22 Hektare Kebun Teh di Ciater dan Pangalengan Telah Direvitalisasi untuk Cegah Bencana

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:29 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

22 Hektare Kebun Teh di Ciater dan Pangalengan Telah Direvitalisasi untuk Cegah Bencana

KOTA BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah merevitalisasi 22 hektare perkebunan teh di Ciater, Kabupaten Subang dan di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi kawasan perkebunan teh yang sebelumnya telah beralih menjadi bangunan liar (Ciater) dan perkebunan sayuran (Pangalengan).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan merevitalisasi kebun teh, bencana alam dapat dicegah dan mampu menciptakan estetika kawasan.

Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat Gandjar Yudniarsa merinci, revitalisasi perkebunan teh di Ciater, Kabupaten Subang, dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Desa Ciater, Desa Cisaat dan Desa Tambakan. Hingga saat ini, luas lahan teh yang direvitalisasi di Desa Ciater mencapai 2 hektare. Dinas Perkebunan menanam 15.200 pohon di lokasi tersebut.

Sementara, di Desa Cisaat, revitalisasi dilakukan dengan menanam 25.000 pohon di perkebunan teh seluas 3 hektare. Adapun, di Desa Tambakan, luas perkebunan teh yang direvitalisasi mencapai 1 hektare dengan menanam 10.000 pohon.

Total lahan teh yang direvitalisasi di Desa Ciater, Desa Cisaat, dan Desa Tambakan mencapai 6 hektare, dengan jumlah pohon teh yang ditanam sebanyak 50.200 pohon.

“Perkebunan teh yang direvitalisasi di Pangalengan lebih luas lagi mencapai 16 hektare. Jumlah pohon teh telah ditanam mencapai 198.000 pohon,” kata Gandjar, Minggu (30/8/2026).

Sesuai rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, pelaksanaan revitalisasi kebun teh di Ciater dan Pangalengan melibatkan warga sekitar kebun. Selain itu, pensiunan karyawan PTPN juga turut serta dalam program tersebut. Total pekerja dalam revitalisasi kebun teh sebanyak 96 orang.

Dikatakan Gandjar, revitalisasi kebun teh akan terus dilakukan hingga target tercapai, yaitu 12 hektare di Ciater, Kabupaten Subang dan 24 hektare di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Penanaman perdana teh di Ciater, Subang, telah dimulai sejak November 2025, sedangkan di Pangalengan Kabupaten Bandung sejak Desember 2025.

(Red/HMS)

Berita Terkait

Api Melalap Rumah Jurnalis di Palembang, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Perhatian
Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta
LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA
Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri
Biodigester AKSARA Hadir di Ciangsana, H. Udin Saputra Dorong Inovasi Pengolahan Limbah dan Energi Ramah Lingkungan
Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!

Berita Terbaru