DPRD Kabupaten Bogor “Gedor” Tiga Agenda Strategis, LKPJ Bupati Jadi Sorotan Tajam!

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:03 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bogor – DPRD Kabupaten Bogor bersama Bupati dan Wakil Bupati Bogor menggelar rapat paripurna penuh tensi politik dan strategi pembangunan daerah. Dalam sidang yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Bogor itu, tiga agenda besar dibahas sekaligus menjadi sorotan publik terkait arah masa depan Kabupaten Bogor. Rabu (06/05/2026).

Rapat yang dihadiri para Wakil Ketua DPRD, anggota dewan lintas fraksi, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut menjadi panggung evaluasi keras terhadap kinerja pemerintahan sekaligus penegasan komitmen pembangunan daerah yang lebih progresif dan berpihak kepada rakyat.

Agenda pertama yang mencuri perhatian adalah pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa DPRD tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat. Langkah ini dinilai sebagai gebrakan penting DPRD dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan pembangunan wilayah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, agenda kedua menjadi titik paling krusial dalam rapat paripurna, yakni penetapan keputusan DPRD terhadap rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bogor Tahun Anggaran 2025.

Berbagai catatan tajam, evaluasi strategis, hingga masukan konstruktif dari fraksi-fraksi DPRD disampaikan sebagai bentuk kontrol politik terhadap jalannya pemerintahan daerah. Mulai dari persoalan infrastruktur jalan dan jembatan, pelayanan kesehatan, pendidikan, pengembangan SDM, hingga pemerataan pembangunan menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Bogor.

Sementara agenda ketiga adalah penutupan masa persidangan kedua Tahun 2025–2026 sekaligus pembukaan masa persidangan ketiga Tahun 2025–2026, yang menandai dimulainya babak baru pengawasan dan pembahasan kebijakan daerah ke depan.

Dalam keterangannya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bogor atas pembahasan LKPJ yang dinilai kritis, mendalam, dan penuh tanggung jawab.

“Seluruh rekomendasi DPRD akan kami tindaklanjuti secara serius sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor,” tegas Rudy Susmanto.

Ia menekankan bahwa rekomendasi DPRD bukan sekadar formalitas politik, melainkan alarm penting bagi pemerintah daerah untuk mempercepat kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Rudy juga menyoroti pentingnya perlindungan masyarakat hukum adat sebagai identitas besar Kabupaten Bogor yang memiliki keberagaman budaya, wilayah luas, dan jumlah penduduk yang sangat besar.

“Keberagaman wilayah Kabupaten Bogor dari barat, utara, selatan hingga timur merupakan kekuatan besar yang wajib dijaga bersama,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kabupaten Bogor tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan anggaran, tetapi harus diperkuat dengan kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh budaya.

Rapat paripurna ini pun menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Kabupaten Bogor tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga mulai menunjukkan sikap lebih agresif dalam mengawal arah pembangunan daerah agar lebih transparan, inklusif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
(Aminah)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah

Berita Terbaru