DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Gelar Do’a Bersama Dalam Peringatan Haul Bung Karno Yang ke-55

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 22:00 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, Satunews.id – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung menggelar Do’a bersama Selametan Akbar dan santunan anak yatim, dalam rangka memperingati Haul Bung Karno yang ke-55.

Acara selametan doa bersama ini dihadiri ratusan masyarakat dan kader PDI Perjuangan Se-Kabupaten Bandung,para Anggota Fraksi termasuk dari pengurus PAC, Ranting, sayap Partai, DKM Al- Hidayah Baleendah, DKM Al Nur Baleendah, anak yatim piatu dan satgas , berlangsung di Gedung Kantor DPC PDI Perjuangan Baleendah Kabupaten Bandung, Pada sabtu 21/06/2025.

Acara doa bersama ini ,yang diawali dengan dibacakanya ayat suci Al-Qur’an, Ceramah, tahlilan dan dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter Ir Soekarno menambah sakralnya acara dan spiritual.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga wadah refleksi terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan yang diwariskan Bung Karno.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Hj Nia Purnakania SH.M.K.N menyampaikan, dalam acara doa bersama ini adalah sebagai bentuk penghormatan kepada Ir Soekarno (Bung Karno) sebagai bapak Bangsa yang merupakan bapak proklamator kemerdekaan Indonesia.

Dirinya berharap acara ini bukan menjadi acara seremonial saja, tetapi ini adalah menjadi refleksi perjuangan dan juga momentum penting bagi kita semua untuk bagaimana kita meneruskan perjuangan yang diwariskan oleh Bung Karno.

Melalui momen Haul Bung Karno ini untuk memperkuat jiwa kita, rasa nasionalisme, rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia,” ujarnya hj. Nia.

Lebih lanjut, hj Nia,juga mengatakan momentum bulan Juni merupakan hari lahirnya Pancasila yang sudah diwariskan kepada bung Karno, tentunya ini tidak bisa dilupakan dari sejarah perjuangan beliau di Bandung. “Bung Karno di Bandung tidak hanya menimba ilmu tapi bagaimana bung Karno juga memulai perjuangannya untuk kemerdekaan Indonesia, bahkan sampai dipenjara,” ucapnya.

Di Bandung ini, Bung Karno juga mendirikan partai PNI pada tahun 1927 sebagai wadah politik dalam rangka kemerdekaan Indonesia, begitupun kita sebagai partai perjuangan juga sebagai wadah politik.

Kalau Bung Karno melawan penjajah sebagaimana sudah disampaikan di dalam sidang BPUPKI, Bung Karno juga sampai berpidato selama 1 jam di sana disampaikan bahwa kemerdekaan adalah untuk menuju jembatan emas, jadi bagaimana kita mengisi jembatan -jembatan itu untuk menuju masyarakat adil dan makmur,” tambah Hj Nia.

Semoga Partai PDI perjuangan, para kader ideologis Bung Karno, bisa meneruskan semangat perjuangan itu. kalau Bung Karno melawan penjajah tapi bagaimana PDI perjuangan sebagai partai politik yang bisa memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat, bisa mengurangi pengangguran, bisa mengurangi kemiskinan, bisa mengurangi kebodohan dan juga sebagainya.

Kita sebagai Kader PDI Perjuangan tentunya harus bisa menjalankan apa yang menjadi gagasan Bung Karno, yaitu Pancasila dan juga Trisakti,” tandasnya.

Selametan Do’a bersama dan berbagi kasih bersama anak yatim ini dikemas dalam bentuk tradisi lokal berupa syukuran yang sederhana sebagai simbol kultural yang sarat nilai persatuan, kerakyatan, dan spiritualitas yang menjadikan semangat Bung Karno sebagai pendorong perjuangan,” pungkasnya.

 

(Saefudin)

Berita Terkait

Amuk Warga di Cikarang Barat, Usaha Catering digeruduk, Dugaan Kasus Predator Anak Picu Kemarahan
60 Tahun Pikiran Rakyat: Jejak Pengabdian untuk Jabar, Anugerah untuk Tokoh-Tokoh Terbaik di Savoy Homann
Buryam& Ayam Bakar Pakde Syamsuri Kembali Mengguncang Lidah Citereup
Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann
Gebrakan Dua Desa! Layanan Kesehatan di Bojongnangka Diserbu Warga, Skrining TB hingga Hipertensi Jadi Sorotan
3 Tahun Teror Seksual Anak di Bekasi: Negara Diuji, Predator Harus Dihukum Tanpa Ampun
Klinik Anggi–UTD RSUD Cileungsi Satukan Aksi Kemanusiaan: 22 Kantong Darah Terkumpul
“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:18 WIB

Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann

Kamis, 23 April 2026 - 08:48 WIB

Bobol Borgol, 3 Terdakwa Kabur

Senin, 20 April 2026 - 10:58 WIB

IKM Tasikmalaya Gagas Masjid Budaya Minang–Sunda, Lahan Sudah Siap Dan Ditargetkan Jadi Ikon Baru Daerah

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Minggu, 19 April 2026 - 16:21 WIB

Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Kamis, 16 April 2026 - 22:15 WIB

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Berita Terbaru