Kecamatan Cibiru Pilah Sampah Massal, Buat Lubang Tampung Sampah Organik

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 5 September 2023 - 10:17 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung // Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali membuat titik lubang besar untuk mengubur sampah organik. Kali ini, Pemkot Bandung menyiapkan lubang pembuangan sampah organik di Kecamatan Cibiru, setelah sebelumnya lubang dibuat di Taman Tegallega.

Upaya itu guna menangani penumpukan sampah di beberapa ruas jalan dan tempat pembuangan sementara (TPS) di wilayah Kecamatan Cibiru.

Selain pembuatan lubang pembuangan sampah organik, ratusan warga bersama ASN, TNI dan Polri se-Kecamatan Cibiru juga melakukan kegiatan pemilihan sampah masal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna meninjau langsung kegiatan pemilihan masal dan pengerukan lubang sampah organik di Kecamatan Cibiru, Selasa 5 September 2023.

“Kemarin rapat, saya insruksikan silahkan camat mencari lahan Pemda atau masyarakat. Di Cibiru ada, alhamdulillah ada lahan Pemkot yang bisa dimanfaatkan. Lubang lubang ini hanya untuk sampah organik jangan ada sampah anorganik yang terbuang,” kata Ema.

Menurut Ema, kebijakan pembuatan lubang pembuangan sampah organik ini untuk mengurangi beban penumpukan sampah akibat masih terkendalanya TPA Sarimukti.

Walaupun sudah mulai beroperasi, hanya saja TPA Sarimukti baru hanya bisa menampung 50 persen dan masih dibatasi. Setiap harinya Kota Bandung hanya bisa mengirimkan 120 ritasi dari 240 ritasi normal

Ia juga mengaku, tengah menyiapkan berbagai alternatif untuk pengolahan sampah organik terutama pembuatan lubang-lubang pembuangan sampah organik di lahan milik Pemkot.

“(Lubang pembuangan organik) Sudah ada di Tegallega. Ada juga lahan di Ciwastra, ada juga di Gedebage ada 5 hektar yang sebelumnya untuk PLTSA bisa kita manfaatkan kembali,” ujarnya.

“Ini lubang akan kita optimalkan, selama masih aset kota kalau mau dilebarkan silahkan. Sampah anorganik ya segera diselesaikan mau ke bank sampah maupun pengepul,” katanya.

Ema tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk bersama melakukan pengelolaan sampah secara terpilah. Sehingga semakin banyak Kawasan Bebas Sampah (KBS) yang bisa dihadirkan.

ini

“Kami simpel nya sampah organik nya tertangani dulu. Kedepan semua harus bisa mengelola sampah sendiri. Contoh ada RW 12 Maleer, RW 07 Sukasari, RW 02 Sukamiskin ini harus kita masifkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Cibiru, Didin Dikayuana mengaku tengah menyiapkan lubang pembuangan sampah organik berukuran 15×15 meter dengan kedalaman 3 meter.

Lubang tersebut, dapat menampung sampah organik sebanyak 775 meter kubik.

“Ada tanah Pemkot seluas 7.000 meter kami dibantu ekskavator dari DSDABM untuk menggali lubangnya,” katanya.

Didin menyebut, sampah yang akan dibuang merupakan sampah tertumpuk dari 35 RW di Kecamatan Cibiru dan harus dipilah bersama oleh ratusan masyarakat dari berbagai unsur.

“Masyarakat merasa kita harus menyelesaikan Masalah sampah ini, Alhamdulillah ada 150 orang hadir untuk memilah sampah dan sekarang sampah sebagian besar bisa terpilah,” katanya.

Ia menyebut, dari 54 RW, telah terdapat 14 RW yang dapat mengelola sampahnya sendiri. Untuk itu, ia meminta masyarakat dapat bersama memilah sampahnya sendiri mulai dari rumah.

“Saya mohon pisahkan sampah berawal dari rumah,” kata dia. (rob)**

(Hms)

Berita Terkait

BASARNAS LAKUKAN PENCARIAN TERHADAP ANAK 10 TAHUN YANG HILANG SAAT MANDI DI SUNGAI KOMERING
HUT ke-26 Laskar Merah Putih, Edward Juliartha: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Bangkitkan Semangat Organisasi  
Musnahkan Narkotika Senilai Rp21,79 Miliar, Polda Sumsel Selamatkan 370 Ribu Jiwa
Subuh Keliling, Polda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda
Bangun Semangat Hidup Sehat, Pegawai Lapas Kelas I Palembang Ikuti Kompetisi Kebugaran 2026  
Maulid Nabi di Klapanunggal Berlangsung Khidmat, Kades Gonon: Mari Berhijrah dan Teladani Akhlak Rasulullah
Rp533 Juta Digelontorkan! Kantor Desa Mekarsari Direhabilitasi, Hj. Nasih Apresiasi Bupati Rudy Susmanto
Cegah Banjir, Pemdes Tlajung Udik Realisasikan Pembangunan Drainase RW 005 melalui BKK 

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:14 WIB

BASARNAS LAKUKAN PENCARIAN TERHADAP ANAK 10 TAHUN YANG HILANG SAAT MANDI DI SUNGAI KOMERING

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:58 WIB

HUT ke-26 Laskar Merah Putih, Edward Juliartha: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Bangkitkan Semangat Organisasi  

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Musnahkan Narkotika Senilai Rp21,79 Miliar, Polda Sumsel Selamatkan 370 Ribu Jiwa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Subuh Keliling, Polda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Maulid Nabi di Klapanunggal Berlangsung Khidmat, Kades Gonon: Mari Berhijrah dan Teladani Akhlak Rasulullah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Rp533 Juta Digelontorkan! Kantor Desa Mekarsari Direhabilitasi, Hj. Nasih Apresiasi Bupati Rudy Susmanto

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Cegah Banjir, Pemdes Tlajung Udik Realisasikan Pembangunan Drainase RW 005 melalui BKK 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Polda Sumsel gelar Jumat keliling wujud Polisi bersama masyarakat 

Berita Terbaru