Rusaknya Hutan Mangrove di Kawasan Pesisir Pantai Pragaan Akibat Ulah Oknum

- Redaksi

Rabu, 5 Maret 2025 - 19:36 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Alam Semesta Jawa Timur, soroti rusaknya hutan mangrove di kawasan pesisir pantai Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Selasa, 04/03/2025.

Ibnu Hajar selaku Divisi Hukum LSM Alam Semesta Jatim menuturkan bahwa rusaknya mangrove disebabkan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab inisial H.M. yang sengaja di alih fungsikan ke tambak garam dan udang.

“Pemanfaatan sumber daya mangrove yang hanya mementingkan sisi ekonominya saja tanpa memperhatikan ekologisnya dapat menyebabkan kerusakan mangrove. Dalam waktu dekat kita akan membawa persoalan ini ke hukum,” kata Ibnu dengan geram.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Ibnu menambahkan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Ekosistem adalah sistem ekologi yang terdiri dari hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara lingkungan dan organisme hidup.

“Faktor utama dari rusaknya mangrove disebabkan oleh kerusakan yang sengaja dibuat oleh ulah oknum H.M. yang selalu mementingkan kebutuhan pribadinya dari pada kepentingan umum,” tambahnya.

Tidak hanya itu, ulah H.M. memberi pengaruh signifikan terhadap kurangnya luas areal hutan mangrove di Sumenep, baik secara langsung seperti pengalih fungsian lahan maupun secara tidak langsung seperti pencemaran lingkungan akibat limbah tambak.

“Ketidakseimbangan ekosistem, seperti dalam kasus bencana alam yang sering terjadi seperti banjir, tsunami, kebakaran hutan dan bencana alam lainnya,” ungkapnya.

Untuk itu, hutan mangrove sejatinya merupakan ekosistem esensial yang menyangga kehidupan makhluk hidup lainnya. Hutan mangrove sangat berperan penting di lingkungan pesisir.

“Seperti berperan sebagai penahan gangguan angin, ombak, penyaring bahan pencemar, pengendali banjir, peredam gelombang, menjernihkan air, mencegah abrasi dan erosi, pencegah intrusi air laut ke daratan dan banyak fungsi lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, awak media mencoba mencari informasi keberadaan inisial H.M. namun, lagi-lagi keterbatasan akses informasi hingga berita ini ditayangkan.

Kita tunggu saja, awak media akan terus mengawal kasus rusaknya hutan mangrove di kawasan pesisir pantai, kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, hingga satuan petugas (Satgas) aparat penegak hukum turun langsung ke lokasi untuk menindak lanjuti.

(Ruls)***

Berita Terkait

IKM Tasikmalaya Gagas Masjid Budaya Minang–Sunda, Lahan Sudah Siap Dan Ditargetkan Jadi Ikon Baru Daerah
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:09 WIB

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu

Senin, 20 April 2026 - 15:55 WIB

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan

Minggu, 19 April 2026 - 20:56 WIB

Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Minggu, 19 April 2026 - 13:44 WIB

MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terbaru

Artikel

Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:09 WIB