NGO -KAMPUS Rahmatullah.LN. Beri Raport Merah Pj Bupati Bekasi ??

satu news 01

- Redaksi

Senin, 29 April 2024 - 00:46 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

Bekasi // Direktur NGO- KAMPUS Rahmatullah.LN memberi penilaian raport merah kepada Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan dari sudut pandang terkait tentang kesejahteraan para guru honor di kabupaten Bekasi.

Menurut Rahmat jika melihat realitas pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bekasi yang begitu pesat. Bahkan baru-baru ini telah berdiri Aeon Mall Delta Mas di pusat kota Delta Mas yang berada di Kabupaten Bekasi, yang terletak dibagian timur kawasan industri.
Kawasan tersebut tidak jauh dari lingkungan pemda Kabupaten Bekasi yang berjarak sekitar 2 km, dan tepatnya KM 37 jalan tol Jakarta-Cikampek,ujarnya

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmat menuturkan, Aeon Mall berada di lingkungan pusat perindustrian dan perekonomian area wilayah yang dimiliki oleh Kota Deltamas yang dimiliki perusahaan real estate terbesar di Indonesia, yaitu Sinar Mas Land dan Soegitz Corporation sebagai proyek pembangunan perkotaan terbesar di dunia. Dan di dalamnya termasuk kompleks pabrik perusahaan Jepang. Kawasan yang berkembang pesat dengan mengintegrasikan kawasan komersial dan institusi administrasi, pendidikan, dan medis. Soegitz Corporation memimpin bidang ini serta Kementerian Perdagangan, dan Perindustri yang berpartisipasi dalam penelitian kota pintar. Proyek ini telah diadopsi yang merupakan gabungan kolaborasi antara pemerintah dan swasta yang sedang dilakukan bertujuan Kabupaten Bekasi untuk dijadikan kota pintar yang mewakili Asia-Afrika. Ada rasa bangga untuk Kabupaten Bekasi, Apalagi pasca penetapan APBD Kabupaten Bekasi tahun 2024 yaitu sebesar Rp 7,370 Triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan Rp 252 Milyar dari tahun 2023 yang hanya sebesar Rp.7,118 Triliun,katanya.

“Mesti kita sadari bahwa prioritas pembangunan 2024 masih di sektor pendidikan, infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU), dan normalisasi sungai serta anggaran pemilu dan kesehatan yang diamanatkan undang-undang. Namun miris tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan para guru tenaga kependidikan non ASN yang ada di Kabupaten Bekasi. Walaupun para guru non ASN sudah melakukan tugas dan kewajiban secara maksimal, tetapi hanya mendapatkan kebijakan sebagai jasa tenaga kerja (Jastek) yang diterima oleh para guru pendidikan non ASN sebagai imbalan dari semua kewajiban. Sangat miris yang dialami oleh para guru non ASN di Kabupaten Bekasi, pasalnya imbalan jasa jauh di bawah upah minimum (UMK) kabupaten Bekasi, karena Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan tidak mampu melaksanakan Perda Pendidikan nomor 1 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Kependidikan, tandasnya.

Oem Supandi salah satu perwakilan guru honor mengamini fakta yang disuarakan oleh Direktur (NGO – KAMPUS) Rahmatullah .LN. Oem mengungkapkan bahwa ketika pembahasan UMK dan terkait realisasi PERDA PENDIDIKAN tapi semuanya tidak dilaksanakan dan dijalankan oleh Pj. Bupati Dani Ramdan, sejatinya membuat PERDA PENDIDIKAN menggunakan anggaran APBD dan hasilnya tidak menjadi manfaat bagi kami para honorer jika khusus GTK (Guru dan Tenaga kependidikan ) non ASN yang bernaung di bawah Dinas Pendidikan, itu merupakan pelanggaran karena tidak melaksanakan Perda yang sudah menjadi lembaran negara, cetusnya, Minggu (28/04/2024).

Lanjut Oem mengatakan, bahwa APBD Kabupaten Bekasi tahun 2024 sebesar 7.370 Triliun tetapi sangat miris dan memprihatinkan gaji guru honorer hanya 2 jutaan, padahal dari segi akademik wajib tingkatan Sarjana, “Ini sangat tidak menghormati dan menghargai profesi guru yang menjadi urusan wajib bagi pemerintah, pungkasnya. ***

Berita Terkait

PT MBK Ventura Salurkan Bantuan Alkes ke Posyandu Pasirjambu, OJK Edukasi Literasi Keuangan Warga
Panen Jagung Hibrida di Ciangsana Sukses, Sinergi Polsek Gunung Putri dan Pemdes Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Sambut HUT ke-81 RI, Kades Burhanudin Pimpin Gerakan Bersih Desa: Gotong Royong Jadi Fondasi Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Danramil Cileungsi Satukan Langkah Kepala SPPG, Tegaskan MBG Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perangi Korupsi Lewat Aset, KDM Minta Seluruh Tanah Pemerintah Bersertifikat
Optimalkan Media Sosial Wilayah, Diskominfo Bandung Gelar Sinkronisasi di Bandung Kulon
IKM Tasikmalaya Terima Undangan Milad DPD IKM Cirebon, Komitmen Pererat Persatuan Perantau Minang
Ambulans Gratis Jemput Warga Sakit, Program Satlak Desa Ciangsana Kian Dirasakan! Di Bawah Komando Kades H. Udin Saputra, 9 Pasien Telah Didampingi Tanpa Dipungut Biaya

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:55 WIB

PT MBK Ventura Salurkan Bantuan Alkes ke Posyandu Pasirjambu, OJK Edukasi Literasi Keuangan Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Pemerintah Menghimbau Pedagang Pasar Sako Tidak Untuk Berjualan Difasilitas Umum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Perangi Korupsi Lewat Aset, KDM Minta Seluruh Tanah Pemerintah Bersertifikat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Pesantren Harus Jadi Rumah yang Aman bagi Santri, Kemenag Palembang Kukuhkan Komitmen Bersama

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Kapolda Sumsel: Predikat WBK Bukan Garis Finis, tetapi Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perkuat Sinergi, Lapas Kelas I Palembang Teken Kerja Sama antara Kanwil Ditjenpas Sumsel dengan PWM Sumsel dan Universitas Muhammadiyah Palembang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Bersama Tirta Medical Centre Laksanakan Rikkes Berkala PJU Tahun Anggaran 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Pondok Pesantren Sabilul Hasanah, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan Islam Berkualitas dan Berprestasi

Berita Terbaru

DAERAH

Kecamatan Cimahi Utara Jadi Penutup Pengawalan PPM 2026

Kamis, 6 Agu 2026 - 12:22 WIB