Satunews.id
Kab. Bandung – Perumda Air Minum Tirta Raharja terus mempercepat peningkatan layanan air bersih melalui pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Desa Rancamanyar dan Desa Rancamulya. Hingga awal Mei 2026, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen dari total panjang jaringan kurang lebih 3 kilometer. Senin (04/5/2026).
Pembangunan yang dimulai sejak awal April 2026 ini merupakan bagian dari strategi perluasan cakupan layanan air minum perpipaan bagi masyarakat. Kehadiran JDU diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga akan akses air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan.
Sebelum pelaksanaan konstruksi, Perumda Air Minum Tirta Raharja telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah desa setempat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan dukungan warga sekaligus meminimalkan potensi kendala di lapangan selama proses pembangunan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap regulasi. Seluruh pekerja dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta dilengkapi papan informasi proyek sebagai bentuk transparansi kepada publik.
Melalui pembangunan JDU ini, Perumda menargetkan pemasangan sekitar 1.000 sambungan rumah (SR) baru. Target tersebut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air minum perpipaan sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup warga.
Perumda Air Minum Tirta Raharja berharap, pembangunan ini tidak hanya memperluas cakupan layanan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya di wilayah Rancamanyar dan Rancamulya.
Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan ke depan. (Asp)



























