Satunews.id
Kab. Bandung – Ketua DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB Dapil V. Renie Rahayu Fauzi. S.H., menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat benar-benar terwujud dalam bentuk program nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.
Hal tersebut disampaikannya saat menyalurkan bantuan benih ikan lele melalui Program E-Pokir Tahun 2026 kepada Kelompok Tani Hejo Mekar di Kampung Bojongbeurik RT 004 RW 007, Desa Mekarpawitan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung pada Rabu (04/2/2026).
Renie Rahayu menyampaikan rasa syukurnya dapat menyaksikan secara langsung realisasi aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan melalui jalur perencanaan pembangunan daerah.
“Alhamdulillah hari ini saya bisa menyaksikan langsung realisasi aspirasi masyarakat melalui program E-Pokir Tahun 2026. Bantuan benih ikan lele ini diharapkan menjadi penguat usaha kelompok, mendorong kemandirian ekonomi warga, serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Renie Rahayu.
Menurutnya, kehadiran program berbasis kebutuhan masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik wakil rakyat dalam memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, khususnya pada sektor ekonomi produktif masyarakat desa.
“Bagi saya, setiap aspirasi yang diperjuangkan harus benar-benar hadir dalam bentuk program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya sekadar wacana,” tegasnya.
Bantuan benih ikan lele tersebut disalurkan kepada Kelompok Tani Hejo Mekar sebagai upaya mendorong penguatan usaha perikanan rakyat, meningkatkan produktivitas kelompok, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi warga sekitar.
Renie berharap, bantuan ini dapat dikelola secara berkelanjutan dan menjadi pemicu tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal di Kabupaten Bandung.
“Melalui Program E-Pokir, DPRD Kabupaten Bandung berkomitmen terus mendorong realisasi aspirasi masyarakat agar pembangunan daerah berjalan inklusif, partisipatif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan warga di tingkat bawah,” pungkasnya
(Asp )




























