Kisah Pilu Mak Emin Bersama Salah Satu Anaknya yang Alami Gangguan Jiwa, Sampai Saat Ini dari Pemerintah Belum Ada yang Peduli

- Redaksi

Rabu, 27 Maret 2024 - 09:24 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SUKABUMI-Kesulitan yang dialami Mak Emin (69) sungguh memilukan, Ia seorang Janda di kampung Gunung Rompang RT 10 RW 11 Desa Loji Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat ini seakan-akan pemerintah setempat tidak peduli. Jangan kan mendapat bantuan, tidak ada seorang pun dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, ataupun dari Dinas Sosial Pemkab Sukabumi yang datang atau pun merasa iba dengan keadaan anaknya, hanya dari puskesmas saja yang datang memberikan obat.

 

Mak Emin yang kini hidupnya sendiri setelah ditinggal suaminya karena sakit harus banting tulang untuk kebutuhan hidup sehari-harinya sambil mengurus anak keduanya Dedem (42) yang mengalami sakit jiwa (ODGJ) yang sudah hampir 12 tahun lamanya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mak Emin terpaksa mengurung anaknya dengan cara dipasung dalam sebuah ruangan kecil yang menyatu dengan dapur, upaya itu dilakukan Mak Emin karena anaknya kerap mengamuk dan merusak kaca rumah tetangga, yang paling Mak Emin khawatirkan hingga menyerang orang lain.

“Muhun ngahaja dipasung sieun kabur terus ngerusak bumi warga, atawa ka jalmi ayeuna ngamuk mah hanteu saentosna di pasihan obat ti puskesmas dongkap kadieu kabumi (sunda_red)”

“Iya sengaja dipasung takut kabur terus merusak rumah warga, atau ke orang lain, sekarang ngamuk nya tidak setelah diberikan obat dari puskesmas datang kerumah,” katanya

Dirinya berharap anaknya bisa sembuh dibawa berobat dan mendapatkan bantuan dari pemerintah, sehingga bisa sedikit mengurangi beban dalam hidupnya.

Anak pertama Mak Emin, Uus (58) mengatakan, dulu pernah di rawat di RS Jiwa di Bogor, dan pernah dapat bantuan juga sembako (BPNT)

“Iya dulu waktu tahun 2019 kalau tidak salah sempat di bawa ke RSJ, dan setelah pulang dari RSJ sampai sekarang rutin minum obat dari puskesmas yang dianjurkan dokter. Kalau soal bantuan paling dari desa sembako itu juga dulu sudah lama, kalau sekarang hampir 3 tahun tidak ada lagi bantuan itu, tidak tau kenapa. Kami Berharap kedepan nya ada lagi bantuan pemerintah, sehingga bisa mengurangi beban kebutuhan tiap hari. Maklum kalau di kampung kan serba kekurangan,” ungkap Uus.

Ketika ditanya apakah ada dari pemerintah seyemoat atau dari Dinsos Pemkab Sukabumi yang sudah ke lokasi?

“Belum ada kalau dari desa atau kecamatan, setau saya baru ada orang dari puskesmas mengasih obat dan melihatnya,” jawab Uus.

Awak media mencoba konfirmasi dengan adanya warga tersebut ke pihak Desa Loji dan pihak Kecamatan Simpenan melalui pesan singkat whatsApp, dengan jawaban akan menindak lanjuti terkait warga (Mak Emin) tersebut.

 

Jurnalis : Agus salim & Tim PWDPI Sukabumi

Berita Terkait

Enam Rumah Dilalap Api di Kampung Dayeuh, Kades Jamhali BJ Turun Langsung Pastikan Warga Terdampak Tak Sendirian
Public Lecture Desa Ciangsana: Belajar dari Tiongkok, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Milad Kades Cipeucang Jadi Momentum Berbagi, Puluhan Lansia Tersenyum Terima Sembako di Tengah Pengajian Majelis Taklim
Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain
Lima Amalan Harian Penarik Rezeki dan Keberkahan Jalur Langit  
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Khidmat & Penuh Kepedulian! Pemdes Bantarjati Gelar Santunan Anak Yatim, Berbagi Takjil dan Bukber Ramadhan 1447 H
Mengharukan Kades Tangkil Fikriana Bersimpuh Cuci Kaki Orang Tua Bukti Pemimpin Berakhlak Mulia

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru