Soroti Anggaran RMP Rp36 Miliar, Paskibar Laskar Kiansantang Gelar Aksi di Disdik dan Balai Kota Bandung

satu news 01

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuNews.Id

‎‎BANDUNG, — Paskibar Laskar Kiansantang menggelar aksi unjuk rasa di dua lokasi di Kota Bandung, yakni di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung dan Balai Kota Bandung, Senin (14/9/2026).

‎‎Aksi tersebut dilakukan untuk menyoroti pelaksanaan Program RMP Tahun Anggaran 2026 yang menurut massa aksi memiliki nilai anggaran sekitar Rp36 miliar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Massa mendesak Pemerintah Kota Bandung, khususnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung dan Wali Kota Bandung, untuk membuka informasi secara transparan terkait pelaksanaan serta realisasi anggaran program tersebut.

‎Aksi dipimpin Ketua LBH Paskibar Laskar Kiansantang, Andri Berik, S.H., M.H. Dalam keterangannya, Andri mengatakan pihaknya datang untuk meminta penjelasan langsung mengenai penggunaan dan realisasi anggaran Program RMP berdasarkan sejumlah temuan yang mereka klaim diperoleh di lapangan.

‎Alhamdulillah, hari ini kami sudah melakukan aksi unjuk rasa di dua titik yang berbeda. Pertama kami mendatangi Dinas Pendidikan Kota Bandung terkait anggaran RMP yang jumlahnya sekitar Rp36 miliar. Kami menilai realisasi anggaran tersebut perlu dibuka secara transparan, ujar Andri.

‎Menurutnya, Paskibar Laskar Kiansantang telah mendapatkan komitmen untuk bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

‎Pertemuan tersebut rencananya akan digunakan untuk menyampaikan berbagai temuan dan aspirasi yang selama ini dihimpun oleh organisasi tersebut.

‎“Kami akan menyampaikan apa yang menjadi temuan kami di lapangan,” katanya.

‎Aksi di Balai Kota Diwarnai Ketegangan

‎Setelah melakukan aksi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, massa kemudian bergerak menuju Balai Kota Bandung untuk menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Bandung.

‎Aksi di sekitar Balai Kota sempat diwarnai ketegangan setelah massa menutup akses jalan. Situasi tersebut kemudian memicu aksi saling dorong antara sejumlah peserta aksi dan aparat kepolisian yang berada di lokasi.

‎Dalam peristiwa tersebut, massa aksi dilaporkan berhasil menerobos pintu gerbang besi Balai Kota Bandung.

‎Andri menyebut peristiwa tersebut sebagai bagian dari perjalanan perjuangan Paskibar Laskar Kiansantang dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.

‎Ini menjadi sejarah bagi Paskibar Laskar Kiansantang. Kami tidak akan pernah diam ketika melihat keadilan tidak ditegakkan, tegasnya.

‎Ia menambahkan, pihaknya berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat segera dikoordinasikan oleh pihak terkait, termasuk Kesra dan Kesbang, untuk kemudian disampaikan kepada Wali Kota Bandung.

‎Siapkan Langkah Konstitusional

‎Paskibar Laskar Kiansantang menyatakan akan mengedepankan langkah persuasif melalui dialog dan mediasi bersama Dinas Pendidikan Kota Bandung maupun Pemerintah Kota Bandung.

‎Kami akan melakukan upaya persuasif untuk mediasi dengan Dinas Pendidikan. Sepanjang tuntutan kami tidak didengar, maka kami akan terus melangkah,” ujar Andri.

‎Namun demikian, apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapatkan penyelesaian, LBH Paskibar Laskar Kiansantang menyatakan siap menempuh langkah hukum melalui jalur konstitusional.

‎Andri mengatakan pihaknya mempertimbangkan berbagai langkah hukum, termasuk kemungkinan mengajukan gugatan terhadap regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan Program RMP.

‎Kalau hasilnya tidak memuaskan, saya sebagai LBH Paskibar Laskar Kiansantang akan menggunakan hak konstitusional untuk menggugat peraturan wali kota terkait RMP melalui jalur pengadilan, katanya.

‎Dalam agenda pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Paskibar Laskar Kiansantang berencana menghadirkan sekitar 10 hingga 20 orang perwakilan.

‎Andri juga menegaskan, apabila terdapat ketidaksesuaian antara komitmen pejabat dan pelaksanaan di lapangan, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

‎‎Apabila besok tidak ada realisasi dari komitmen para pejabat, kami sepakat akan mengerahkan massa yang jauh lebih banyak. Itu merupakan komitmen Paskibar Laskar Kiansantang, tegasnya.

‎‎Menurut Andri, aksi tersebut dilatarbelakangi oleh keresahan terhadap persoalan keadilan dan kepentingan masyarakat, khususnya terkait akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

‎Paskibar Laskar Kiansantang akan tetap memperjuangkan masyarakat yang tidak mampu bersekolah dan akan selalu berada bersama masyarakat yang terpinggirkan, pungkasnya.

– Andi –

Berita Terkait

APAK Soroti Pengelolaan Aset KBB, Dugaan Penyimpangan Harus Ditindaklanjuti Sesuai Hukum
DPP CEPOT MOTAH INDONESIA TERTIBKAN ADMINISTRASI CHAPTER DAN GAUNGKAN KEPEDULIAN SOSIAL
Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu
Ramaikan GIIAS 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon 10 Persen atas Bea Balik Nama Kendaraan Baru dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan
Car Free Day Buah Batu Quo Vadis? BBC Desak Pemkot Bandung Kembalikan Pengelolaan kepada Komunitas
Polda Jabar imbau warga gunakan masker untuk antisipasi abu vulkanik
Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI Digelar di Bandung, Erwan Setiawan Harap Lahir Juara Dunia
Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung Jadi Sorotan di Festival AHU Berdampak 2026 ‎

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:27 WIB

BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

Selasa, 15 September 2026 - 08:19 WIB

Pemkot Bandung Targetkan Raih Pendapatan Daerah Rp7,46 Triliun Pada APBD 2027

Senin, 14 September 2026 - 22:24 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel

Senin, 14 September 2026 - 17:53 WIB

Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  

Minggu, 13 September 2026 - 08:24 WIB

Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Sabtu, 12 September 2026 - 21:13 WIB

Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam

Sabtu, 12 September 2026 - 15:26 WIB

Ramaikan GIIAS 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon 10 Persen atas Bea Balik Nama Kendaraan Baru dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan

Jumat, 11 September 2026 - 23:35 WIB

Bripda Rizki Ardianto, Personel Dit Samapta Polda Sumsel yang Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Badak

Berita Terbaru