Kang DS Wujudkan Aspirasi Masyarakat: Resmikan Pembangunan Alun-alun Paseh

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 16:34 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, Satunews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna resmikan penggunaan penataan pembangunan Alun-alun Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, Selasa (6/5/2025).

Bupati Bandung berharap pembangunan Alun-alun Paseh ini bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan indikator kesehatan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Peresmian Alun-alun Paseh ini merupakan impian warga masyarakat Kecamatan Paseh,” kata Bupati Bandung dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dadang pun turut mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa yang telah merealisasikan pembangunan Alun-alun Paseh tersebut.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran DPRD Kabupaten Bandung, Camat Paseh, jajaran Forkopimcam Paseh, para kepala desa dan pihak pelaksana pembangunan Alun-alun Kecamatan Paseh, yang turut mendukung, merealisasikan dan menyelesaikan pembangunan Alun-alun Kecamatan Paseh tersebut.

dokumentasi peresmian alun-alun paseh

“Ini merupakan aspirasi masyarakat pada saat melaksanakan Rembug Bedas dan Bunga Desa yang dilaksanakan di Kecamatan Paseh,” kata orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.

Bupati Bedas berharap dengan adanya ruang terbuka Alun-alun Kecamatan Paseh ini bisa bermanfaat untuk warga masyarakat Kecamatan Paseh.

“Terutama dalam rangka meningkatkan imunitas. Saya berharap kepada Pak Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, harus ada tindak lanjut setelah diresmikannya Alun-alun Kecamatan Paseh ini . Pak Sekda harus segera membuat nanti pengelolanya siapa,” tuturnya.

Setelah diresmikan, ia menyebutkan, maka tempat ini betul-betul bisa dimanfaatkan. Bupati Bandung pun memperbolehkan Alun-alun Kecamatan Paseh dijadikan untuk tempat resepsi pernikahan.

“Ada tempat-tempat kuliner, sehingga ditata lagi supaya lebih bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Bupati Dadang juga berharap Barang Milik Daerah ini juga ada peningkatan pendapatan juga, sehingga potensi pendapatan itu untuk digali. Apalagi di lokasi Alun-Alun Paseh ada mini soccer.

“Minimal soccer ini salah satu sarana olahraga, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Masyarakat juga bisa melaksanakan senam dan olahraga masyarakat lainnya, seperti conah, ucing-ucingan, eggrang, dan olahraga masyarakat lainnya yang ada di 28 Inorga (induk olahraga) di Kabupaten Bandung. Sehingga bisa dikolaborasikan dengan Ketua KORMI Kecamatan Paseh,” ujarnya.

Ketua DPC PKB Kabupat Badung ini juga berharap bahwa setelah peresmian Alun-alun Kecamatan Paseh itu bisa digunakan untuk berbagai rencana kegiatan yang dilaksanakan secara matang.

“Sehingga pada akhirnya akan bisa menambah indikator kesehatan. Di antaranya jiwa yang sehat, jiwa yang kuat, maka ini bisa menambah harapan lama hidup masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna berharap di lahan terbuka Alun-alun Paseh itu dilengkapi wifi gratis. “Supaya bisa dijadikan suatu tempat yang bermanfaat. Karena saat ini era teknologi yang tidak bisa kita hindari, tetapi harus ada ketentuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan peresmian penataan Alun-alun Paseh ini menggunakan anggaran tahun 2024 dengan nilai Rp 9 miliar.

“Penataan Alun-alun Paseh ini menjadi ruang terbuka publik bagi masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan lahan Alun-alun Paseh itu merupakan hibah dari Provinsi Jawa Barat pada tahun 2010. Selain di Paseh, juga ada di Kecamatan Nagreg, Arjasari, Cilengkrang, Rancaekek, Margaasih dan Cikancung.

“Itu rata-rata luasnya 1 hektare. Itu memang diperuntukkan untuk ruang terbuka hijau,” kata Zeis.

Menurut Zeis, dengan pengadaan lahan pada tahun 2010, sehingga baru sekarang ini di Kecamatan Paseh bisa terealisasi pembangunan Alun-alun Paseh di kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

“Ini bukti harapan bisa menjadi kenyataan. Setelah mendapat dukungan dari Pak Bupati dan DPRD Kabupaten Bandung,” katanya.

Zeis menyebutkan di kawasan Alun-alun Paseh itu, ada tempat parkir, area bermain, area lapangan, futsal, dan tempat lainnya. Selain itu ada musola, toilet, dan fasilitas publik lainnya.

“Yang unik di Alun-alun Paseh ini ada lapangan mini soccer,” katanya

Zeis berharap ruang terbuka hijau ini multi fungsi, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas.

“Kegiatan olahraga masyarakat, musik, bisa dilaksanakan di sini. Menjadi ruang terbuka publik, yang bisa menjadi sarana meningkatkan indeks kebahagiaan,” ujarnya.

Peresmian penataan Alun-alun Paseh ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung Tarya Witarsa, perwakilan Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung Kawaludin, Forkopimcam Paseh, para kepala desa dan pihak lainnya.

Ratusan siswa Sekolah Dasar, para guru dan masyarakat umum lainnya di Kecamatan Paseh turut menyambut kehadiran Bupati Bandung.

(red)

Penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru