Purwakarta Intensifkan Uji Tera untuk Perlindungan Konsumen dan Penguatan Iklim Usaha

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2024 - 07:27 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

PURWAKARTA -Rabu, 28 Agustus 2024

Purwakarta Intensifkan Uji Tera untuk Perlindungan Konsumen dan Penguatan Iklim Usaha

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta telah melakukan uji tera terhadap ribuan alat ukur perdagangan dan industri. Langkah ini bertujuan memperkuat iklim usaha dan memastikan perlindungan konsumen di kabupaten yang dikenal dengan produk kulinernya, Sate Maranggi.

Uji tera ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha dan kredibilitas perdagangan sesuai standar internasional. “Kami menerjunkan tim uji tera hingga ke pelosok desa untuk memastikan semua alat ukur perdagangan memenuhi standar baku internasional,” kata Eka Sugriana, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta.

Menurut data DKUPP, dalam lima tahun terakhir, sebanyak 15.262 unit alat ukur telah diuji tera, terdiri dari 1.463 unit pada tahun 2020, 2.348 unit pada tahun 2021, 4.153 unit pada tahun 2022, dan 4.425 unit pada tahun 2023. Untuk tahun 2024, uji tera yang telah dilaksanakan dari Januari hingga Juli mencapai 2.873 unit, dengan target terus bertambah hingga akhir tahun.

Uji tera dilakukan secara berkala oleh tim dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi Legal DKUPP. Alat yang diuji meliputi alat ukur, alat takar, alat timbang, serta perlengkapan lainnya seperti timbangan pegas, timbangan meja, timbangan bobot ingsut, dan pompa ukur BBM. Proses uji tera menyasar berbagai lokasi usaha termasuk pasar tradisional, pasar modern, mall, toko, kios, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Eka menegaskan bahwa uji tera ini gratis dan meminta pedagang atau pelaku usaha untuk rutin melakukan uji tera. Ia juga mengingatkan bahwa jika ada pihak yang memungut biaya, itu adalah pungutan liar yang harus dilaporkan.

Apresiasi terhadap uji tera ini juga datang dari kalangan pedagang seperti Yana Maulana, pedagang daging di Pasar Tradisional Leuwipanjang, yang merasa uji tera membuat alat timbangnya lebih akurat dan membuat transaksi perdagangan lebih adil.

Penjabat Bupati Benni Irwan dan Sekretaris Daerah Norman Nugraha juga menyampaikan dukungan terhadap inisiatif ini. Melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Purwakarta, Rudi Hartono, Bupati mengimbau DKUPP untuk terus memperluas pelaksanaan uji tera. “Uji tera dapat memperkuat iklim usaha, melindungi konsumen, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha, yang pada akhirnya dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

(Diskominfo Purwakarta)

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
IKM Tasikmalaya Gagas Masjid Budaya Minang–Sunda, Lahan Sudah Siap Dan Ditargetkan Jadi Ikon Baru Daerah
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru