Kendalikan inflasi, Pemkab Bandung Gelar Operasi Pasar

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 2 November 2023 - 06:42 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendalikan inflasi, Pemkab Bandung Gelar Operasi Pasar

SATUNEWS.ID

KABUPATEN BANDUNG || Guna membantu masyarakat memperoleh beras murah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung kembali menggelar program Operasi Pasar (OP) beras medium di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disdagin Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah mengatakan program OP beras medium ini dilaksanakan dalam rangka pengendalian inflasi daerah serta membantu masyarakat dalam memperoleh beras murah yang saat ini mengalami kenaikan harga yang rata-rata di kisaran Rp 13.000-Rp 14.000 per kilogramnya.

Dalam operasi pasar beras medium tersebut, masyarakat dapat membeli beras berkualitas dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Untuk 5 kilogram beras, masyarakat dapat membelinya dengan harga Rp 51.000, atau hanya Rp 10.200 per kilogram.

“Melihat tingginya harga beras di pasaran, Bapak Bupati Dadang Supriatna segera mengambil langkah cepat dengan menugaskan Disdagin untuk segera melakukan operasi pasar tersebut bekerjasama dengan Bulog Cabang Bandung dan Bank Indonesia,” ungkap Dicky saat ditemui di sela operasi pasar, Kamis (2/11/2023).

Pelaksanaan operasi pasar beras medium tersebut diperuntukkan bagi 44 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di 31 kecamatan yang dibagi ke dalam tujuh daerah pembangunan (DP).

Titik pendistribusiannya antara lain, untuk DP 1 di Kecamatan Kutawaringin, DP 2 di Kecamatan Katapang, DP 3 di Kecamatan Cileunyi, DP 4 di Kecamatan Cicalengka, DP 5 di Kecamatan Solokanjeruk, DP 6 di Kecamatan Ciparay dan DP 7 di Kecamatan Banjaran.

Mekanisme pendistribusiannya, kata Dicky, yakni setiap desa atau kecamatan mengambil ke titik distribusi dengan kuota yang sudah ditentukan. Kemudian, beras berkualitas dengan harga terjangkau ini dijual di Kantor Kecamatan dan Desa masing-masing.

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, stok beras dan ketersediaan kebutuhan pokok lainnya di Kabupaten Bandung saat ini relatif aman. Hanya saja, harga beras dan komoditi lainnya masih tinggi.

“Kami rutin melakukan monitoring melalui aplikasi Sibapokting yang diinput oleh petugas pengawas harga pangan di Kabupaten Bandung yang update setiap harinya,” ujar Dicky.

Terpisah, Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap operasi pasar beras medium itu dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah harga beras yang sedang melambung tinggi.

“Semoga operasi pasar beras murah ini dapat mengendalikan harga beras di pasaran agar tidak terlalu tinggi. Semoga dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah harga beras dan kebutuhan pokok yang terus melambung,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

Di samping operasi pasar beras murah tersebut, Pemkab Bandung juga berencana akan menggelar operasi pasar sembako yang disubsidi Pemkab Bandung. Operasi pasar murah ini juga akan digelar di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

“Nanti paket sembako yang normalnya dijual Rp 120 ribu, nanti bisa ditebus masyarakat dengan harga Rp 59 ribuan saja. Selisihnya kita akan subsidi. Kita kan punya dana DID (dana insentif daerah). Tentunya bonus kinerja ini akan kembali kepada masyarakat dan penerima manfaat lainnya,” tambah politisi PKB itu.

Dadang yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu berharap ikhtiar konkret seperti operasi pasar ini dapat membantu menurunkan inflasi di Kabupaten Bandung.

“Dengan dilaksanakan giat operasi pasar ini, alhamdulilah kalau melihat data inflasi kita sudah turun di kisaran 3.20%. Semoga ke depan angka inflasi ini terus turun di Kabupaten Bandung,” ungkap Dadang Supriatna. (**)

Henhen Editor

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas
Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Grand Opening Lamama Asian Cafe and Bakery Hadirkan Kuliner Nusantara hingga Fasilitas Baking Class dan Cooking Class untuk UMKM
Gentengisasi Prabowo Dimulai di Purwakarta: Tito Karnavian dan Dedi Mulyadi Lepas 500 Ribu Genteng
Talkshow & Kajian MHABD ke-2 di Pusdai Jabar: Sinergi Ulama, Pemerintah, dan Influencer Kuatkan Keluarga

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Api Melalap Rumah Jurnalis di Palembang, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Perhatian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIB

LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Polda Sumsel Tindak Penipuan Berkedok Rekrutmen CPNS, Ingatkan Masyarakat Hindari Jalur Tidak Resmi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Polda Sumsel Gelar Binrohtal Rutin Perkuat Keimanan dan Integritas Personel  

Berita Terbaru