Sumenep, satunews.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, peringati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI). Satu-satunya rumah sakit yang menjadi rujukan di ujung timur Madura itu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Pelaksana Harian Direktur RSUDMA, Ellya Fardasah menyebut peringatan HBDI tahun ini bukan sekedar seremoni, melainkan momen penting untuk mengapresiasi perjuangan para dokter khususnya yang bertugas di pelosok.
“HBDI adalah pengingat bahwa profesi dokter bukan sekedar pekerjaan, tapi panggilan untuk mengabdi dan memberi harapan,” katanya.
Tak hanya itu, RSUDMA saat ini berstatus sebagai rumah sakit tipe B, pihaknya juga sudah menjalankan transformasi layanan melalui program Integrasi Layanan Primer (ILP), yang menghubungkan rumah sakit dengan puskesmas hingga ke desa-desa.
“Dengan mengusung tema Dokter Berbakti untuk Negeri, HBDI tahun ini sangat relevan dengan semangat yang diusung RSUDMA yakni, “membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan”. Tambahnya.
Ia juga menyampaikan tantangan besar yang dihadapi dokter di lapangan, khususnya mereka yang bertugas di wilayah terpencil. Karenanya, RSUDMA berkomitmen untuk terus mendukung para tenaga medis lewat peningkatan fasilitas, pelatihan berkelanjutan, dan kepastian perlindungan hukum.
“Kami berharap, layanan kesehatan di Sumenep khususnya, bisa merata dan berkualitas, tanpa melihat lokasi geografis. Dokter butuh jaminan, bukan hanya soal alat kesehatan yang memadai, tapi juga dukungan secara profesional dan hukum,” tegasnya.
Untuk itu, Ellya mengajak seluruh elemen masyarakat selalu ikut berperan dalam memperkuat sistem layanan kesehatan.
“Mari kita jadikan HBDI ini sebagai refleksi bersama. Kita semua mempunyai tanggung jawab untuk memastikan layanan kesehatan yang bisa diakses seluruh warga Sumenep,” pungkasnya.
(rul)
Penerbit : Satunews.id



























