Kisah Pilu Mak Emin Bersama Salah Satu Anaknya yang Alami Gangguan Jiwa, Sampai Saat Ini dari Pemerintah Belum Ada yang Peduli

- Redaksi

Rabu, 27 Maret 2024 - 09:24 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SUKABUMI-Kesulitan yang dialami Mak Emin (69) sungguh memilukan, Ia seorang Janda di kampung Gunung Rompang RT 10 RW 11 Desa Loji Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat ini seakan-akan pemerintah setempat tidak peduli. Jangan kan mendapat bantuan, tidak ada seorang pun dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, ataupun dari Dinas Sosial Pemkab Sukabumi yang datang atau pun merasa iba dengan keadaan anaknya, hanya dari puskesmas saja yang datang memberikan obat.

 

Mak Emin yang kini hidupnya sendiri setelah ditinggal suaminya karena sakit harus banting tulang untuk kebutuhan hidup sehari-harinya sambil mengurus anak keduanya Dedem (42) yang mengalami sakit jiwa (ODGJ) yang sudah hampir 12 tahun lamanya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mak Emin terpaksa mengurung anaknya dengan cara dipasung dalam sebuah ruangan kecil yang menyatu dengan dapur, upaya itu dilakukan Mak Emin karena anaknya kerap mengamuk dan merusak kaca rumah tetangga, yang paling Mak Emin khawatirkan hingga menyerang orang lain.

“Muhun ngahaja dipasung sieun kabur terus ngerusak bumi warga, atawa ka jalmi ayeuna ngamuk mah hanteu saentosna di pasihan obat ti puskesmas dongkap kadieu kabumi (sunda_red)”

“Iya sengaja dipasung takut kabur terus merusak rumah warga, atau ke orang lain, sekarang ngamuk nya tidak setelah diberikan obat dari puskesmas datang kerumah,” katanya

Dirinya berharap anaknya bisa sembuh dibawa berobat dan mendapatkan bantuan dari pemerintah, sehingga bisa sedikit mengurangi beban dalam hidupnya.

Anak pertama Mak Emin, Uus (58) mengatakan, dulu pernah di rawat di RS Jiwa di Bogor, dan pernah dapat bantuan juga sembako (BPNT)

“Iya dulu waktu tahun 2019 kalau tidak salah sempat di bawa ke RSJ, dan setelah pulang dari RSJ sampai sekarang rutin minum obat dari puskesmas yang dianjurkan dokter. Kalau soal bantuan paling dari desa sembako itu juga dulu sudah lama, kalau sekarang hampir 3 tahun tidak ada lagi bantuan itu, tidak tau kenapa. Kami Berharap kedepan nya ada lagi bantuan pemerintah, sehingga bisa mengurangi beban kebutuhan tiap hari. Maklum kalau di kampung kan serba kekurangan,” ungkap Uus.

Ketika ditanya apakah ada dari pemerintah seyemoat atau dari Dinsos Pemkab Sukabumi yang sudah ke lokasi?

“Belum ada kalau dari desa atau kecamatan, setau saya baru ada orang dari puskesmas mengasih obat dan melihatnya,” jawab Uus.

Awak media mencoba konfirmasi dengan adanya warga tersebut ke pihak Desa Loji dan pihak Kecamatan Simpenan melalui pesan singkat whatsApp, dengan jawaban akan menindak lanjuti terkait warga (Mak Emin) tersebut.

 

Jurnalis : Agus salim & Tim PWDPI Sukabumi

Berita Terkait

Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain
Lima Amalan Harian Penarik Rezeki dan Keberkahan Jalur Langit  
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Khidmat & Penuh Kepedulian! Pemdes Bantarjati Gelar Santunan Anak Yatim, Berbagi Takjil dan Bukber Ramadhan 1447 H
Mengharukan Kades Tangkil Fikriana Bersimpuh Cuci Kaki Orang Tua Bukti Pemimpin Berakhlak Mulia
Pemdes Sentul Kembali Tebar Berkah Ramadhan, 1.500 Takjil Dibagikan untuk Warga dan Pengguna Jalan
POSKAB Sapu Jagat Gelar Kegiatan Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim Piatu serta Dhuafa
FKWSB Bagikan Takjil Gratis di Exit Tol Parungkuda, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:27 WIB

Dugaan Penyimpangan MBG Meluas, Desakan Buka Nama Yayasan dan Telusuri Aliran Dana Menguat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:23 WIB

“Cegat di Cipatat!” Aktivis Jabar Ultimatum Pemerintah: Tutup Sarimukti, Operasikan Legok Nangka Sekarang!

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemdes Ciangsana Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Peduli Iklim

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:41 WIB

Memetik Makna Peristiwa

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:44 WIB

1.468 Keluarga di Ciangsana Terima Bantuan Pangan, Pemdes Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:41 WIB

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:34 WIB

Farhan: Fokus Pemkot Bandung Tetap pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Kota

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Bandung Mulai Cairkan Gaji Ke-13 PPPK Paruh Waktu pada 8 Juni 2026

Berita Terbaru

Artikel

Memetik Makna Peristiwa

Jumat, 5 Jun 2026 - 06:41 WIB