KDM Targetkan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat, Perampingan OPD dan Pembentukan BUMD Sanggabuana

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:04 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat

 

*KOTA BANDUNG -* Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke 81- Tahun diperingati Rabu malam di Pasanggrahan Pancarasa atau halaman Gedung Sate Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diawali dengan rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna dilanjutkan dengan prosesi pembacaan sejarah Provinsi Jawa Barat dan ditutup dengan pidato Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Menutup malam puncak, tamu undangan dan pengujung yang hadir dihibur oleh penampilan artis Rizky Febian.

Dalam sambutannya Gubernur KDM – sapaan akrab gubernur – mengatakan di usianya yang mencapai 81 tahun semestinya pada saat ini Jawa Barat sudah sampai pada puncak kesuksesannya.

“Karena kita memiliki seluruh potensi baik potensi energi, potensi pertanian, potensi kelautan, potensi geotermal, potensi pembangkit listrik tenaga air, pembangkit listrik tenaga surya, sampai dengan potensi industri dan industri manufaktur yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Namun potensi itu masih belum merata dan ada distorsi pembangunan antar kabupaten dan kota, juga dengan provinsi. Untuk itu, perlu ada orkestrasi arah pembangunan dan penggunaan anggaran yang dipimpin gubernur dan wakil gubernur.

“Evaluasi anggaran merupakan kunci dari orkestrasi pembangunan. Anggaran yang bersifat administratif sekarang sudah berubah menjadi bersifatnya teknis dengan memenuhi kebutuhan dasar dulu,” ujarnya.

Kebutuhan dasar pendidikan dimana rata-rata lama sekolah harus diperbaiki karena angka partisipasi pendidikan dasar 9 tahun belum optimal. Penambahan ruang kelas baru hingga beasiswa menjadi program prioritas. Tidak hanya sekolah SD, SMP, dan SMA, pendidikan paket A, B dan C juga menjadi perhatian.

KDM juga menyoroti disparitas ekonomi antara kabupaten dan kota di Jawa Barat. Bekasi dengan upah tinggi jauh berbeda dengan wilayah Majalengka, Kuningan hingga Indramayu. Disisi lain, standar hidup masyarakat ditetapkan sama.

“Orang perkotaan bayar kontrak, beli beras, beli makan jadi pendapatan besar, kalau di Kuningan atau Majalengka beras tidak beli karena panen sendiri, sayuran tidak beli air tidak beli sehingga tingkat pendapatan rendah tidak menjadi tolak ukur. Tetapi ini adalah tantangan kita semua agar investasi Jawa Barat tertinggi harus memiliki implikasi terhadap ketersediaan dan terisinya lapangan kerja di seluruh provinsi Jawa Barat,” tegasnya.

Peningkatan kualitas kesehatan warga juga menjadi aspek layanan dasar yang menjadi fokus utama. Tidak boleh ada perbedaan pelayanan kesehatan dari tingkat rujukan pertama di desa sampai pada tingkat rujukan kedua bahkan ketiga.

KDM juga menargetkan efesiensi anggaran dengan melakukan perampingan kelembagaan. Jumlah orang yang bekerja sebagai tenaga pemerintah Provinsi Jawa Barat harus betul-betul didasarkan pada angka kebutuhan layanan dasar masyarakat. Jumlah jabatan akan dirampingkan demikian juga jumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Ada yang tetap, ada yang dua berubah menjadi satu, bisa jadi ada yang tiga berubah menjadi satu. Ini adalah jawaban terhadap prinsip-prinsip pengelolaan keuangan yang efisien. Karena kita bicara tentang efisiensi, kita bicara tentang realokasi, kalau jumlah jabatan sangat banyak tetap akan mempengaruhi kekuatan fiskal,” jelasnya.

Efesiensi pada BUMD juga akan dilakukan. Tidak ada lagi direktur dan komisaris dalam jumlah banyak. BUMD diharapkan memiliki kontribusi besar terhadap penunjang kegiatan pemerintah untuk memberikan layanan publik terhadap masyarakat secara kuat. Memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan daya saing, sekaligus juga sebagai aset pemerintah.

BUMD tersebut akan digabungkan dalam satu holding BUMD Sanggabuana dan akan dikelola oleh orang-orang yang profesional di bidangnya, melalui seleksi terbuka.

“Untuk itu di usia 81 provinsi Jawa Barat ini, izinkan saya melakukanperubahan-perubahan mendasar untuk membangun profesionalisme dan postur pemerintahan yang memiliki keberpihakan kepada masyarakat, memiliki visi besar bagi kemampuan kemakmuran masyarakat, dan kemudian juga efisien dan secara bertahap menyelesaikan problematika kehidupan masyarakat secara terbuka,” tuturnya.

(HMS/Red) **

Berita Terkait

Dan+Dan Hadirkan Toko Kosmetik Kekinian dengan Produk Original dan Berkualitas di Palembang  
Semangat Maulid Nabi, Hj. Nirawati S.E. Dorong Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Persaudaraan
Presiden Pimpin Ratas Karhutla di Palembang, Kapolda Sumsel Hadir Bersama Forkopimda
Apel Pagi Pemdes Ciangsana, H. Udin Saputra Tekankan Disiplin dan Pelayanan Terbaik untuk Warga
Polda Sumsel Tahan 20 Tersangka Karhutla, Perkuat Penegakan Hukum Cegah Kabut Asap
Penataan Kabel Udara Bandung Berlanjut, 42 Ruas Jalan Telah Dituntaskan
Wali Kota Bandung Soroti Warga di Transisi Desil 5-6, Pastikan Tetap Terlindungi
Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027, Sejarah Kota Jadi Kekuatan Utama

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Penataan Kabel Udara Bandung Berlanjut, 42 Ruas Jalan Telah Dituntaskan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Wali Kota Bandung Soroti Warga di Transisi Desil 5-6, Pastikan Tetap Terlindungi

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027, Sejarah Kota Jadi Kekuatan Utama

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:44 WIB

66 ASN Pemkot Bandung Purna Tugas, Farhan: Dedikasi Puluhan Tahun Menjadi Warisan Pengabdian

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:36 WIB

139 ASN Pemkot Bandung Naik Pangkat, Farhan Tekankan Tanggung Jawab dan Peningkatan Pelayanan Publik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Dari Kampung ke Kampung, H. Udin Saputra Hadir Bersama Warga Semarakkan HUT RI ke-81 di Ciangsana

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Desa Tarikolot Satukan Warga Lewat Lomba dan Doorprize

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:43 WIB

40 Tim Alumni dan 30 UMKM Meriahkan Reuni Akbar IKABA Se-Bandung Raya

Berita Terbaru