Om Zein Bantah Bela Pelaku, Jelaskan Alasan Beri Bantuan

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 19:00 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta, Satunews.id – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein akhirnya angkat bicara terkait berbagai spekulasi yang beredar di media sosial (medsos) mengenai sikap dan langkahnya dalam menangani kasus dugaan penyalahgunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) disalah satu sekolah di Kecamatan Sukasari.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein menegaskan bahwa bantuan yang diberikannya bukan ditujukan kepada pelaku yang diduga menyelewengkan dana tersebut, tetapi bantuan tersebut diberikan untuk orang tua siswa yang dititipkan melalui pelaku.

Selain itu, kata Om Zein, bantuan tersebut juga menyelamatkan kondisi psikologis oknum operator sekolah akibat ulahnya yang diduga menyalahgunakan dana PIP.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bantu bukan karena membela si pelaku, tapi bantuan itu diberikan untuk orang tua siswa yang tidak mampu, bantuan itu Om Zein titipkan ke pelaku yang disaksikan oleh jajaran Disdik juga Kepsek. Nah, dia (pelaku) ini sampai depresi dan berniat menyakiti diri sendiri karena tidak kuat menahan tekanan,” kata Om Zein, Sabtu 14 Juni 2025.

Om Zein menyoroti banyaknya pihak yang menyalahartikan sikapnya, termasuk narasi yang dipelintir dan dipotong-potong dari video klarifikasinya di media sosial. Om Zein menegaskan, jika masyarakat menonton secara utuh, maka akan terlihat bahwa dirinya tidak pernah menoleransi tindakan menyimpang, termasuk yang dilakukan oleh oknum berinisial N. “Tonton video sampai tuntas biar enggak gagal paham ya,” tegasnya.

“N sudah kami berhentikan dari pekerjaannya sebagai operator di sekolah. Gajinya kecil, sekitar Rp800 ribu, tapi sayangnya ada tindakan yang membuat dana siswa tidak tersalurkan sebagaimana mestinya. Ia mengaku terpaksa meminjam uang dari sana-sini, bahkan dari saudaranya di Arab Saudi, untuk mengembalikan dana tersebut,” sambung Om Zein

Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak serta-merta menghapus sanksi administrasi maupun unsur pidana yang melekat pada pelaku.

“Ini penting untuk diketahui masyarakat. Pemberian bantuan tidak berarti menghapus pelanggaran. Sanksi tetap dijalankan, dan unsur pidananya tetap diproses. Kami tegas soal itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Om Zein menyampaikan bahwa sebagai seorang pemimpin daerah sekaligus sosok orang tua bagi seluruh anak-anak di Purwakarta, ia merasa bertanggung jawab secara moral untuk hadir saat ada yang membutuhkan, terutama ketika dampaknya menyentuh aspek psikologis dan pendidikan siswa.

“Anak-anak kita itu ada yang rajin, ada yang nakal, ada yang pendiam, ada yang kritis – semua beragam. Tapi mereka butuh perlindungan. Jadi ketika ada uang mereka yang tersangkut dan mereka menunggu terlalu lama, saya bantu supaya masalah cepat selesai. Tapi ingat, itu bukan pembelaan terhadap pelaku,” pungkasnya.

Om Zein berharap klarifikasi ini bisa mengakhiri spekulasi dan asumsi keliru yang berkembang di masyarakat, serta menjadi pembelajaran bersama untuk lebih peduli terhadap transparansi pengelolaan dana pendidikan di masa mendatang. (Diskominfo Purwakarta)

(saeful)

Penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

Pahami UHC dengan Benar, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Makin Mudah dan Terjamin
Pemkot Bandung dan DPRD Sahkan Dua Perda Strategis untuk Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandung Ajukan Tiga Raperda Strategis, Fokus Atasi Sampah dan Perkuat Infrastruktur Pelayanan Publik
Ketua APALOG Kabupaten Bogor Apresiasi Kinerja Kepolisian, Serukan Pengemudi Logistik Bangun Kemitraan demi Keselamatan di Jalan
Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator Baru, Tegaskan Integritas serta Profesionalisme Penegakan Hukum
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Lautan Obor dan Dongdang Warnai Tahun Baru Islam 1448 H di Limusnunggal, Ribuan Warga Bersatu dalam Semangat Hijrah

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:46 WIB

Pahami UHC dengan Benar, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Makin Mudah dan Terjamin

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:42 WIB

Pemkot Bandung dan DPRD Sahkan Dua Perda Strategis untuk Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Ketua APALOG Kabupaten Bogor Apresiasi Kinerja Kepolisian, Serukan Pengemudi Logistik Bangun Kemitraan demi Keselamatan di Jalan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:25 WIB

Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator Baru, Tegaskan Integritas serta Profesionalisme Penegakan Hukum

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:48 WIB

Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:36 WIB

Lautan Obor dan Dongdang Warnai Tahun Baru Islam 1448 H di Limusnunggal, Ribuan Warga Bersatu dalam Semangat Hijrah

Senin, 15 Juni 2026 - 19:54 WIB

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa

Berita Terbaru