Ditanya Soal Pabrik Minyak Goreng Gagal Operasi, Rusma Yul Anwar : Baru Uji Coba

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024 - 21:16 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Satunews.id — Debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dalam Pemilihan Serentak Nasional 2024 berlangsung panas pada Kamis (7/11/2024) lalu.

Salah satu sorotan muncul ketika pasangan nomor urut 2, Hendrajoni-Risnaldi Ibrahim (HJRI), mempertanyakan pabrik mini minyak goreng yang gagal beroperasi di Nagari Tanah Bakali, Kecamatan Airpura.

Pertanyaan kritis ini diajukan Hendrajoni terkait peristiwa penarikan mesin pabrik oleh Kementerian Pertanian akhir Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa waktu lalu berdiri pabrik mini di Tanah Bakali, bangunan sudah siap, mesin sudah terpasang, belum sempat beroperasi, mesin sudah tidak ada lagi. Keberadaan pabrik tersebut sangat relevan untuk program hilirisasi komoditi sawit. Bagaimana tanggapan saudara terkait peristiwa tersebut?” ujar Hendrajoni dalam sesi debat yang disiarkan di TVRI Sumatera Barat.

Menanggapi pertanyaan tersebut, calon bupati Rusma Yul Anwar menjelaskan bahwa pabrik mini minyak kelapa sawit itu, yang merupakan hibah dari Kementerian Pertanian, masih dalam tahap uji coba.

“Ketika kami mencoba mengoperasikan pabrik tersebut, ternyata harapannya tidak seperti informasi yang kami terima sebelumnya,” ujar Rusma Yul Anwar.

Ia menambahkan bahwa situasi finansial operasional pabrik tersebut juga tidak menguntungkan, bahkan bisa mengharuskan pihaknya mencari dana tambahan untuk menutupi biaya operasional yang tinggi.

Rusma menjelaskan bahwa kondisi yang jauh dari ekspektasi itu mendorong pemerintah kabupaten untuk mengembalikan sementara hibah tersebut hingga perbaikan dilakukan agar pabrik dapat berfungsi sesuai harapan.

“Tidak ada salahnya kita kembalikan sementara, sampai ada perbaikan-perbaikan yang dibutuhkan agar pabrik mini bisa bekerja dan bisa menghasilkan sesuai informasi yang disampaikan kepada kita,” tegas Rusma.

Namun, jawaban ini langsung dibantah oleh calon wakil bupati nomor urut 2, Risnaldi Ibrahim, yang menganggap alasan “uji coba” yang disampaikan paslon Rusma-Nasta tidak masuk akal. “Seluruh masyarakat dan siapa saja bisa melihat dan menilai. Apa yang disampaikan oleh paslon 1 tidak masuk logika berpikir kalau itu hanya menjadi uji coba,” tegas Risnaldi.

Ia menekankan bahwa pengajuan program ini dari daerah ke pusat seharusnya sudah melalui perencanaan matang, terutama karena Pemkab Pessel sendiri yang mengusulkannya.

Risnaldi juga menyoroti pentingnya pabrik mini tersebut bagi masyarakat Nagari Tanah Bakali, yang sudah lama berharap adanya pabrik hilirisasi minyak kelapa sawit di wilayah mereka.

“Semua infrastruktur sudah dipersiapkan, masyarakat sangat berharap pabrik ini beroperasi. Tapi pada akhirnya, masyarakat Tanah Bakali malah merasa diberi harapan palsu (PHP),” lanjutnya dengan nada tegas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pesisir Selatan, Madrianto, membenarkan bahwa mesin pabrik tersebut ditarik oleh Kementerian Pertanian.

“Hal itu sesuai dengan surat dari Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura yang merupakan terusan dari Dirjen Perkebunan Kementan,” ungkap Madrianto.

Ia menambahkan bahwa penarikan dilakukan karena alat tersebut merupakan mesin bekas yang digunakan dalam Pekan Nasional (Penas) Tani 2023 di Padang.

Namun, Madrianto juga menyebutkan bahwa Kementan dan Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar sudah berkomunikasi dengan koperasi penerima hibah, yang rencananya akan mengganti alat tersebut dengan yang baru.

 

Don

Berita Terkait

Peringati Harlah Pancasila, Kadis Sigit Ajak Gen Z Bandung Bikin Dampak Sosial & Ekonomi
Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Jalanan, Tujuh Terduga Pelaku Masih Diburu
Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029
Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:47 WIB

Pengajian Bulanan Desa Ciangsana Perkuat Ukhuwah dan Bangun Harmoni Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:44 WIB

1.468 Keluarga di Ciangsana Terima Bantuan Pangan, Pemdes Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:41 WIB

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:34 WIB

Farhan: Fokus Pemkot Bandung Tetap pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Kota

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Bandung Mulai Cairkan Gaji Ke-13 PPPK Paruh Waktu pada 8 Juni 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:23 WIB

Pemprov Jabar Pertahankan Opini WTP 15 Tahun Berturut-turut

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:18 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Berikan Bonus Rp1 Miliar bagi Pemain Persib

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:14 WIB

Ekspor Meningkat, Impor Menurun, Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar

Berita Terbaru

Artikel

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 22:41 WIB