FM dan FSPMI Dorong Pemilu dan Pilkada 2024 Bersih dari Politik Uang dan Hoaks

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 4 Agustus 2024 - 09:11 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Bandung// Forum Masyarakat (FM) menegaskan pentingnya menjadikan Pemilu sebagai ajang yang bersih dan terbuka bagi semua kalangan dalam rangkaian kegiatan di Jawa Barat. Ketua FM menggarisbawahi bahwa biaya politik tidak seharusnya tinggi dan Pemilu tidak boleh didominasi oleh golongan tertentu atau menjadi ajang politik uang. Pada Selasa (19/7/24).

“Kami berharap FM, melalui semangat kami berkeliling Jawa Barat, dapat menyampaikan pesan bahwa Pemilu tidak boleh mahal. Terutama agar Pemilu tidak hanya dihadiri oleh kalangan tertentu dan tidak menjadi ajang yang berbicara soal uang serta posisi semata,” ujar Ketua FM pada acara di Roof Top DPRD Provinsi Jawa Barat, Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum Politisi Muda Indonesia (FSPMI) juga menyoroti pentingnya partisipasi kaum muda dalam Pemilu dan Pilkada 2024. Arfirifarialdi menekankan bahwa anak muda yang tidak berasal dari keturunan ningrat atau politisi senior harus mendapatkan kesempatan untuk mencalonkan diri. “Kami berharap anak muda, terutama yang tidak berasal dari keturunan ningrat atau politisi senior, bisa mencalonkan diri. Ini adalah pesan penting tentang anti-politik uang, anti-hoaks, dan anti-SARA dalam Pemilu dan Pilkada 2024,” ungkap Arfi.

Arfi juga mengkritisi praktik politik uang yang sering terjadi dalam Pemilu dan Pilkada. Mereka berharap masyarakat tidak terbiasa dengan politik uang dan agar calon yang maju dalam Pilkada serta Pileg 2024 dapat berkompetisi dengan anggaran minim. “Sebagai calon Walikota di Pilkada dan Pileg 2024 nanti, kami berharap para calon legislatif dan calon walikota dapat berkompetisi dengan anggaran minim. Jangan sampai masyarakat dibiasakan dengan politik uang,” tegasnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk beberapa calon walikota, meski Umi dan Farhan tidak hadir. Diskusi dalam acara tersebut menunjukkan keberagaman karakter calon pemimpin, dari Kang Erwin dengan gaya agamanya, Kang Dani dengan gaya militernya, hingga Bang Marcel sebagai anak muda bersemangat. “Para calon yang hadir menunjukkan karakteristik masing-masing, dari akademisi hingga sosok militer, mencerminkan keberagaman calon pemimpin kita,” ujar Arfi.

Melalui kegiatan ini, Arfi berharap dapat mendorong Pemilu dan Pilkada yang bersih, adil, dan inklusif, serta mengurangi pengaruh politik uang dan hoaks. Mereka menekankan bahwa masa depan demokrasi Indonesia ada di tangan generasi muda yang jujur dan berintegritas.

Reporter:

(Ipung)**

Berita Terkait

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan
Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun
Lautan Obor dan Dongdang Warnai Tahun Baru Islam 1448 H di Limusnunggal, Ribuan Warga Bersatu dalam Semangat Hijrah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru