Dedi Mulyadi Tegas Tolak Titipan Siswa di Sekolah Unggulan: Siap Pecat Kepala Sekolah dan Panitia Nakal

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 18:16 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi Tegas Tolak Titipan Siswa di Sekolah Unggulan: Siap Pecat Kepala Sekolah dan Panitia Nakal

Satunews.id, Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat, , menegaskan komitmennya menjaga integritas dan transparansi proses penerimaan siswa baru di sekolah unggulan di Jawa Barat. Ia memastikan tidak boleh ada praktik titip-menitip dalam proses seleksi calon peserta didik yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi.

Penegasan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan pendaftaran siswa baru yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 hingga 29 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dedi Mulyadi, sekolah unggulan harus menjadi ruang bagi siswa terbaik yang memiliki kemampuan akademik maupun non-akademik, sehingga proses seleksi wajib berjalan objektif, bersih, dan bebas dari segala bentuk intervensi.

“Tidak boleh sekolah unggul ada titipan dari siapa pun, atas nama apa pun dan untuk kepentingan apa pun,” tegas Dedi dalam keterangannya.

Ia meminta seluruh kepala sekolah, panitia penerimaan siswa baru, hingga jajaran pendidikan di Jawa Barat menjaga integritas serta menghindari praktik-praktik yang mencederai semangat pendidikan berkeadilan.

Tak hanya memberi peringatan, Dedi juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dalam proses seleksi.

“Saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapa pun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji,” ujarnya.

Selain sanksi administratif, Dedi memastikan pelanggaran dalam penerimaan siswa baru juga dapat diproses secara hukum apabila ditemukan unsur penyimpangan atau penyalahgunaan kewenangan.

“Tidak boleh ada budaya titip-menitip. Kami juga tidak akan segan-segan memproses hukum bagi siapa pun yang terbukti melakukan penyimpangan dalam menerima siswa baru di sekolah unggul,” katanya.

Bahkan, ia menyatakan pemerintah siap membuka kepada publik pihak-pihak yang mencoba menitipkan anaknya melalui jalur yang melanggar prinsip transparansi dan meritokrasi pendidikan.

“Kami juga akan mengumumkan kepada publik siapa-siapa yang menitipkan anaknya di sekolah unggul yang melanggar prinsip-prinsip transparansi dan keunggulan sekolah itu sendiri,” tegasnya lagi.

Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi mengajak seluruh masyarakat mendukung terciptanya sistem pendidikan yang adil, bersih, dan berbasis prestasi tanpa campur tangan pihak mana pun.

“Mari kita wujudkan anak-anak kita menjadi anak-anak berprestasi tanpa intervensi orang tuanya,” tutupnya.

Pernyataan tegas Gubernur Jawa Barat tersebut mendapat perhatian luas masyarakat dan dinilai menjadi sinyal kuat bahwa proses penerimaan siswa baru tahun 2026 harus berjalan lebih transparan, profesional, dan bebas praktik titipan demi menjaga kualitas pendidikan di Jawa Barat.

(DA/red)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terbaru