Pemerintah Purwakarta Bangun Jalan Usaha Tani untuk Petani Kiarapedes

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 12:32 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

PURWAKARTA – Jalan Usaha Tani (JUT) merupakan program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan memperkuat usaha tani. Terdapat sejumlah aspek penting dalam program tersebut, diantaranya meningkatkan produksi pangan, meningkatkan kualitas dan ketersediaan pangan dan mengembangkan usaha tani yang berkelanjutan.

Di wilayah Kabupaten Purwakarta, belum lama ini, program tersebut telah diimplementasikan di sejumlah titik, seperti di wilayah Kecamatan Kiarapedes yang meliputi dua desa yaitu di Desa Mekarjaya dan Desa Cibeber.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Sri Jaya Midan melalui Kabid SDP, Nanan Sunandar mengungkapkan, dengan pengembangan jalan usaha tani ini, pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah Kecamatan Kiarapedes.

“Melalui DAK, kita realisasikan JUT sepanjang 500 meter dengan lebar 2 meter dan ketebalan 15 centimeter yang bisa menjangkau puluhan hektar areal persawahan di tiap desa terkait, yang dikerjakan oleh para kelompok tani,” kata Nanan kepada awak media, Selasa, 7 Januari 2025 lalu.

Menurutnya, pengembangan Jalan Usaha Tani bertujuan untuk mempermudah akses para petani dalam memperluas jalur distribusi hasil pertanian. “Pembangunan JUT menjadi salah satu program strategis pemerintah. Pekerjaan dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani dan masyarakat setempat,” ujar Nanan.

Sementara, Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan Desa Mekarjaya, Apong mengungkapkan bahwa pembangunan jalan usaha tani ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur pertanian di desa.

“Jalan ini penting untuk memperlancar distribusi hasil tani dan memudahkan akses ke lahan pertanian, terutama saat musim panen. Kami berharap dengan adanya jalan ini, produktivitas pertanian di Desa Mekarjaya semakin meningkat,” kata Apong.

Menurut Apong, peran aktif para anggota poktan dalam kegiatan ini sangat kentara. Kelompok tani yang terdiri dari para petani setempat ini tidak hanya terlibat dalam perencanaan, tetapi juga dalam pelaksanaan pembangunan.

“Para petani secara sukarela berpartisipasi dalam berbagai tahap pembangunan, mulai dari persiapan hingga pengawasan pengerjaan, guna memastikan proyek berjalan sesuai harapan dan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Kelompok Tani Subur I Desa Cibeber, Endang Sopandi juga menyampaikan bahwa peran serta petani dalam pembangunan JUT ini menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan pertanian desa.

“Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam pembangunan jalan ini, karena kami yang akan merasakan manfaatnya secara langsung. Dengan jalan yang lebih baik, kami dapat mengangkut hasil pertanian dengan lebih efisien,” ujar Endang.

Sementara, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Garokgek, Dida mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan ini. Menurutnya, peran aktif masyarakat, khususnya kelompok tani, sangat penting untuk memastikan program ini berjalan dengan lancar dan hasilnya sesuai dengan harapan,” kata Dida.

“Proyek pembangunan JUT ini diharapkan sebagai jalan baru yang dapat memberikan manfaat yang besar bagi para petani, sehingga akses dan distribusi hasil pertanian semakin mudah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan para petani setempat,” tambah Dida.

(Diskominfo Purwakarta)

Berita Terkait

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan
Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun
Lautan Obor dan Dongdang Warnai Tahun Baru Islam 1448 H di Limusnunggal, Ribuan Warga Bersatu dalam Semangat Hijrah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru