Dinas PUTR Sumenep : 13 Desa Akan Menerima Bantuan Pengeboran Air Bersih

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 23:22 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep satunews.id – Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Madura, telah menyepakati kontrak swakelola dengan 13 desa yang akan menerima bantuan pengeboran air bersih tahun 2025.

Eri Susanto, Kadis PUTR Sumenep mengatakan, proyek ini merupakan program bagian dari strategi pemerintah dalam memperbaiki akses sarana air bersih, utamanya bagi daerah yang rentan terhadap krisis air.

“Bantuan ini diharapkan bisa memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di wilayah yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air bersih dan memiliki tingkat stunting yang tinggi,” katanya. Rabu (12/3/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eri menambahkan, pada tahun ini ada 13 desa yang akan menerima manfaat air bersih di berbagai wilayah daratan maupun kepulauan. Para penerima air bersih di wilayah daratan sebanyak 9 desa dan 4 desa lainnya di kawasan kepulauan.

“Setiap desa akan memperoleh dana sebesar Rp 475 juta, yang akan digunakan untuk membangun sistem pengeboran dan distribusi air bersih,” tambahnya.

Dalam hal ini, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), kepedulian pemerintah dengan tujuan masyarakat khususnya di daerah terpencil memiliki sarana yang lebih baik terhadap air bersih.

“Kami ingin memastikan proyek ini bisa segera digunakan oleh masyarakat. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, harapannya ketersediaan air yang lebih baik juga bisa membantu menekan angka stunting,” ungkapnya.

Selain itu, keberadaan fasilitas air bersih ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam kehidupan warga desa, terutama dalam hal kebersihan dan kesehatan masyarakat.

“Dengan akses air yang lebih mudah, masyarakat dapat menjaga sanitasi dengan lebih baik, sehingga risiko penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup meningkat,” pungkasnya.

(Nino)

Berita Terkait

Kapolda Sumsel Siapkan 159 Trainer AI, Bentengi Pelajar dari Kejahatan Siber
Panen Jagung Hibrida di Ciangsana Sukses, Sinergi Polsek Gunung Putri dan Pemdes Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Sambut HUT ke-81 RI, Kades Burhanudin Pimpin Gerakan Bersih Desa: Gotong Royong Jadi Fondasi Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Danramil Cileungsi Satukan Langkah Kepala SPPG, Tegaskan MBG Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perangi Korupsi Lewat Aset, KDM Minta Seluruh Tanah Pemerintah Bersertifikat
Optimalkan Media Sosial Wilayah, Diskominfo Bandung Gelar Sinkronisasi di Bandung Kulon
Pesantren Harus Jadi Rumah yang Aman bagi Santri, Kemenag Palembang Kukuhkan Komitmen Bersama
IKM Tasikmalaya Terima Undangan Milad DPD IKM Cirebon, Komitmen Pererat Persatuan Perantau Minang
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Tanggapan Perumda Tirta Jaya Mandiri Atas Aksi Unjuk Rasa Forum Mahasiswa Perubahan Sukabumi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:28 WIB

WABUP DAMPINGI WAMENDIKDASMEN RI BAHAS KEBIJAKAN DAN PENGUATAN MUTU PENDIDIKAN DI SUKABUMI 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Adhitia Buka Seleksi CAT Calon Pimpinan BAZNAS Cimahi Periode 2026-2031

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Rapat Paripurna ke-12 DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:19 WIB

PROGRAM PARKIR WISATA SOMEAH DILUNCURKAN, TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN KEPARIWISATAAN

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Resmi Terdaftar, H.M. Sakim Siap Maju Sebagai Bakal Calon Kepala Desa Bojongmangu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:15 WIB

SILATURAHMI KAPOLRES SUKABUMI BERSAMA FORKOPIMDA, TOKOH AGAMA DAN TOKOH MASYARAKAT 

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:57 WIB

‎Ki Jaga Kali Tanggapi Audensi Plt Bupati Bekasi Dengan Kementrian ATR BPN Terkait Dispensasi Lahan Baku Sawah Tidak Tepat

Berita Terbaru