Kang DS, “Saya berkeinginan setiap siswa TK, SD, SMP diwajibkan menghafal Al-Qur’an, minimal satu hari satu ayat”

- Redaksi

Senin, 8 Juli 2024 - 07:16 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id //KAB. BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan selamat dan menyambut baik dilaksanakannya Wisuda Tahfizh Metode TES ke-16 yang dilaksanakan Yayasan Indonesia Khatam di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang.

“Pelaksanaan wisuda Tahfizh Al-Qur’an ini memiliki peranan penting dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca Al-Qur’an di kalangan masyarakat, sehingga program pemerintah untuk membumikan Al-Qur’an cepat terwujud,” kata Bupati Bandung dalam sambutannya, Minggu (7/7/2024).

Melalui pelaksanaan wisuda tahfizh ini, kata Dadang, patut disyukuri karena di Kabupaten Bandung akan muncul ahli-ahli Al-Qur’an dan penghafal Al-Qur’an yang akan menumbuhkembangkan agama di pelosok desa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlu saya sampaikan, program ini selaras dengan visi misi Kabupaten Bandung, yaitu terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (Bedas),” kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Kang DS menyebutkan ada tiga muatan lokal yang diwajibkan bagi anak-anak TK, SD dan SMP di Kabupaten Bandung.

Pertama, diwajibkan mempelajari pendidikan Pancasila dan UUD 1945. Kenapa ini dihadirkan menjadi muatan lokal di sekolah? Karena pasca reformasi, kegiatan Penataran P4 (Pedoman, Penghayatan, Pengamalan dan Pancasila) hilang.

“Saya ingat betul dan saya sangat merasakan, pada saat masuk sekolah SD, SMP maupun SMA, sebelum melanjutkan kegiatan belajar mengajar, selama satu Minggu itu mengikuti penataran P4,” kata Bupati Bedas ini.

Kang DS mengatakan, kalau sudah paham butir-butir Pancasila, ia yakin akan terbentuk karakter akhlakul karimah.

Muatan lokal kedua, yaitu pendidikan budaya dan bahasa Sunda. “Kalau kita pelajari bahasa Sunda itu ternyata implementasi dari isi kandungan Al-Qur’an,” katanya

Belajar budaya dan bahasa Sunda itu, kata dia, bisa mempelajari undak usuk bahasa, bagaimana berbicara dengan orang tua, selain berbicara dengan usianya dibawah.

“Tentunya ada tata cara bahasa secara etika yang harus kita pahami,” katanya.

Kemudian ketiga, imbuhnya, diwajibkan untuk belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an.

“Saya berkeinginan setiap anak atau siswa TK, SD, SMP diwajibkan menghafal Al-Qur’an, minimal satu hari satu ayat. Dengan harapan setelah selesai SMP bisa tahfizh Al-Qur’an. Itu harapan saya,” harap Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung.

Ia mengatakan pelaksanaan wisuda tahfizh ini merupakan langkah konkret dan perlu diapresiasi, ternyata ada yayasan yang fokus bagaimana anak-anak tahfizh Al-Qur’an.

Kang DS mengatakan dengan adanya muatan lokal itu, sehingga guru ngaji hadir di sekolah TK, SD, dan SMP. Sehingga mereka diberikan insentif dengan dianggarkan Rp 109 miliar per tahun.

“Ini anggaran terbesar se-Indonesia,” ucapnya sembari menyebutkan Kabupaten Bandung sudah meraih 328 penghargaan selama tiga tahun lebih kepemimpinannya.

Menurutnya, program ini akan terus berlanjut, selama dirinya menjabat Bupati Bandung. Harapan lainnya, katanya, program insentif guru ngaji ini dapat membantu para pengajar di Yayasan Indonesia Khatam.

“Para ustadz dan ustadzah yang belum terdaftar, silahkan daftarkan kepada kami. Kita mendorong supaya mendapatkan insentif setiap bulannya,” katanya.

Selain uang insentif sebesar Rp 350.000/bulan/guru ngaji, katanya, para guru ngaji juga mendapatkan kartu BPJS Kesehatan untuk empat orang anggota keluarganya. Selain itu diberikan BPJS Ketenagakerjaan, dan manfaatnya apabila kecelakaan berapapun biayanya dicover oleh pemerintah.

“Apabila meninggal dunia sebelum tiga tahun, maka ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta. Tapi setelah tiga tahun, apabila meninggal dunia itu ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 174 juta untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelasnya.

Kang DS mengungkapkan tujuan jadi Bupati dirinya ingin memuliakan ulama dan ingin masuk surga.

“Dengan memuliakan ulama, kita akan merasakan nikmat iman, nikmat Islam, nikmat ihsan,” katanya, sembari mengajak masyarakat untuk melaksanakan magrib mengaji.

Kang DS sangat mengapresiasi dengan hadirnya Yayasan Indonesia Khatam, karena sesuai dengan program pemerintah untuk membebaskan buta huruf Al-Qur’an.

“Saat saya jadi Bupati Bandung pada tiga tahun lalu, hanya 15 persen anak-anak yang bisa baca Al-Qur’an. Alhamdulillah, sekarang sudah mencapai 80 persen anak-anak bisa baca Al-Qur’an,” tuturnya.

Kang DS pun mendoakan kepada para wisudawan tahfidz menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

Menurutnya, menghadapi Indonesia Emas 2045 mendatang, harus dipersiapkan lima hal ini. Diantaranya, meningkatkan sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi.**

Berita Terkait

Polda Sumsel gelar Jumat keliling wujud Polisi bersama masyarakat 
Farhan Siapkan Insentif PBB Rp1 untuk Pemilik Gedung Cagar Budaya di Bandung
Dari Kolong Flyover Jadi Sentra Kuliner, Pemkot Bandung Resmikan Anderpas
Wagub Erwan: Jawaban Soal Surplus APBD 2027 Disampaikan 2 November
Lapas Kelas I Palembang Bagikan Al-Qur’an, Juz Amma dan Alkitab kepada Warga Binaan  
Rp229,5 Juta untuk Pembangunan Sentul, Kades Alex dan Camat Makmun Tekankan Kualitas
SDA Watch Bongkar Akar Karhutla OKI, Dorong Solusi Nyata agar Kabut Asap Tak Kembali Mengancam
Dandim 0418/Palembang Ajak Mahasiswa UIN Raden Fatah Jaga Keutuhan Bangsa di Tengah Geopolitik Dunia

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Polda Sumsel gelar Jumat keliling wujud Polisi bersama masyarakat 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Farhan Siapkan Insentif PBB Rp1 untuk Pemilik Gedung Cagar Budaya di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Dari Kolong Flyover Jadi Sentra Kuliner, Pemkot Bandung Resmikan Anderpas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Wagub Erwan: Jawaban Soal Surplus APBD 2027 Disampaikan 2 November

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Rp229,5 Juta untuk Pembangunan Sentul, Kades Alex dan Camat Makmun Tekankan Kualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:29 WIB

SDA Watch Bongkar Akar Karhutla OKI, Dorong Solusi Nyata agar Kabut Asap Tak Kembali Mengancam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Dandim 0418/Palembang Ajak Mahasiswa UIN Raden Fatah Jaga Keutuhan Bangsa di Tengah Geopolitik Dunia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Polda Sumsel Laksanakan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel

Berita Terbaru