WIB

Buryam& Ayam Bakar Pakde Syamsuri Kembali Mengguncang Lidah Citereup

Jumat, 24 April 2026 - 16:18 WIB

Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann

Jumat, 24 April 2026 - 12:30 WIB

Gebrakan Dua Desa! Layanan Kesehatan di Bojongnangka Diserbu Warga, Skrining TB hingga Hipertensi Jadi Sorotan

Kamis, 23 April 2026 - 18:47 WIB

Klinik Anggi–UTD RSUD Cileungsi Satukan Aksi Kemanusiaan: 22 Kantong Darah Terkumpul

Rabu, 22 April 2026 - 23:33 WIB

“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”

Selasa, 21 April 2026 - 13:09 WIB

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu

Senin, 20 April 2026 - 15:55 WIB

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Senin, 20 April 2026 - 15:51 WIB

Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan

Berita Terbaru