Balita 2,5 Tahun di Indramayu Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG

satu news 01

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 14:00 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu , -SatuNews. I’d –
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di Posyandu Desa Ujung Pendok Jaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan serius dari masyarakat. Sorotan ini mencuat setelah seorang balita berusia 2,5 tahun dilaporkan mengalami dugaan keracunan usai mengonsumsi salah satu menu MBG, yakni buah naga yang diduga sudah tidak layak konsumsi.

Berdasarkan keterangan Agung, ayah korban, gejala muntah-muntah dialami anaknya tidak lama setelah mengonsumsi buah naga dari paket MBG tersebut. Kondisi korban kemudian semakin memburuk sehingga harus segera dilarikan ke RS Mitra Plumbon, Widasari, pada Jumat sore hingga malam Sabtu (23/01/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru selesai makan buah naga, anak saya langsung muntah-muntah. Buahnya sudah tidak layak, bahkan ada belatung,” ungkap Agung kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan medis di RS Mitra Plumbon. Pihak rumah sakit masih melakukan observasi dan belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti dugaan keracunan yang dialami korban.

Tak hanya menu buah naga, sejumlah warga Desa Ujung Pendok Jaya juga mengeluhkan kualitas menu MBG lainnya. Beberapa makanan dinilai kurang layak konsumsi, seperti sayuran yang diduga sudah basi, perkedel yang keras, serta roti tawar yang hanya dibungkus kertas tanpa pelengkap dan dalam kondisi kering. Akibatnya, sebagian warga mengaku memilih untuk tidak mengonsumsi bahkan membuang paket MBG yang diterima.

Warga pun mempertanyakan peran Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) serta tenaga ahli gizi dalam proses pengawasan kualitas makanan. Mereka mendesak agar setiap menu MBG diperiksa secara ketat dan dicicipi terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada anak-anak, demi menghindari kejadian serupa.

Selain kualitas makanan, waktu pendistribusian MBG juga menjadi perhatian. Di Desa Ujung Pendok Jaya, paket MBG disebut baru diterima sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa makanan sudah tidak lagi segar saat sampai ke tangan penerima.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, awak media mendatangi dapur MBG yang berlokasi di Desa Ujung Jaya. Di lokasi, awak media ditemui oleh salah satu karyawan yang juga menjabat sebagai Asisten Lapangan (Aslap), Tri Septi. Ia mengakui adanya kelalaian dalam proses pendistribusian dan menyatakan pihaknya akan segera melakukan evaluasi internal.

“Kami mengakui adanya kelalaian dari tim pendistribusian. Hal ini akan segera kami evaluasi dan kami tindak lanjuti dengan memberikan teguran kepada pihak terkait,” ujar Tri Septi.

Ia juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama, pihak korban bersama Kepala Desa Ujung Pendok Jaya, Hj. Waelinah, dijadwalkan datang ke dapur MBG untuk melakukan klarifikasi terkait insiden tersebut.

“Ya, sebentar lagi pihak korban dan Ibu Kuwu akan datang untuk klarifikasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nurwasita selaku mitra pelaksana Program MBG tidak berada di kantor saat awak media berkunjung karena libur operasional. Keterangan sementara disampaikan oleh Tri Septi yang mewakili pihak yayasan dan membenarkan adanya kekeliruan terkait dugaan keracunan setelah konsumsi paket MBG.

Hingga saat ini, hasil pertemuan antara pihak korban dan mitra MBG masih belum diperoleh. Rajawalinusantaratv.id akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru setelah adanya keterangan resmi dari pihak terkait.

(Mas)

Berita Terkait

Wagub Erwan: Jawaban Soal Surplus APBD 2027 Disampaikan 2 November
Lapas Kelas I Palembang Bagikan Al-Qur’an, Juz Amma dan Alkitab kepada Warga Binaan  
Rp229,5 Juta untuk Pembangunan Sentul, Kades Alex dan Camat Makmun Tekankan Kualitas
SDA Watch Bongkar Akar Karhutla OKI, Dorong Solusi Nyata agar Kabut Asap Tak Kembali Mengancam
Dandim 0418/Palembang Ajak Mahasiswa UIN Raden Fatah Jaga Keutuhan Bangsa di Tengah Geopolitik Dunia
Polda Sumsel Laksanakan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel
Rp205 Juta Digelontorkan! Pemdes Bojongnangka Bangun TPT 400 Meter, H. Amir Arsyad Apresiasi Bupati Bogor
Bertepatan dengan Sumpah Pemuda 2026, Satunews.id Sampaikan Ucapan HUT ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor: Teguhkan Persatuan, Perkuat Pengabdian!

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Dendi Stefandi, S.H., M.Kn., Wakil Ketua umum BBC Corps Siap Perkuat Organisasi dengan Pengalaman dan Pengabdian Nyata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Reses DPRD Kota Sukabumi di Cisarua, Warga Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Bantuan Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:36 WIB

PELANTIKAN PENGURUS GOW, BUPATI MINTA JAGA SOLIDITAS DAN FOKUS PROGRAM KEMASYARKATAN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Meriah dan Khidmat! Pemdes Selawangi Gelar Tasyakuran Hajat Bumi, Dongdang Buah dan Sayuran Hasil Panen Warnai Pesta Rakyat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dedikasi Tanpa Batas: Meski Belum Dilantik, Kepala Desa Terpilih H. Ibnu Rusdi Sigap Kawal Penyaluran Bansos KKS Di Kedungwaringin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Berita Terbaru