Bey Machmudin Sebut Pendaftar PPDB yang Dianulir Jadi 279

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 24 Juli 2024 - 17:44 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KOTA BANDUNG– Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengemukakan sejumlah evaluasi dan rencana perbaikan terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri di Jabar.

Hal itu disampaikan Bey seusai Rapat Pimpinan  di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (24/7/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bey menekankan pentingnya melaporkan perkembangan dan evaluasi PPDB tak hanya secara tertulis, tetapi juga secara lisan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Saya ingin tak hanya laporan tertulis, tapi juga melaporkan secara lisan, dengan presentasi supaya Pak Menteri minimal mendapatkan gambaran,” ujar Bey Machmudin.

Salah satu isu yang diangkat terkait PPDB adalah mengenai penambahan data yang dianulir menjadi 279 peserta, yang sebelumnya 277 pendaftar. Rata-rata peserta yang dianulir karena kedapatan memanipulasi data tempat tinggal.

Selain itu, Bey mengungkapkan hasil analisa di Jabar yang menunjukkan bahwa terdapat 16 kecamatan yang tak memiliki SMA.

Bey juga mengimbau pada pelaksanaan PPDB ke depan untuk sekolah swasta favorit agar tidak bersikap egois.

Ia mengkritik praktik beberapa sekolah swasta favorit di Bandung yang membuka pendaftaran dan tes pada bulan Januari, yang menyebabkan uang pendaftaran tak bisa dikembalikan jika siswa diterima di PPDB sekolah negeri.

Bey juga mengajak seluruh pihak untuk memperbaiki dan mengawal sistem PPDB yang ada.

“Apapun sistemnya kalau selalu ada (kecurangan), jadi lebih baik sistem yang sudah ada kita perbaiki dan bersama-sama mengawalnya,” jelasnya.

Selain itu, Bey juga menyinggung aturan Kartu Keluarga (KK) yang belum satu tahun. “Kalau menyalahi aturan akan ada proses baru lagi, nanti saya sampaikan bersama Kepala Dimas Pendidikan,” tambahnya.

Tak hanya itu, mengenai penghapusan pemisahan jurusan IPA dan IPS di SMA, menurutnya belum ada sosialisasi dari Dinas Pendidikan Jabar.

“Dari Kadisdik belum ada sosialisasi, Pak Menteri pun menyampaikan tidak semudah itu dilaksanakan, jadi kita tunggu. Sementara ini masih ada (jurusan IPA dan IPS) karena belum ada sosialisasi, jadi berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Bey menegaskan pula bahwa Pemdaprov Jabar terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan kualitas dalam proses PPDB serta memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang adil untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

(Hms/ Red)***

Berita Terkait

Sekda Sukabumi dan Pascasarjana Unpak Perkuat Sinergi, Dorong ASN Lanjut Studi untuk Tingkatkan Profesionalitas
Panen Lele KWT Cinta RW 21 Ciangsana, Bukti Nyata Perempuan Desa Menggerakkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga
Satresnarkoba Polrestabes Bandung Tebar Kepedulian, Berbagi Kebahagiaan untuk Warga melalui Program Ketahanan Pangan
Kawal Ketahanan Pangan, Polrestabes Bandung Pantau Panen Jagung dan Perkuat Swasembada Nasional
Polrestabes Bandung Perkuat Kemitraan dengan Petani, Dukung Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional
Bhabinkamtibmas Batununggal Tinjau Buruan SAE Sauyunan, Dukung Ketahanan Pangan dan Perkuat Kamtibmas
Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80
Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:09 WIB

Sekda Sukabumi dan Pascasarjana Unpak Perkuat Sinergi, Dorong ASN Lanjut Studi untuk Tingkatkan Profesionalitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:05 WIB

Panen Lele KWT Cinta RW 21 Ciangsana, Bukti Nyata Perempuan Desa Menggerakkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

Satresnarkoba Polrestabes Bandung Tebar Kepedulian, Berbagi Kebahagiaan untuk Warga melalui Program Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIB

Kawal Ketahanan Pangan, Polrestabes Bandung Pantau Panen Jagung dan Perkuat Swasembada Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:45 WIB

Polrestabes Bandung Perkuat Kemitraan dengan Petani, Dukung Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:34 WIB

Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:40 WIB

Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:34 WIB

KDM Pastikan SPMB Jabar Transparan dan Tanpa Titipan, Orang Tua Diminta Tak Panik

Berita Terbaru