SatuNews.IdBANDUNG — Drs. Asmara Hadi, MO, MPA, putra Sumatera Selatan yang kini berdomisili di Jawa Barat, menyatakan komitmennya untuk membawa Ikatan Keluarga Sumatera Selatan (IKA Sumsel) Jawa Barat menjadi organisasi yang semakin solid, mandiri, aktif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas.
Mengusung semangat Bersama Menguatkan IKA Sumsel, Bersinergi untuk Sumatera Selatan”, Asmara Hadi membawa gagasan untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menyatukan seluruh anggota dalam semangat kekeluargaan, kebersamaan, dan gotong royong.
Menurut Asmara Hadi, IKA Sumsel tidak seharusnya hanya menjadi wadah berkumpul masyarakat Sumatera Selatan di tanah perantauan. Lebih dari itu, IKA Sumsel harus mampu menjadi rumah besar yang mempererat silaturahmi, membuka ruang kolaborasi, memberdayakan anggota, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Berbekal Pengalaman Organisasi
Asmara Hadi memiliki latar belakang pendidikan mulai dari jenjang D3, S1 hingga S2 yang ditempuh melalui pendidikan kedinasan. Saat ini, ia juga tengah melanjutkan pendidikan S3 di bidang DIP. Dalam kesehariannya, Asmara Hadi berprofesi sebagai pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN).
Di luar tugas profesionalnya, ia aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Minat terhadap olahraga, kegiatan petualangan, Pramuka, serta berbagai organisasi kemasyarakatan menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
Pengalaman organisasi yang dimilikinya antara lain sebagai Wakil Sekretaris IKA Sumsel periode 2023–2026, Wakil Ketua TP Sriwijaya Jawa Barat periode 2021–2023, serta Ketua PC TP Sriwijaya Kabupaten Bandung Barat periode 2022–2027.
Ia juga pernah dipercaya sebagai Sekretaris Penasehat IKSBS periode 2021–2024, Anggota Penasehat IKSBS periode 2024–2027, Ketua Penasehat KAMSRI periode 2018–2023, serta Ketua IKLUM Sekdin dalam beberapa periode sejak 2012 hingga 2026.
Di bidang pendidikan dan kepemudaan, Asmara Hadi pernah menjabat sebagai Ketua IKA SMAN 3 Palembang periode 2016–2019 dan Ketua Mabiran Pramuka sejak 2004 hingga sekarang.
Pengalaman lainnya mencakup keterlibatan dalam FKPPI, PPM Bandung, PPI Palembang, serta organisasi olahraga di lingkungan KONI Bandung.
Beragam pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Asmara Hadi dalam memahami dinamika organisasi, membangun komunikasi, serta menyatukan anggota yang berasal dari berbagai latar belakang, profesi, generasi, dan daerah asal di Sumatera Selatan.
Visi IKA Sumsel Jawa Barat
Dalam pencalonannya sebagai Ketua IKA Sumsel Jawa Barat, Asmara Hadi membawa visi:
“Terwujudnya IKA Sumsel yang mandiri, erat kekeluargaannya, dan aktif berkontribusi bagi anggota serta masyarakat luas.”
Visi tersebut dijabarkan melalui tiga pilar utama, yakni mandiri, kekeluargaan, dan berkontribusi.
Pilar mandiri diarahkan untuk membangun organisasi paguyuban yang kuat, profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Pilar kekeluargaan ditujukan untuk mempererat silaturahmi dan rasa memiliki di antara seluruh anggota, tanpa membedakan generasi, profesi, maupun kabupaten dan kota asal di Sumatera Selatan.
Sementara pilar berkontribusi diarahkan untuk menghadirkan berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, serta pembangunan di daerah asal maupun daerah perantauan.
Lima Misi Utama
Untuk mewujudkan visi tersebut, Asmara Hadi merumuskan lima misi utama.
Pertama, penguatan organisasi. IKA Sumsel akan diarahkan memiliki tata kelola organisasi yang profesional, transparan, tertib, dan inklusif.
Kedua, mempererat silaturahmi seluruh anggota. Upaya ini dilakukan melalui penguatan jaringan komunikasi serta berbagai kegiatan yang melibatkan anggota secara aktif dan berkelanjutan.
Ketiga, pemberdayaan anggota. IKA Sumsel diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan kapasitas, jejaring usaha, dan peningkatan kesejahteraan anggota.
Keempat, IKA Sumsel Peduli. Program ini diarahkan untuk memperkuat kegiatan sosial serta kepedulian terhadap anggota dan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Kelima, kolaborasi dan sinergi. IKA Sumsel akan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
IKA Sumsel Harus Menjadi Rumah Besar
Asmara Hadi menegaskan, IKA Sumsel ke depan harus mampu berkembang menjadi lebih dari sekadar organisasi paguyuban.
IKA Sumsel diharapkan menjadi rumah besar bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan di Jawa Barat. Sebuah ruang untuk bersilaturahmi, bertukar gagasan, membangun jejaring, berkolaborasi, serta bersama-sama memberikan manfaat bagi sesama.
Semangat tersebut dirangkum dalam pesan:
Bersama anggota kita kuat, bersama organisasi kita hebat, bersama IKA Sumsel kita bermartabat.”
Ia juga membawa semangat kebersamaan melalui slogan:
Satu keluarga, satu semangat, satu IKA Sumsel. Bersama kita kuatkan organisasi, bersama kita eratkan kekeluargaan, bersama kita hadirkan kontribusi nyata bagi antaranggota dan masyarakat.”
Dengan semangat “IKA Sumsel Jawa Barat, Mandiri, Bersatu, Berkontribusi”, Asmara Hadi memohon doa, dukungan, dan kepercayaan dari seluruh anggota untuk bersama-sama membangun IKA Sumsel Jawa Barat yang lebih solid, mandiri, profesional, dan mampu memberikan dampak nyata bagi anggota serta masyarakat luas.
Kito Pacak!!!
Semangat tersebut menjadi penegasan bahwa IKA Sumsel tidak boleh berhenti sebagai wadah berkumpul, tetapi harus terus berkembang menjadi organisasi yang mampu memperkuat persaudaraan, membangun sinergi, memberdayakan anggota, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sumsel Bersatu Teguh.
* Andi *


























