Gentengisasi Prabowo Dimulai di Purwakarta: Tito Karnavian dan Dedi Mulyadi Lepas 500 Ribu Genteng

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:21 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran 500 ribu genteng program Gentengisasi Prabowo di Plered Purwakarta. Mendagri Tito Karnavian, Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Dedi Mulyadi lepas 125 truk untuk rumah rakyat.

 

PURWAKARTA, // Satunews.id –Program Gentengisasi Nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto resmi dimulai. Titik awal bersejarah itu berada di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 500 ribu genteng hasil karya perajin lokal diberangkatkan menggunakan 125 truk. Pelepasan dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.

Program ini bukan sekadar mengganti atap asbes dengan genteng tanah liat yang lebih sehat. Lebih dari itu, ini adalah strategi besar untuk menghidupkan kembali ekonomi akar rumput.

UMKM Naik Kelas, Kualitas Di-Upgrade

Menteri PKP Maruarar Sirait yang akrab disapa Bang Ara menegaskan, Gentengisasi adalah program pemberdayaan UMKM.

“Kita ingin memberdayakan UMKM, tapi kualitasnya di-upgrade dulu. Ada efek berantai yang diharapkan: UMKM tumbuh, kualitas meningkat, dan pasar terbuka lebar,” ujar Bang Ara di Plered.

Plered sendiri sudah puluhan tahun dikenal sebagai sentra genteng terbesar di Jawa Barat. Namun tantangan besar muncul. Dari total 78 perajin yang ada di Sentra Keramik Plered, baru 3 perajin yang sudah mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kepala UPTD Sentra Keramik Plered, Mumun Maemunah, menyebut produk yang dikirim kali ini sudah lulus uji Balai Besar Keramik. Dinas Koperasi dan UKM terus mendorong perajin lain untuk segera melengkapi sertifikasi.

“Persiapan hampir enam bulan. Kita temukan perajin belum sepenuhnya memenuhi standar. Makanya kita bina dulu,” kata Bang Ara.

Ekosistem Baru: Dari Pemerintah ke Pasar

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menjelaskan, Pemprov Jabar tidak ingin program ini hanya menjadi proyek sesaat.

“Kita sedang membangun ekosistem yang mempertemukan supply dan demand secara langsung. Jadi kebutuhan perumahan rakyat terhubung langsung dengan kapasitas perajin lokal,” katanya.

Tak hanya Purwakarta, penguatan juga dilakukan di Majalengka. Pada 8 November 2026 mendatang, pemerintah menyiapkan pengiriman 2,4 juta genteng menggunakan 600 truk dengan melibatkan 45 perajin. Sebanyak 34 perajin sudah ber-SNI dan 11 lainnya lolos uji keandalan.

Untuk modal, pemerintah mendorong akses pembiayaan melalui BRI dan Bank BJB agar perajin bisa menambah tungku dan tenaga kerja.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menambahkan, genteng ini akan digunakan untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menggantikan atap asbes yang berbahaya bagi kesehatan.

“Setiap genteng yang keluar dari tungku di Plered bukan sekadar barang. Ia adalah bukti industri berbasis budaya dan kearifan lokal masih mampu berdiri tegak,” ujar Bupati yang akrab disapa Om Zein itu.

Program Gentengisasi akan menjadi berharga jika tidak berhenti pada pesanan pemerintah saja. Target akhirnya adalah perajin mandiri, berstandar SNI, dan mampu bersaing di pasar bebas setelah program selesai. Ketika perajin naik kelas, maka ekonomi rakyat pun naik kelas.

(Red)

 

Berita Terkait

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Presiden Proton FC Thony Indra Gunawan Apresiasi Terpilihnya Buky Wibawa Sebagai Ketua Asprov PSSI Jabar
Respons Cepat Laporan Warga, Polres Prabumulih Evakuasi Korban Tertemper Kereta Api di Rambang Kapak Tengah
Satgas Karhutla Kodim 0418/Palembang Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Kertapati
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan
Direktur Utama Teddy Andrian: Perbaikan Pipa Bukan Cuma Soal Galian, Kualitas Harus Diutamakan
SATPAS SIM Polres Cimahi Kedepankan Pelayanan Humanis, Ramah dan Cepat

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru