Rembuk Stunting 2026 Gunungsari: Bersama Bergerak, Bersama Bertindak, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:17 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembuk Stunting 2026 Gunungsari: Bersama Bergerak, Bersama Bertindak, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

satunews.id – BOGOR — Pemerintah Desa Gunungsari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menggelar Rembuk Stunting Tahun 2026 dengan mengusung tema “Bersama Bergerak, Bersama Bertindak”, Rabu, 19 Agustus 2026.

Rembuk Stunting 2026 Gunungsari: Bersama Bergerak, Bersama Bertindak, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan stunting sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi bagi ibu dan anak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rembuk Stunting tersebut dihadiri langsung Kepala Desa Gunungsari Uwes Wijaya, S.E., Ketua TP-PKK Desa Gunungsari, tenaga medis Puskesmas, bidan, Ketua BPD, Ketua LPM, aparatur desa, para ketua RT dan RW, relawan Desa Gunungsari, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Gunungsari Uwes Wijaya, S.E., menegaskan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pemerintah desa tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan tenaga kesehatan, kader, keluarga, serta masyarakat.

Uwes Wijaya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, khususnya ibu bidan, yang selama ini telah berperan aktif memberikan pendampingan, edukasi, pelayanan, serta perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak di Desa Gunungsari.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu bidan dan seluruh tenaga kesehatan yang selama ini terus mendampingi masyarakat. Peran mereka sangat penting dalam memberikan edukasi dan memastikan kesehatan ibu serta anak mendapatkan perhatian yang baik. Mudah-mudahan sinergi ini terus berjalan dan semakin kuat,” ujar Uwes Wijaya.

Ia berharap Rembuk Stunting tidak berhenti sebagai agenda tahunan atau sekadar kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan langkah nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Bersama bergerak, bersama bertindak. Artinya, kita semua memiliki tanggung jawab. Pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, RT, RW, keluarga dan masyarakat harus memiliki kepedulian yang sama terhadap tumbuh kembang anak,” tambahnya.

Sementara itu, tenaga medis Puskesmas dan bidan dalam kesempatan tersebut turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Pemantauan tumbuh kembang anak, pemenuhan kebutuhan gizi, kesehatan ibu sejak masa kehamilan, serta keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam upaya menekan risiko stunting.

Masyarakat juga didorong untuk aktif berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan persoalan terkait kesehatan ibu dan anak. Langkah deteksi dan penanganan sejak dini dinilai menjadi kunci agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Rembuk Stunting 2026 ini sekaligus memperlihatkan bahwa upaya membangun generasi yang sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi nyata seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat “Bersama Bergerak, Bersama Bertindak”, Pemerintah Desa Gunungsari berkomitmen memperkuat sinergi dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat demi melahirkan generasi penerus yang sehat, cerdas, berkualitas, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Rembuk Stunting 2026 Gunungsari: Bersama Bergerak, Bersama Bertindak, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 Desa Gunungsari berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses.

(Aminah).**

 

Berita Terkait

Gebyar Merdeka RI ke-81, Ratu Dewa Dorong Panggung Seni Ampera Jadi Ruang Kreatif Warga
Kapolda Sumsel Terima Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan dari detikSumatera Awards 2026
332 Anak Yatim Jadi Prioritas Sebelum Pesta Rakyat,Pemdes Klapanunggal Buka HUT RI dengan Aksi Nyata 
PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW, LAPAS NARKOTIKA KELAS IIB BANYUASIN GELAR KAJIAN AKHLAK DAN KEPEMIMPINAN RASULULLAH
Bantuan Pangan Ciriung Tepat Sasaran,960 KPM Terima 30 Kg Beras
GARUDA INDONESIA TRAVEL FAIR 2026 DI PALEMBANG MULAI HARI INI, 390 RIBU KURSI DOMESTIK DAN INTERNASIONAL SIAP DIBURU
Gelar Cek Kesehatan Gratis DPD Demokrat Sumsel
Sertijab Kalapas Banyuasin, Estafet Kepemimpinan Resmi Berganti 
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:32 WIB

332 Anak Yatim Jadi Prioritas Sebelum Pesta Rakyat,Pemdes Klapanunggal Buka HUT RI dengan Aksi Nyata 

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Bantuan Pangan Ciriung Tepat Sasaran,960 KPM Terima 30 Kg Beras

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Public Lecture Desa Ciangsana: Belajar dari Tiongkok, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Polsek Klapanunggal Perkuat Pencegahan Tambang Ilegal, Papan Imbauan Dipasang di Sejumlah Lokasi Galian C

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Lima Dusun Bawa Dongdang, Kades Nagrak Tetap Berapi-api Semarakkan Karnaval Budaya HUT RI ke-81

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Kades Ciangsana H. Udin Saputra Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasul dan Memperkuat Ukhuwah

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:10 WIB

Pengajian Bulanan Tingkat Kecamatan Citeureup Digelar di Desa Tangkil, Kades Fikriana Ajak Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keislaman

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:00 WIB

Milad Kades Cipeucang Jadi Momentum Berbagi, Puluhan Lansia Tersenyum Terima Sembako di Tengah Pengajian Majelis Taklim

Berita Terbaru