Dinas Koperasi Sumenep Berikan Penyuluhan dan Dorongan Pentingnya Keterlibatan Pemuda

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025 - 20:46 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Koperasi Sumenep Berikan Penyuluhan dan Dorongan Pentingnya Keterlibatan Pemuda

Sumenep, satunews.id – Dinas Koperasi UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan berbagai upaya terus memberikan dorongan dan penyuluhan terhadap koperasi yang ada di wilayah Sumenep agar lebih berkembang.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Sumenep, Moh. Ramli, menyampaikan bahwa hingga 31 Desember 2024 tercatat sebanyak 1.565 koperasi. Dari jumlah tersebut, hanya ada 774 koperasi yang aktif, sementara 791 lainnya tidak aktif.

“Salah satu penyebab tingginya jumlah koperasi tidak aktif adalah kurangnya pemahaman anggota dan pengurus mengenai tata kelola koperasi yang baik,” katanya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari semua itu, agar dapat lebih sehat dan berkembang, perlu adanya penyuluhan dan bimbingan sehingga nantinya mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian masyarakat.

“Banyaknya koperasi yang didirikan tanpa kesiapan yang matang. Akibatnya, koperasi tidak berjalan sesuai jati dirinya, oleh karena itu, kami akan terus mendorong koperasi dan memberikan penyuluhan sebelum resmi beroperasi,” ungkapnya.

Iya menambahkan, dalam menghadapi regenerasi pengurus yang perlu dipersiapkan adalah digitalisasi koperasi untuk menjadi tantangan tersendiri dalam mengatasi hal ini.

“Keterlibatan anak muda menjadi peran utama agar keberlanjutan organisasi koperasi tetap terjaga,” tuturnya.

Di samping itu, upaya pembinaan terus dilakukan untuk mengurangi jumlah koperasi tidak aktif. Jika suatu koperasi masih memiliki potensi untuk berkembang, pihaknya akan memberikan bimbingan. Namun, bagi koperasi yang tidak dapat lagi dibina, opsi pembubaran menjadi langkah terakhir.

“Kami mendorong koperasi untuk memanfaatkan teknologi digital agar lebih menarik bagi generasi muda. Kementerian Koperasi juga tengah mengembangkan aplikasi laporan keuangan yang memudahkan pengurus dalam membuat laporan neraca dan laba rugi,” Pungkasnya.

(Hairul)**

Berita Terkait

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan
Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun
Lautan Obor dan Dongdang Warnai Tahun Baru Islam 1448 H di Limusnunggal, Ribuan Warga Bersatu dalam Semangat Hijrah

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru