Makanan Bergizi Nasional Diarak, Kualitasnya Nyaris Kadaluarsa

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:59 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makanan Bergizi Nasional Diarak, Kualitasnya Nyaris Kadaluarsa

satunews.id – Bekasi – Program Makanan Bergizi Nasional (MBG) yang digagas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik kini menuai sorotan di lapangan. Dugaan perlakuan berbeda antara siswa sekolah negeri dan swasta mencuat setelah ditemukannya sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan program tersebut di wilayah Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.Rabu,(11/03/2026)

Kejadian ini dilaporkan terjadi di lingkungan pendidikan yang berada di Jalan Pasirandu, yakni SDIT Al-Fattah serta SMP–SMK Darma Asih. Pihak sekolah melalui salah satu kepala yayasan menyampaikan adanya persoalan terkait kualitas makanan yang diterima siswa dalam program MBG tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan yang disampaikan, beberapa paket makanan yang dibagikan kepada siswa diduga sudah mendekati masa kedaluwarsa bahkan hampir basi, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait standar kelayakan konsumsi bagi para pelajar.

Selain itu, muncul pula pertanyaan terkait mekanisme distribusi dan standar kualitas makanan dalam program MBG. Pihak sekolah menilai bahwa pelaksanaan di lapangan diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan konsep program yang dicanangkan pemerintah, yang seharusnya memastikan makanan bergizi, layak konsumsi, dan merata bagi seluruh siswa tanpa membedakan status sekolah negeri maupun swasta.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendidik dan orang tua murid. Mereka berharap program yang sejatinya bertujuan meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda tidak justru menimbulkan persoalan baru.

Sejumlah pihak meminta agar instansi terkait segera melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap proses penyediaan serta distribusi makanan dalam program MBG, mulai dari tahap produksi, pengemasan, hingga penyaluran ke sekolah-sekolah.

Solusi yang Diharapkan

Untuk menjaga integritas program nasional tersebut, beberapa langkah dinilai perlu segera dilakukan, antara lain:

Audit kualitas makanan oleh dinas terkait untuk memastikan standar gizi dan keamanan pangan terpenuhi.

Pengawasan distribusi yang transparan, agar tidak terjadi perbedaan perlakuan antara sekolah negeri dan swasta.

Evaluasi terhadap penyedia atau vendor makanan, termasuk pengecekan masa kedaluwarsa dan kualitas produk sebelum dibagikan kepada siswa.

Pelibatan pihak sekolah dan orang tua dalam proses monitoring agar program berjalan sesuai tujuan pemerintah.

Program MBG pada dasarnya merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, berbagai pihak berharap pelaksanaan di lapangan benar-benar dijalankan secara profesional, transparan, dan adil, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh siswa di Indonesia.

(A/Hermanto) **

Berita Terkait

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Respons Cepat Laporan Warga, Polres Prabumulih Evakuasi Korban Tertemper Kereta Api di Rambang Kapak Tengah
Satgas Karhutla Kodim 0418/Palembang Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Kertapati
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Pawai Jampana HJKB 216 Siap Guncang Dago-Merdeka, 1,3 Km Penuh Atraksi Seni!
Hampir 200 Pecatur Serbu BCBS Seri II, Drs. H. Mulyadi Bidik Lahirnya Bibit Juara Catur Indonesia
Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan
Direktur Utama Teddy Andrian: Perbaikan Pipa Bukan Cuma Soal Galian, Kualitas Harus Diutamakan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru