Harkitnas ke-118 Kabupaten Sukabumi: “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Bupati Asep Japar Serukan Kebangkitan Digital dan Persatuan Nasional

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:53 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harkitnas ke-118 Kabupaten Sukabumi: “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Bupati Asep Japar Serukan Kebangkitan Digital dan Persatuan Nasional

Satunews.id, Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Alun-alun Palabuhanratu, Rabu (20/05/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dengan Komandan Upacara IPDA Tri Yuda Rinaldy Ruslan dari Polres Sukabumi.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, sebagai pengingat pentingnya menjaga generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan tantangan era digital yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, yang dibacakan Bupati Sukabumi, disampaikan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.

Menurutnya, lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi tonggak sejarah perubahan perjuangan bangsa Indonesia, dari perjuangan fisik menuju perjuangan intelektual, persatuan, dan diplomasi.

“Semangat tahun 1908 adalah tonggak di mana perjuangan bangsa mulai melampaui sekat-sekat kedaerahan demi mewujudkan kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ujar Bupati membacakan sambutan menteri.

Ia menjelaskan, tantangan bangsa saat ini tidak lagi sekadar mempertahankan wilayah, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi serta ruang digital agar tetap sehat, aman, dan berpihak pada masa depan generasi muda Indonesia.

Pemerintah, lanjutnya, terus menjalankan berbagai program strategis nasional guna memperkuat kualitas sumber daya manusia. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa, mulai dari akses pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, hingga kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam amanat tersebut juga disoroti pentingnya perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

Salah satu kebijakan yang mulai diberlakukan sejak 28 Maret 2026 yakni penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun terhadap platform digital berisiko tinggi.

“Kita ingin memastikan anak-anak sebagai tunas bangsa dapat tumbuh di ruang digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan usia perkembangan mereka,” lanjutnya.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini juga menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, tokoh masyarakat, praktisi, hingga generasi muda untuk kembali menyalakan semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme sebagaimana dicontohkan para pendiri bangsa.

Bupati Sukabumi menegaskan bahwa kebangkitan nasional harus dimaknai sebagai gerakan kolektif untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Upacara berlangsung tertib, penuh semangat nasionalisme, dan menjadi momentum refleksi bersama untuk terus menjaga persatuan serta membangun Indonesia yang lebih kuat, maju, dan berdaulat di era modern.

(Ginanjar)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terbaru