Tanaman Jagung Jadi Fokus Utama Ketahanan Pangan Kementan Bekerjasama Dengan Baharkam Polri

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2024 - 20:43 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Cianjur, Satunews.id  – Baharkam polri melaksanakan rakernis warka Polri tahun 2024 dengan fokus utama pada implementasi ketahanan pangan bekerjasama dengan Kementerian Pertanian serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah. di Hotel Aston Ciloto Puncak, Cianjur, Rabu (18/12/2024).

Baharkam Polri Komisaris Jenderal Polisi ( Komjen ) M. Fadil Imran,mengatakan Ini adalah bentuk nyata dukungan polri terhadap Asta cipta pemerintah, untuk melakukan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang eklusif dan berkelanjutan.

“Program ketahan pangan ini tidak hanya tanggungjawab pemerintah atau sektor pertanian, tetapi perlu keterlibatan semua pihak,”Jelasnya

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maka dari itu Polri hadir dengan memanfaatkan lahan untuk mendongkrak pertanian agar terwujudnya ketahanan pangan,” kata dia usai Rakernis Baharkam

Menurut dia, salah satu komoditas yang akan dikembangkan untuk proyek percontohan ialah tanaman pangan jenis jagung.

“Jenis tanaman pangan yang jadi percontohan itu jagung. T-teman di Baharkam, hingga ke Polda, dan Polres diberi pembekalan-pembekalan dari awal tanam sampai panen,” kata dia

“Bahkan nanti juga akan dibawa langsung ke lapangan untuk melihat lahan pangan jagung di Desa Jamali Kecamatan Mande Cianjur,” tambahnya.

Menurut dia, dari hasil pembekalan tersebut nantinya akan di implementasikan di daerahnya masing-masing.

“Nanti temen-temen akan diskusi dan belajar, kemudian direplikasi di daerahnya masing-masing,” kata dia.

Dia menyebut lahan yang akan dimanfaatkan ialah lahan yang kurang produktif, diantaranya lahan perkebunan.

“Jadi seperti yang disampaikan Menteri Pertanian tadi, jagung ini bisa ditanam dimana saja. Termasuk di lahan-lahan perkebunan, bisa diantara kebun karet atau perkebunan lain,” kata dia.

Sementara itu, Andi Amran Sulaiman, mengatakan keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan kolaborasi yang luar biasa.

“Ini kolaborasi luar biasa, kami terimakasih. Kami juga berharap Polri dalam fokus pendampingan ketahanan pangan,” kata dia.

Dia berharap dengan kolaborasi ini juga ada pengawasan ketat untuk pendistribusian pupuk hingga bantuan alat untuk para petani, sehingga tidak ada lagi kasus pupuk palsu ataupun penyalahgunaan bantuan.

“Kami minta diawasi pendistribusian dan hal lainnya, karena yang dirugikan ialah pada petani,” kata dia.

Senada, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, mengatakan alokasi dana desa untuk sektor ketahanan pangan di tahun 2025 akan ditingkatkan sehingga perlu pengawasan.

“Kami harap ada pengawasan ketat agar tidak disalahgunakan. Sebab dana tersebut akan berdampak besar ke depan untuk ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. ( Usman )

 

Berita Terkait

Tingkatkan Kinerja Terbaik, Ryan Soeryana Kahman, S. Kom Duduki Jabatan Pimpinan Redaksi Kabarnusa24.com
Ketua RT/RW Bojong Murni Dukung Kejari Cibinong Tangani Korupsi
Awali Tahun 2025, Tim Redaksi MSN Gelar Rapat Koordinasi Perdana
DPC APMIKIMMDO Kota Medan Merayakan Open House Tahun Baru 2025
Cerita di Balik Dugaan Korupsi Dana UKW PWI-BUMN Rp 6 Miliar: Sengkarut Administrasi atau Kejahatan?
PTPN 1 Hancuran Bangunan Ponpes Mathla’ul Anwar di Desa Natar, Picu Kemarahan Umat Islam
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SKKP Siap Bangun Ribuan Dapur Sehat di Seluruh Indonesia
Jabar Tingkatkan Pembibitan Domba Garut

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Jumat, 17 April 2026 - 19:52 WIB

Pemdes Situsari Gelar Skrining TB Massal, Ratusan Warga Ikuti Deteksi Dini Tuberkulosis

Jumat, 17 April 2026 - 19:46 WIB

Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Kamis, 16 April 2026 - 22:15 WIB

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 21:08 WIB

HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi

Kamis, 16 April 2026 - 19:07 WIB

Bisa Salah dan Bisa Benar

Berita Terbaru