Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Para Ketua RW Berkolaborasi Atasi Banjir Dayeuhkolot

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:55 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot menggelar sosialisasi sekaligus konsolidasi dengan para Ketua RW di beberapa desa di Kecamatan Dayeuhkolot untuk membahas penanganan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.

Silaturahmi dan konsolidasi ini digelar secara maraton oleh Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot di Groei Coffee kawasan Telkom University, Sukapura, Dayeuhkolot, Sabtu-Minggu (7-8/2/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pertemuan pertama yang digelar Sabtu (7/2), Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot mengundang para Ketua RW se-Desa Dayeuhkolot. Sedangkan pada Minggu (8/2) giliran para Ketua RW se-Desa Citeureup yang diundang Pentahelix.

Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto mengatakan kegiatan silaturahmi dan konsolidasi dengan para Ketua RW tersebut dimanfaatkan untuk menyosialisasikan hasil pemetaan titik-titik lokasi banjir sekaligus menampung masukan dari para Ketua RW

“Selain menampung masukan dari para Ketua RW, kami juga menyampaikan rencana dan langkah-langkah percepatan penanganan banjir sekaligus kami mengajak para Ketua RW untuk berkolaborasi menangani banjir di Dayeuhkolot,” ujar Tri Rahmanto kepada awak media, Minggu (8/2/2026).

Tri berharap pertemuan tersebut dapat membuka kembali kesadaran masyarakat khususnya para Ketua RW untuk bersama-sama dan berkolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan banjir, minimal di lingkungan masing-masing.

“Sejak dibentuk pada November 2025 lalu, kami telah melaksanakan sejumlah kegiatan untuk menekan risiko banjir diantaranya normalisasi saluran drainase, pemasangan pintu air Pasigaran, pemasangan bronjong sempadan sungai Citarum dan lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Tri Rahmanto, berbagai program prioritas penanganan banjir Dayeuhkolot akan dilaksanakan pada 2026 ini mulai dari pembangunan Jembatan Sukabirus dan Pasigaran, pengadaan mesin sedot, normalisasi saluran drainase, pengerukan sungai dan program lainnya melalui kolaborasi lintas sektoral.

Pada kesempatan tersebut, para Ketua RW menyampaikan berbagai permasalahan dsn usulan penanganan banjir di lingkungan masing-masing. Misalnya Ketua RW 12 Citeureup melaporkan luapan Sungai Cigede yang masih sering terjadi sehingga diusulkan peninggian parapet setinggi 80 sentimeter sepanjang 150 meter serta pemasangan pintu air.

RW lainnya juga menyampaikan permasalahan serupa mulai dari permasalahan bangunan liar yang menghambat aliran air, usulan pemasangan pintu air, usulan pengerukan sungai hingga kirmir roboh dekat kawasan industri PT Metro Garmin dam Daliatex yang menyebabkan luapan air ke pemukiman warga.

Tri memastikan, seluruh usulan yang disampaikan para Ketua RW akan segera ditindaklanjuti dan dilakukan mitigasi ke lapangan sesuai skala prioritas, bersama instansi teknis terkait.

“Kami akan segera melakukan mitigasi terhadap usulan-usulan yang disampaikan. Penanganan banjir tidak bisa berjalan sendiri, perlu kolaborasi semua pihak. Kami juga meminta para Ketua RW untuk terus bekerja sama dengan masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, terutama dalam pengendalian sampah dan menjaga saluran air tetap berfungsi,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagian usulan yang menjadi kewenangan Dinas PSDA Provinsi, Dinas Bina Marga Provinsi, BBWS, serta Dinas PUTR Kabupaten mayoritas telah mendapatkan persetujuan untuk direalisasikan secara bertahap.

Terkait keberadaan bangunan liar yang menghambat normalisasi dan aliran air, Tim Pentahelix menegaskan penertiban akan dilakukan secara bertahap dan tetap mengedepankan pendekatan humanis sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap berbagai usulan para Ketua RW dan masyarakat dapat direalisasikan sehingga penanganan banjir di wilayah Dayeuhkolot dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan mampu meminimalisir dampak banjir bagi masyarakat,” tuturnya. (**)

Berita Terkait

Aksi SDA Provinsi di PT Zhong Xin Palasari Berbuah Hasil, Genangan Kini Jauh Berkurang
Pemkot Bandung Harus Merespon Cepat Kekisruhan Tata Keloka Kebun Binatang Bandung
Rencana Dihadiri Ketum PKB, Muscab PKB Kabupaten Bandung Digelar 8 April Mendatang
120 Anggota DPRD Jawa Barat Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
Kang DS Minta Pejabat Baru Bekerja Cepat dan Utamakan Masyarakat
Banjir Berulang dan Jalan Rusak, Warga Desak Keras Aksi Nyata Bina Marga Provinsi
Kapolda Jabar Berikan Tali Asih kepada Personel Gabungan yang terlibat di Pos Hoegeng Simpang Gadog
Kapolda Jabar Tinjau Wisata Pantai Karanghawu, Tekankan Keselamatan Pengunjung

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:37 WIB

Perluas Lapangan Kerja, Disnaker Bandung Targetkan 4.600 Warga Terserap Program Padat Karya

Jumat, 3 April 2026 - 19:33 WIB

Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati Bekasi Memanas, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Layanan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 19:28 WIB

Gadis 20 Tahun di Aceh Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Neisya Salbila Segera Pulang

Jumat, 3 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati OKU Turun Tangan, Proyek Box Culvert Dikebut untuk Akhiri Banjir Menahun di Sukaraya

Jumat, 3 April 2026 - 19:08 WIB

Penganiayaan Berujung Maut di Baturaja, Pelaku Buron Usai Tusuk Korban hingga Tewas

Kamis, 2 April 2026 - 19:22 WIB

Kasus Campak Meningkat, Jabar Siapkan Imunisasi Massal untuk Anak Balita

Kamis, 2 April 2026 - 18:54 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Sita Uang dan Dokumen Terkait Dugaan Suap Proyek Bekasi

Kamis, 2 April 2026 - 18:42 WIB

Teror Jurnalis di Sumsel, Dugaan Oknum Aparat Kirim Ancaman dan Sebar Data Pribadi

Berita Terbaru