Ketum PWDPI Nurullah : KPU dan Bawaslu Harus Netral, Jangan Ikuti Jejak Eks Ketua KPUD Lam-Teng “HF” yang Meninggal Di Penjara

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 3 Februari 2024 - 07:27 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia, M Nurullah RS

Ketua Umum Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia, M Nurullah RS

Satunews.id, Bandarlampung – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) M.Nurullah RS, mengatakan 5 Tahun sudah berlalu, kini sebentar lagi kita bangsa Indonesia kembali akan menggelar pesta demokrasi, yang akan jatuh pada hari Rabu, 14 Februari 2024 untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

Ketum PWDPI menjelaskan, Semua tahapan sedang berlangsung, hiruk pikuk pesta demokrasi sudah hingar bingar ditengah masyarakat, tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung.

“Kabupaten Lampung Tengah punya pengalaman pahit saat menggelar pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) yang digelar 5 Tahun sekali itu,” katanya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung Tengah yang diharap mampu menjadi penyelenggara yang profesional tidak berpihak kepada siapapun tapi justru menjadi pemain utama untuk melakukan tipu muslihat dan jual beli suara dengan berbagai modus operandi yang terstruktur, sistematis dan massif.

“Seperti kata pepatah sepandai-pandainya tupai melonpat pasti akan jatuh juga, dan hal ini yang dialami mendiang Ketua KPUD Lampung Tengah, alm “HF” pada Pemilu Tahun 2014 silam,” imbuhnya.

Ketum PWDPI Nurullah juga menceritakan, Almarhum Ketua KPUD Lampung Tengah yang melakukan kecurangan kemudian terbongkar akhirnya masuk penjara dan sebelum proses persidangan dipengadilan yang bersangkutan meninggal didalam penjara POLDA Lampung.

“Sangat disayangkan meninggal dibalik jeruji besi dengan status narapidana padahal masih berumur 40 tahun. Itulah kesilauan dunia, goda kekuasaan, ketamakan, dan kekhilafan seseorang yang berujung pada kenistaan,” ujarnya

Begitupun masih kata Ketum PWDPI, Pemilu 2024 ini, meskipun semua sudah serba tekhnologi dan smartphone namun bukan mustahil hal yang sama akan terulang kalau masyarakat tidak bersama-sama mengawasi”, Kata Nurullah yang juga sekaligus Ketua Aliansi Masyarakat Lampung Tengah AWASI Pemilu 2024.

Ketum PWDPI Nurullah yang merupakan putra asli lampung tengah mengatakan, untuk Pemilu Jujur dan Adil (Jurdil) menghimbau kepada KPUD Kabupaten Lampung Tengah dan semua jajaran disemua tingkatan KPU, PPK, PPS, KPPS untuk tidak bermain-main dengan suara rakyat, dan juga termasuk aparatur pemerintahan baik kepala daerah, camat, kepala kampung, ASN, dan lain-lain

“Apalagi melakukan kecurangan dengan menambah, mengurangi, menggeser suara baik masing-masing internal partai maupun eksternal partai, kalau itu terjadi kita akan minta bongkar dan proses semua yang terlibat,” ucapnya.

Ia juga menghimbau Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Lampung Tengah dari semua tingkatan diharap tidak bermain-main, badan pengawas jangan sampai malah minta di awasi,” tutur Nurullah

Ketua Umum Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M Nurullah RS

“Kita juga meminta semua masyarakat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, harus bersama-sama mengawasi penyelenggaraan pemilu, jangan sampai pesta demokrasi chaos hanya gara-gara oknum penyelenggara pemilu dan pengawas pemilu yang ikut terlibat tipu muslihat dan jual beli suara,” tambahnya.

Ia juga mengatakan tak segan untuk mengerahkan ribuan massa untuk menggeruduk KPUD dan BAWASLU Lampung Tengah kalau ada indikasi kecurangan yang akan mereka lakukan.

“Tapi kalau yang ingin menyusul Almarhum Ketua KPUD Lampung Tengah tahun 2014, ya kita persilahkan untuk main-main,” tegasnya.

“Kami sedang membentuk relawan di 4017 TPS se-Kabupaten Lampung Tengah untuk mengawasi proses pencoblosan dan penghitungan suara di semua TPS. Kita akan menjadi saksi luar dan memotret serta merekam semua kejadian di TPS, serta akan kami viralkan jika terjadi kecurangan dan memproses hukum.

Untuk semua calon anggota legislatif juga diharapkan tidak bermain politik uang karena itu tidak mendidik masyarakat, masyarakat pun juga seharusnya tidak mendasarkan pilihan pada bagi-bagi amplop, jika ada praktek seperti ini juga harus diproses hukum agar menjadi efek jera,” pungkasnya.*** (M Nurullah RS)

Berita Terkait

Farhan Siapkan Insentif PBB Rp1 untuk Pemilik Gedung Cagar Budaya di Bandung
Dari Kolong Flyover Jadi Sentra Kuliner, Pemkot Bandung Resmikan Anderpas
Wagub Erwan: Jawaban Soal Surplus APBD 2027 Disampaikan 2 November
Lapas Kelas I Palembang Bagikan Al-Qur’an, Juz Amma dan Alkitab kepada Warga Binaan  
Rp229,5 Juta untuk Pembangunan Sentul, Kades Alex dan Camat Makmun Tekankan Kualitas
SDA Watch Bongkar Akar Karhutla OKI, Dorong Solusi Nyata agar Kabut Asap Tak Kembali Mengancam
Dandim 0418/Palembang Ajak Mahasiswa UIN Raden Fatah Jaga Keutuhan Bangsa di Tengah Geopolitik Dunia
Polda Sumsel Laksanakan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Dendi Stefandi, S.H., M.Kn., Wakil Ketua umum BBC Corps Siap Perkuat Organisasi dengan Pengalaman dan Pengabdian Nyata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:36 WIB

PELANTIKAN PENGURUS GOW, BUPATI MINTA JAGA SOLIDITAS DAN FOKUS PROGRAM KEMASYARKATAN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:31 WIB

MASIFKAN SOSIALISASI PEMUTIHAN PAJAK BAPENDA JATIM UPT PASURUAN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Meriah dan Khidmat! Pemdes Selawangi Gelar Tasyakuran Hajat Bumi, Dongdang Buah dan Sayuran Hasil Panen Warnai Pesta Rakyat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dedikasi Tanpa Batas: Meski Belum Dilantik, Kepala Desa Terpilih H. Ibnu Rusdi Sigap Kawal Penyaluran Bansos KKS Di Kedungwaringin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Berita Terbaru