‘Senjata’ Melawan Stunting Ala Emak-emak di Cimahi

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 18 November 2023 - 07:24 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

CIAMHI || Emak-emak di RW 02, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, punya cara tersendiri untuk mengintervensi potensi stunting pada anak-anak di lingkungan tersebut.

Stunting merupakan satu kondisi yang mesti jadi perhatian tak hanya keluarga, namun juga pengurus kewilayahan. Terutama soal pemenuhan makanan bergizi yang kadang luput bahkan diacuhkan keluarga.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dede Tarsih, bendahara KWT Safa Marwah, menyebut jika anak-anak di lingkungan tempatnya tinggal tak begitu suka mengonsumsi sayur-sayuran yang sebetulnya begitu penting untuk pemenuhan gizi.

“Awal mulanya menanam pakcoy dari inovasi Posyandu, untuk anak-anak yang tidak suka sayuran,” kata Dede saat ditemui, Jumat (17/11/2023).

Ada beberapa makanan olahan berbahan baku sayur pakcoy hasil dari kebun di lingkungan RW 02 yang berhasil dibuat dan disukai oleh bocah-bocah di kampung tersebut.

“Sayurnya itu kita produksi menjadi makanan untuk anak-anak. Seperti puding pakcoy, kue sus pakcoy, nugget ayam pakcoy. Terus camilannya ada saroja pakcoy, sistik pakcoy, ada bolu kukus pakcoy. Terus minumannya jus rasa pakcoy,” kata Dede.

Inovasi produk berbahan dasar pakcoy itu nyatanya disukai anak-anak. Harapan membumbung tinggi bagi para ibu, agar anak-anak mereka juga menyukai jenis sayuran lainnya.

“Alhamdulillah anak-anak suka, karena memang tidak bisa dipaksa ya kalau anak-anak. Jadi kita sebagai orangtua yang harus memutar otak,” kata Dede.

Sayangnya, pemenuhan bahan baku pakcoy untuk mengolah berbagai produk itu terkadang menjadi hambatan. Sebab produk yang mereka buat, tak jarang dibeli oleh ibu-ibu dari RW dan daerah lain.

Emak-emak di RW 02 itu tergabung dalam wadah Kelompok Wanita Tani (KWT) Safa Marwah yang sejak tahun 2021 menekuni aktivitas berkebun dengan jenis tanaman sayur pakcoy atau nama lainnya bok choy.

“Hanya bahan baku untuk pengolahan kadang itu kurang, karena kan lahan penanaman pakcoynya terbatas. Alhamdulillah belakangan KWT yang asalnya hanya 1 bertambah jadi 3. Ya sedikit-sedikit bisa memenuhi kekurangan bahan baku,” ucap Dede.

Cita-cita masih tergantung tinggi, yakni setiap rumah tangga di wilayah tersebut turut menanam sayuran salah satunya pakcoy. Demi ketahanan pangan di tengah fluktuasi harga bahan pangan di pasar tradisional.

“Harapannya tentu begitu. Tapi sekarang kita wajibkan dulu setiap anggota (KWT). Jadi wajib menanam 10 polybag pakcoy. Tapi memang sebagian warga sekarang sudah mulai tertarik menanam pakcoy di halaman rumah mereka, ada yang pakai polybag atau media tanam lain,” ucap Dede.

Sementara itu, Lurah Cigugur Tengah, Rezza Rivalsyah Harahap mengatakan lahirnya KWT dan tanaman serta produk olahan pakcoy, selain demi menekan stunting juga lahir dari kesadaran dan kemandirian warga.

“Jadi memang ini bentuk kebersamaan dan kekompakan yang positif. Jadi mereka senantiasa berinovasi, kemudian tercetuslah produk-produk berbahan dasar pakcoy,” kata Rezza.

Ditulis Oleh Henhen Editor

Berita Terkait

Pimpinan Pusat Komunitas BBC: Dari Silaturahim ke Aksi Nyata: Organisasi Siap Kawal Politik Kerakyatan
Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029
Polres Ciamis Bongkar Modus Penipuan Berkedok Dana Hibah Rp33 Miliar, Empat Pelaku Diamankan
Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:22 WIB

Kang DS: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Bersama Tuntaskan Persoalan Dayeuhkolot.

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:35 WIB

Kadisdik Kabupaten Bandung Monitoring SPMB, Pastikan Proses Berjalan Objektif dan Transparan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:09 WIB

Sukses Menangi Pileg 2024, KDS Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

9th Anniversary MC.BDG Nawawarna, Wadah Profesional MC Bandung Kian Berkembang

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:25 WIB

Bandung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Bertanding

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:54 WIB

Ketua DPRD Kab Bandung Renie Rahayu Gelar Program Boling, Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

PENGUKUHAN KEPENGURUSAN PENCAK SILAT MILITER DI WILAYAH KODAM III/SILIWANGI, PERKUAT PELESTARIAN BUDAYA DAN JIWA BELA NEGARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:25 WIB

DPP PCMI dan DPP LSM PMPRI Tegaskan Komitmen Mengawal Keadilan bagi Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru