Presidium Alumni Connect PPI Dunia Ajak Masyarakat Menerima Hasil Pemilu 2024

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 18 Februari 2024 - 09:51 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

satunews.id

JAKARTA — Hingga saat ini, KPU masih terus melakukan rekap perhitungan hasil suara pilpres 2024. Meskipun, dibeberapa lembaga survey sudah memfinalisasi hasil perhitungan quick count di seluruh Indonesia. Namun demikian, terdapat pro dan kontra yang menyeruak ditengah masyarakat terkait data error dalam proses perhitungan real count.

Choirul Anam, PhD, selaku Presidium Alumni Connect PPI Dunia yang mewadahi alumni mahasiswa Indonesia di luar negeri, menghimbang diaspora, alumni luar negeri, dan masyarakat untuk menghormati setiap tahan pemilu hingga menghasilkan produk resmi KPU yang nantinya akan diumumkan setelah semua proses selesai sesuai ketentuan perundangan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengapresiasi kinerja KPU dan lembaga lainnya yang mendukung pelaksanaan pemilu damai 2024. Walaupun ada beberapa pemilihan ulang dilakukan di beberapa TPS, namun tidak mengurangi kinerja positif yang ditunjukkan seluruh penyelenggara pemilu, ” ujar Anam, Koordinator PPI Dunia 2020-2021, Minggu (18 / 02 / 2024).

Siapapun nanti yang terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden sambung Anam, adalah representasi pilihan rakyat Indonesia” ujar Alumni PhD dari Charles University, Praha ini. Anam melanjutkan “Tugas kita semua adalah menghormati hasil pemilu dan memastikan roda pemerintahan segera berjalan nanti setelah dilantik. Hal ini penting agar seluruh program kerja dan janji politik segera direalisasikan untuk kepentingan seluruh masyrakat Indonesia”

Alumni connect PPI Dunia beranggapan bahwa hal utama yang perlu dilakukan anak bangsa pasca pemilu adalah rekonsiliasi dan persatuan bangsa lebih utama dan dibutuhkan bangsa Indonesia.

“Tantangan kedepan sudah menunggu kita. Pada 2030 dan 2050, poros ekonomi dunia mulai bergeser ke Asia. Kita harus memastikan Indonesia menjadi pemain besar ekonomi dunia nanti” ujar lulusan PhD in Public Policy melanjutkan.

“Untuk menjadi negara maju, butuh kapasitas SDM yang memiliki pendidikan tinggi dan berkualitas, hingga ke luar negeri secara gratis. Inilah yang kami harapkan nantinya untuk direalisikan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih” tutup Anam.

Sumber : 1) Alumni Connect PPI Dunia  2) DPC AWIBB Bekasi Raya

Berita Terkait

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Shalat Sunnah Tasbih Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Makodam II/Sriwijaya
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Langsung Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Tingkatkan Inovasi dan Kenangan Berharga, Lapas Kelas I Palembang Lepas Peserta MagangHub Batch III
Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Palembang Semakin Maju dan Kreatif, Kotri Juliana Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Kota Berkelanjutan
Ketua INI Kota Palembang Ajak Warga Wujudkan Palembang Berjaya pada Peringatan HUT ke-1343 Tahun
Dari Aceh hingga Papua, Nazaruddin SH Satukan Semangat Kebersamaan Melalui PNSB Sumsel
Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Karutan Kelas I Palembang Dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumsel Audiensi dengan Gubernur Sumsel

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:14 WIB

Viral !!.. Kades Sukaharja Diduga Miliki 13 Titik Lahan Ilegal di Wilayahnya

Berita Terbaru