RSUD dr. Slamet Garut Luncurkan Ruang Kemoterapi dan Taman Perubahan

- Redaksi

Minggu, 19 Januari 2025 - 19:59 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD dr. Slamet Garut Luncurkan Ruang Kemoterapi dan Taman Perubahan

RSUD dr. Slamet Garut Luncurkan Ruang Kemoterapi dan Taman Perubahan"

*GARUT, SATUNEWS.ID* – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, meresmikan Ruang Kemoterapi dan Taman Perubahan di Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (19/1/2025). Peresmian ini menandai langkah baru dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Garut, khususnya bagi penderita kanker.

Peresmian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut, memberikan harapan baru bagi pasien kanker, serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi seluruh pengunjung rumah sakit.

RSUD dr. Slamet Garut Luncurkan Ruang Kemoterapi dan Taman Perubahan”

Pj. Bupati Garut mengungkapkan rasa syukurnya atas terwujudnya pelayanan kemoterapi di Kabupaten Garut. Ia berharap fasilitas ini dapat membantu pasien kanker mendapatkan pengobatan secara cepat dan maksimal tanpa harus pergi ke luar kota.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berkomitmen dengan rumah sakit untuk menciptakan layanan prima, khususnya bagi penderita kanker,” ujarnya.

Selain itu, Taman Perubahan yang turut diresmikan menjadi simbol kenyamanan bagi pasien dan pengunjung RSUD dr. Slamet Garut. Barnas menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan taman ini agar dapat memberikan suasana yang menyenangkan.

“Taman yang kita sediakan itu harus dipelihara, dan harus menjadikan tempat yang membahagiakan bagi pasien maupun para penunggu (pasien),” ungkapnya.

Di sisi lain, Manajer Pelayanan Medik Rumah Sakit Kanker Dharmais, dr. Fitriany Dwiandari Putri, menyampaikan apresiasinya kepada Kabupaten Garut atas hadirnya Ruang Kemoterapi ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Jadi gak harus Dharmais yang hebat atau Hasan Sadikin yang selalu unggul tapi juga Garut bisa melayani masyarakatnya di domisilinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur UOBK RSUD dr. Slamet Garut, dr. Husodo Dewo Adi, menjelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1277/2024, RSUD dr. Slamet Garut telah ditetapkan sebagai RS Jejaring Pengampuan Pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefro (KJSU), serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), di mana khusus untuk jejaring pelayanan kanker RS Kanker Dharmais Jakarta ditunjuk sebagai Koordinator Nasional Jejaring Pelayanan Kanker dan RSUP Hasan Sadikin Bandung sebagai RS Pengampu Regional.

Ruang Kemoterapi yang dibangun dengan luas 477 m² ini dibiayai dari anggaran BLUD. Fasilitas tersebut dilengkapi sarana prasarana dan alat kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan kanker.

Selain itu, Taman Perubahan dengan luas 1.035 m² juga dibangun menggunakan dana BLUD tahun anggaran 2024. Area ini sebelumnya merupakan tempat parkir yang kini diubah menjadi taman, sementara fasilitas parkir telah dipindahkan ke gedung baru di area rawat inap.

“Kami berharap Taman Perubahan ini mencerminkan komitmen RSUD dr. Slamet Garut untuk terus berbenah menjadi lebih baik lagi,” tandas dr. Husodo. (Bang Nas)**

RSUD dr. Slamet Garut Luncurkan Ruang Kemoterapi dan Taman Perubahan”

Berita Terkait

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV
Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI
Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga
Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern
Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis
Satpol PP Bandung Tertibkan Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Wajah Kota Terus Diperkuat
Pemkot Bandung Tegaskan Faskes Wajib Layani Pasien, Tak Boleh Menolak Karena Alasan Biaya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:30 WIB

Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:27 WIB

Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:19 WIB

Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:15 WIB

Satpol PP Bandung Tertibkan Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Wajah Kota Terus Diperkuat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Bandung Tegaskan Faskes Wajib Layani Pasien, Tak Boleh Menolak Karena Alasan Biaya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kedai Imah Seuri, Dari Sajian Kuliner Hadirkan Ruang Harapan dan Kemandirian Anak Yatim di Kota Bandung

Berita Terbaru

DAERAH

Penilaian Subjektif Dan Objektif

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:45 WIB