Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bogor – Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-30 di Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menjelma menjadi panggung aksi nyata. Pemerintah Desa Karanggan tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi langsung mengeksekusi hingga launching Program Habitat—kolaborasi strategis bersama Habitat for Humanity Indonesia dan Pakuwon Peduli yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dari survei lapangan sebagai pemetaan kebutuhan hingga puncaknya pada launching program yang dirangkaikan dengan peninjauan langsung ke rumah warga dan fasilitas pendidikan. Fokus program mencakup pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), fasilitas sanitasi (toilet), penguatan layanan Posyandu, serta perbaikan SD Karanggan 1 dan 2.

Capaian konkret mulai terlihat. Sedikitnya 20 unit Rutilahu direalisasikan dalam program ini, menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Karanggan Asdi, SE, jajaran perangkat desa, perwakilan Pakuwon Peduli, unsur keamanan (Linmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa), Ketua BPD, LPM, para Kepala Dusun, RT/RW, perwakilan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta Kurnia Indra selaku Camat Gunung Putri yang turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kurnia Indra (Camat Gunung Putri) yang menilai langkah Pemdes Karanggan sebagai contoh konkret implementasi otonomi daerah yang berdampak nyata.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Karanggan yang telah merealisasikan program Habitat ini. Mulai dari Rutilahu, Posyandu, hingga fasilitas toilet—semuanya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program Rutilahu dalam kolaborasi ini telah mencapai sekitar 20 unit rumah, serta menekankan pentingnya transparansi dan sinergi dalam pelaksanaannya.

“Terima kasih kepada para donatur dari Pakuwon Peduli. Program ini berjalan secara transparan, melibatkan unsur akademisi, masyarakat, dan berbagai pihak. Ini adalah contoh sinergi yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Tak lupa, Camat Gunung Putri juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang turut mengawal dan mempublikasikan program tersebut. “Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada publik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karanggan Asdi, SE menegaskan bahwa momentum OTODA menjadi pijakan strategis untuk mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan riil warga.

“Ini bukan sekadar peringatan. Ini adalah bukti bahwa desa mampu bergerak cepat, mandiri, dan berkolaborasi menghadirkan perubahan nyata,” ungkapnya.

Perwakilan Habitat for Humanity Indonesia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang layak, sehat, dan aman.

Di sisi lain, Pakuwon Peduli menegaskan bahwa program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berorientasi pada dampak berkelanjutan, tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Antusiasme warga menjadi bukti keberhasilan awal program ini. Rasa syukur dan harapan baru tumbuh seiring perubahan yang mulai dirasakan secara langsung.

Dengan semangat OTODA ke-30, Desa Karanggan menegaskan diri sebagai motor penggerak pembangunan berbasis kolaborasi. Program Habitat ini bukan sekadar launching, melainkan tonggak perubahan yang memperlihatkan bahwa sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. (Aminah)

Berita Terkait

Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi
Musdes Klapanunggal 2026/2027: Evaluasi Tajam, Aspirasi Mengalir, Arah Pembangunan Ditegaskan Tanpa Kompromi
Roboh Sejak 2022, MI AL-HIKMAH : 200 Siswa Bertahan di Tengah Keterbatasan
TKA 2026 Makin Solid SD Kembangkuning Padukan Akademik Olahraga dan MBG Demi Generasi Unggul
KPID Jabar Luncurkan Tema dan Logo Anugerah Penyiaran 2026, Dorong Penyiaran Berkualitas dan Berkelanjutan
BSPS Digelontorkan di Babakan Madang: Harapan Rumah Layak Huni Menguat, Warga Cijayanti Sambut dengan Antusias
Wagub Jabar Buka Musda Hanura, Evaluasi Kinerja dan Target Penguatan Kursi DPRD Jadi Sorotan
Musdes Suka Damai Tetapkan APBDes 2026, Wujudkan Perencanaan Transparan dan Pembangunan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:59 WIB

Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Rabu, 29 April 2026 - 19:09 WIB

Musdes Klapanunggal 2026/2027: Evaluasi Tajam, Aspirasi Mengalir, Arah Pembangunan Ditegaskan Tanpa Kompromi

Rabu, 29 April 2026 - 11:21 WIB

TKA 2026 Makin Solid SD Kembangkuning Padukan Akademik Olahraga dan MBG Demi Generasi Unggul

Selasa, 28 April 2026 - 18:13 WIB

KPID Jabar Luncurkan Tema dan Logo Anugerah Penyiaran 2026, Dorong Penyiaran Berkualitas dan Berkelanjutan

Selasa, 28 April 2026 - 18:06 WIB

BSPS Digelontorkan di Babakan Madang: Harapan Rumah Layak Huni Menguat, Warga Cijayanti Sambut dengan Antusias

Selasa, 28 April 2026 - 16:02 WIB

Wagub Jabar Buka Musda Hanura, Evaluasi Kinerja dan Target Penguatan Kursi DPRD Jadi Sorotan

Selasa, 28 April 2026 - 12:29 WIB

Musdes Suka Damai Tetapkan APBDes 2026, Wujudkan Perencanaan Transparan dan Pembangunan Tepat Sasaran

Berita Terbaru